Minyak Makin “Panas”, Diserang Iran, Harga Terbang 5%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Minyak Makin “Panas”, Diserang Iran, Harga Terbang 5% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) berada di US$98,64 per barel, juga menguat dibandingkan penutupan sebelumnya di US$96,32 per barel.

Baca: Breaking: Harga Minyak Kini Tembus US$ 111 Usai Qatar Dibombardir

Kenaikan ini memperpanjang reli harga dalam beberapa hari terakhir.

Libya juga mulai mengalihkan aliran dari ladang Sharara setelah sempat terganggu akibat kebakaran.

Irak mulai kembali menyalurkan ekspor minyak dari ladang Kirkuk ke pelabuhan Ceyhan, Turki, melalui kapasitas awal 250 ribu barel per hari.

Dengan terganggunya distribusi, pasar langsung merespons melalui lonjakan harga yang agresif.

Baca: Perang Making Ngeri, Wall Street Kebakaran-Minyak Tembus US$110/Barel

//

Analis dari SEB, Ole Hvalbye, menyebut bahwa serangan terhadap infrastruktur energi akan terus menjadi bahan bakar kenaikan harga minyak.

Minyak Makin “Panas”, Diserang Iran, Harga Terbang 5% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 720208, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260319084657-17-720208/minyak-makin-panas-diserang-iran-harga-terbang-5’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia 19 March 2026 09:55 Foto: Ilustrasi: Minyak Bumi (REUTERS / Brendan McDermid / File Foto)

Jakarta, CNBCย Indonesia- Harga minyak dunia kembali menunjukkan taringnya.

Fasilitas energi di Ras Laffan, Qatar, dilaporkan mengalami kerusakan signifikan akibat hantaman rudal.

Arab Saudi juga mengonfirmasi berhasil mencegat sejumlah rudal balistik dan drone yang mengincar fasilitas gas mereka.

Kali ini lonjakannya terasa seperti lompatan tajam di tengah ketegangan geopolitik yang makin membara di Timur Tengah.

Mengacu data Refinitiv, pada Kamis (19/3/2026) pukul 09.15 WIB, harga minyak jenis Brent melonjak ke US$112,74 per barel, naik signifikan dari posisi penutupan sebelumnya di US$107,38 per barel.

Iran dilaporkan meluncurkan serangan ke sejumlah fasilitas energi di kawasan Teluk, termasuk di Qatar dan Arab Saudi, sebagai respons atas serangan terhadap ladang gas South Pars salah satu yang terbesar di dunia.

Serangan ini bukan sekadar simbolik.

Bahkan, estimasi pemangkasan produksi di Timur Tengah kini mencapai 7-10 juta barel per hari, atau sekitar 7-10% dari permintaan global angka yang sangat signifikan bagi keseimbangan pasar.

Di sisi lain, ada sedikit kabar penyeimbang dari sisi pasokan.

Situasi ini memperbesar risiko gangguan pasokan energi global.

Yang lebih mengkhawatirkan, konflik ini telah mengganggu jalur vital energi dunia, yakni Selat Hormuz.

Namun tambahan pasokan ini dinilai belum cukup untuk meredam tekanan harga.

Sementara itu, Amerika Serikat mencoba meredam lonjakan harga domestik melalui melonggarkan aturan pengiriman bahan bakar dan membuka akses tambahan distribusi.

Jika ditarik ke awal pekan, Brent telah melonjak dari kisaran US$100,21 (16 Maret) ke atas US$110, menandakan lonjakan lebih dari 10% hanya dalam hitungan hari.ย 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Melansir dari Reuters, lonjakan harga minyak dipicu oleh eskalasi besar dalam konflik Iran melalui Amerika Serikat dan Israel.

Namun langkah ini dinilai hanya berdampak terbatas terhadap harga global.

Baca: Iran Ngamuk Balas Kematian Bos Intelijen, Minyak-Gas Arab Dibombardir

CNBCย Indonesiaย 

(emb/emb) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260312105054-19-718352/video-harga-minyak-terancam-tembus-usd-200-barel-hingga-ihsg-amblas”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/718352?comscore=off”,”time”:368,”title”:”Video: Harga Minyak Terancam Tembus USD 200/barel Hingga IHSG Amblas”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/12/harga-minyak-terancam-tembus-usd-200barel-hingga-ihsg-rupiah-amblas-1773288029446_169.png”}]’); Next Article AS dan China Mencair, Harga Minyak Menguat

Jalur ini menangani sekitar 20% pasokan minyak dan LNG global.

Analisis mendalam tentang Minyak Makin “Panas”, Diserang Iran, Harga Terbang 5% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

๐Ÿ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *