Video: Bukan Hari Ini, Suku Bunga BI Diramal Turun 50 Bps Akhir 2026

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Video: Bukan Hari Ini, Suku Bunga BI Diramal Turun 50 Bps Akhir 2026 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Video Video: Bukan Hari Ini, Suku Bunga BI Diramal Turun 50 Bps Akhir 2026 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 719811, idkanal : 19 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260317135902-19-719811/video-bukan-hari-ini-suku-bunga-bi-diramal-turun-50-bps-akhir-2026’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia 17 March 2026 14:05

Jakarta, CNBC Indonesia- Lonjakan harga minyak mentah dunia disebut Executive Director, Head of Trading Global Finance Markets Bank DBS Indonesia, Ronny Setiawan sebagai kekhawatiran pasar terhadap risiko perang Timur Tengah yang melibatkan Iran Vs AS dan Israel.

Ronny Setiawan menyebutkan harga minyak mentah yang masih di atas USD 80 per Dolar AS dinilai pasar sebagai belum meredanya perang Timur Tengah.

Di sisi lain, memiliki peluang memangkas level BI Rate 50 Bps hingga akhir tahun 2026

Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Executive Director, Head of Trading Global Finance Markets Bank DBS Indonesia, Ronny Setiawan dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 17/03/2026)

Add as a preferred
source on Google sedangkan Bagi Indonesia kondisi ini dapat berimbas pada tekanan pada APBN RI sehingga dapat mendorong pelemahan Rupiah, melebarnya defisit APBN dan perlambatan ekonomi RI

Kondisi ini juga akan mempengaruhi arah kebijakan suku bunga bank sentral seperti The Fed hingga Bank Indonesia yang diramal masih akan menahan suku bunga acuan di Maret 2026

Analisis mendalam tentang Video: Bukan Hari Ini, Suku Bunga BI Diramal Turun 50 Bps Akhir 2026 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *