Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Jelang Pengumuman BI Rate Rupiah Menguat ke Rp16.965 per Dolar yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Padahal pada perdagangan sebelumnya, indeks ini sempat turun cukup tajam 0,65% ke level 99,712.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
//
Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh hasil RDG Bank Indonesia yang diumumkan siang nanti.
Seluruh responden memperkirakan BI akan kembali menahan BI Rate di level 4,75% pada RDG kali ini.
Bank Indonesia diperkirakan masih memilih menahan suku bunga untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, sekaligus memastikan inflasi tetap terkendali.
Pandangan tersebut juga sejalan melalui Kepala Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, yang menilai BI masih akan mempertahankan suku bunga pada Maret 2026 di tengah tekanan terhadap rupiah.
“Kami memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada Maret 2026.
Penguatan ini membalikkan posisi perdagangan sebelumnya, saat rupiah ditutup melemah 0,30% di level Rp16.985/US$.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB tercatat menguat ke posisi 99,921 atau naik 0,23%.
Konsensus CNBC Indonesia yang menghimpun pandangan dari 13 lembaga dan institusi menunjukkan hasil yang seragam.
Faktor penyebabnya adalah menanti serangkaian keputusan suku bunga dari bank-bank sentral utama dunia, di tengah bayang-bayang konflik AS-Israel dengan Iran.
Setidaknya ada delapan bank sentral yang dijadwalkan menggelar rapat kebijakan pekan ini, termasuk The Federal Reserve (The Fed), European Central Bank (ECB), Bank of England (BoE), dan Bank of Japan (BoJ). yang mengakibatkan Kondisi ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar mulai melepas dolar AS, sehingga memberi ruang bagi mata uang lain, termasuk rupiah, untuk menguat.
Investor cenderung berhati-hati pada awal pekan ini
Pasar sejauh ini masih meyakini BI akan mempertahankan suku bunga acuannya.
Baca: Jumlah Penukar Uang Lebaran 2026 Naik 85%, Ekonomi Warga RI Moncer?
Hal ini disebabkan oleh tekanan yang masih berlanjut terhadap rupiah akibat ketidakpastian pasar keuangan global dan dampak meningkatnya tensi geopolitik, yakni perang Iran-Israel dan AS,” ujar Juniman.
Dari sisi eksternal, rupiah sebenarnya mendapat sentimen positif dari pelemahan indeks dolar AS pada penutupan perdagangan kemarin.
Fokus pasar tertuju pada bagaimana para pembuat kebijakan menilai dampak lonjakan harga minyak terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260224120001-19-713365/video-defisit-apbn-januari-2026-rp-546-triliun-hingga-ihsg-ambles”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/713365?comscore=off”,”time”:377,”title”:”Video: Defisit APBN Januari 2026 Rp 54,6 Triliun hingga IHSG Ambles”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/24/defisit-apbn-januari-2026-rp-546-triliun-hingga-ihsg-ambles-1771909648540_169.png”}]’); Next Article Rupiah Menutup Pekan Naik Tipis, Dolar AS Turun ke Rp16.625
Jelang Pengumuman BI Rate Rupiah Menguat ke Rp16.965 per Dolar Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 719664, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260317074909-17-719664/jelang-pengumuman-bi-rate-rupiah-menguat-ke-rp16965-per-dolar’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 17 March 2026 09:04 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Selasa (17/3/2026), di tengah penantian pasar terhadap pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia terkait suku bunga acuan.
Merujuk data Refinitiv, rupiah membuka perdagangan di zona hijau melalui penguatan sebesar 0,12% ke level Rp16.965/US$.
Analisis mendalam tentang Jelang Pengumuman BI Rate Rupiah Menguat ke Rp16.965 per Dolar akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
