Ekspektasi Gencatan Senjata AS-Iran, Harga Minyak Rontok

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ekspektasi Gencatan Senjata AS-Iran, Harga Minyak Rontok yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) berada di US$87,99 per barel, juga melemah dari US$92,35.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

//

Penurunan ini terjadi setelah reli tajam dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan pada 20 Maret, Brent sempat menyentuh US$112,19, sementara WTI berada di US$98,32.

Melansir dari Reuters, tekanan harga muncul seiring meningkatnya ekspektasi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Badan Energi Internasional (IEA) bahkan menyebut situasi ini sebagai salah satu gangguan pasokan terbesar dalam sejarah.

Meski demikian, ada tanda-tanda penyesuaian dari sisi suplai.

Washington dilaporkan telah mengajukan proposal perdamaian berisi 15 poin untuk mengakhiri konflik yang selama ini mengganggu distribusi energi dari kawasan Timur Tengah.

Menurut analis Nissan Securities Investment, Hiroyuki Kikukawa, pasar mulai melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah muncul sinyal de-eskalasi.

Untuk sementara, harapan damai cukup untuk menekan harga

CNBCย INDONESIA RESEARCH

(emb/emb) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260312105054-19-718352/video-harga-minyak-terancam-tembus-usd-200-barel-hingga-ihsg-amblas”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/718352?comscore=off”,”time”:368,”title”:”Video: Harga Minyak Terancam Tembus USD 200/barel Hingga IHSG Amblas”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/12/harga-minyak-terancam-tembus-usd-200barel-hingga-ihsg-rupiah-amblas-1773288029446_169.png”}]’); Next Article Harga Minyak Dunia Melemah Tipis Jelang Pertemuan AS-China

Ekspektasi Gencatan Senjata AS-Iran, Harga Minyak Rontok Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 721142, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260325093456-17-721142/ekspektasi-gencatan-senjata-as-iran-harga-minyak-rontok’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia 25 March 2026 10:35 Foto: Reuters

Jakarta, CNBCย Indonesia โ€”ย Harga minyak dunia berbalik turun tajam pada perdagangan Rabu pagi ini (25/3/2026), setelah sebelumnya sempat melonjak tinggi di tengah tensi konflik Timur Tengah.

Pasar kini mulai menggeser fokus dari kekhawatiran pasokan menuju harapan meredanya konflik.

Mengacu data Refinitiv per pukul 09.30 WIB, harga minyak Brent tercatat di US$98,31 per barel, turun signifikan dari posisi US$104,49 pada penutupan sehari sebelumnya.

Arab Saudi dilaporkan meningkatkan ekspor melalui pelabuhan Yanbu di Laut Merah hingga mendekati 4 juta barel per hari, sebagai upaya menghindari hambatan distribusi di Selat Hormuz.

Di sisi lain, Iran mulai memberi sinyal pelonggaran melalui mengizinkan kapal non-hostile melintas di Selat Hormuz, meski tetap harus berkoordinasi dengan otoritas setempat.

Namun, ia menekankan bahwa arah ke depan masih belum pasti, mengingat keberhasilan negosiasi belum terjamin.

Konflik ini sebelumnya menyebabkan gangguan besar pada distribusi energi global, terutama di Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia.

Jika konflik kembali memanas terutama jika menyeret fasilitas energi di kawasan atau memicu penutupan total Selat Hormuz, harga minyak berpotensi kembali melonjak tajam dalam waktu singkat.

Pasar minyak saat ini bergerak cepat, sensitif, dan sangat bergantung pada dinamika geopolitik.

Langkah ini menjadi salah satu faktor yang meredakan kekhawatiran pasar dalam jangka pendek.

Namun risiko belum sepenuhnya hilang.

Analisis mendalam tentang Ekspektasi Gencatan Senjata AS-Iran, Harga Minyak Rontok akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

๐Ÿ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *