Waspada! Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Waspada! Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 720860, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260323094603-17-720860/waspada-rupiah-tembus-rp17000-per-dolar-as’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia 23 March 2026 10:10 Foto: Ilustrasi Tunjangan Hari Raya.

Bank of England juga mempertahankan suku bunga, sementara Bank of Japan membuka kemungkinan kenaikan suku bunga sesegera mungkin pada bulan April.

Kontrak berjangka ekuitas menunjukkan penurunan tajam pada indeks Nikkei Jepang, sementara imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun naik ke level tertinggi hampir delapan bulan di 4,4055%.

Dolar Australia melemah 0,17% terhadap dolar AS menjadi US$0,7011.

Faktor penyebabnya adalah konflik di Timur Tengah itu terbukti telah membuat ketidakpastian pasar keuangan global makin memburuk, ditandai dengan aliran modal asing yang tercatat terus keluar dari pasar negara berkembang.

Melansir Reuters, pada Jumat (20/3/2026) dolar AS menutup penurunan mingguan pertamanya sejak dimulainya perang di Iran, karena efek melonjaknya harga minyak terhadap inflasi mendorong bank sentral untuk bersikap hawkish. yang mengakibatkan Nah ini yang kami terus berjaga-jaga, 24 jam kami terus memantau pasar untuk dolar, untuk rupiah dolar, yang dalam hal ini kita lihat melalui pasar NDF,” kata Destry saat konferensi pers hasil rapat dewan gubernur BI secara daring, Selasa (17/3/2026).

Destry menegaskan, kewaspadaan terhadap pergerakan transaksi kurs menjadi penting

Mata uang kiwi Selandia Baru sedikit turun 0,03% menjadi US$0,5832.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260313131107-19-718789/video-perang-iran-merambat-kemana-mana-ihsg-rupiah-anjlok-berjamaah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/718789?comscore=off”,”time”:529,”title”:”Video: Perang Iran Merambat Kemana-mana, IHSG-Rupiah Anjlok Berjamaah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/13/perang-iran-merambat-kemana-mana-ihsg-rupiah-terjebak-di-zona-merah-1773382577399_169.png”}]’); Next Article Rupiah Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp16.725

Di sisi lain, di luar negeri mata uang rupiah masih terus diperdagangkan, sehingga gejolaknya masih harus dipantau 24 jam.

“Memang pasar domestik kan tutup, tapi pasar di luar itu tidak tutup. sedangkan Melansir Google Finance, rupiah melemah hingga 0,21% mencapai Rp 16.992 per dolar AS.

Sebagai catatan, pasar keuangan Indonesia akan ditutup selama libur panjang Lebaran dan Hari Raya Nyepi mulai Rabu (18/3/2026) hingga Selasa depan (24/3/2026).

Kendati demikian, rupiah masih tetap diperdagangkan di laur negeri di pasar Non-Deliverable Forward (NDF).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Yen-Yuan Jatuh: Rupiah Ambruk di Luar Negeri, Dolar Tembus Rp 17.000

Sebelumnya Deputi Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, meskipun pasar keuangan domestik tutup selama periode libur Lebaran 2026,

(CNBC Indonesia/Tias Budiarto)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada awal perdagangan Senin (23/3/2026).

Faktor penyebabnya adalah pasar ekuitas tampaknya akan dibuka lebih rendah.

Bank Sentral Eropa mempertahankan suku bunga pada hari Kamis, tetapi memperingatkan inflasi yang didorong oleh harga energi. yang mengakibatkan Dolar Australia merosot di awal perdagangan

Analisis mendalam tentang Waspada! Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *