Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking! Ujung Perang Tak Terlihat, Harga Minyak Mengamuk Lagi yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Donald Trump mengatakan kepada The Financial Times pada Minggu bahwa akan menjadi hal yang sangat buruk bagi masa depan NATO jika para sekutu menolak untuk membantu.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Krisis ini pun berdampak pada jadwal diplomasi tingkat tinggi antara AS dan China.
Trump menegaskan pada akhir pekan lalu bahwa mengamankan jalur air tersebut seharusnya selalu menjadi upaya tim, dan sekarang hal itu akan menjadi kenyataan.
Upaya Trump tersebut rupanya mendapat respons dingin dari para sekutu AS.
Dua kontrak utama minyak mentah dunia, yakni West Texas Intermediate (WTI) dan Brent, keduanya sempat melonjak lebih dari 5% di atas US$100 per barel sebelum akhirnya sedikit melandai.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Adapun harga spot untuk WTI pada Selasa telah menyentuh level US$98,42 per barel dan sedikit melandai jadi US$97,36 per barel pada pukul 15.50 WIB, sementara Brent sempat menyentuh level US$104,98 per barel sebelum turun menjadi US$103,87 per barel.
Presiden Donald Trump sebelumnya telah menyerukan sekutu di Eropa dan wilayah lainnya untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz yang secara efektif telah ditutup oleh Iran.
Faktor penyebabnya adalah harga bahan bakar yang melonjak tajam.
Kondisi pasar minyak saat ini tetap volatil meskipun sebelumnya sempat ada upaya intervensi pasokan. yang mengakibatkan Otoritas Australia menyatakan pada Selasa bahwa mereka telah menaikkan biaya pinjaman
Pada Senin, harga sempat melandai setelah Kepala Badan Energi Internasional (IEA) menyatakan bahwa lebih banyak stok cadangan minyak dapat dilepaskan ke pasar jika diperlukan untuk meredam gejolak pasokan.
Namun, ketegangan geopolitik nyatanya lebih mendominasi sentimen pasar.
Faktor penyebabnya adalah masalah ini.
Di sisi lain, pasar keuangan juga tengah bersiap menghadapi keputusan sejumlah bank sentral pekan ini. yang mengakibatkan Trump mengatakan pada Senin bahwa dirinya telah meminta untuk menunda pertemuan puncak dengan pemimpin China Xi Jinping selama sekitar satu bulan
Para analis memperkirakan adanya potensi dimulainya kembali kenaikan suku bunga untuk mengimbangi kemungkinan lonjakan inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga minyak mentah.
Australia menjadi salah satu negara yang bergerak cepat merespons situasi ekonomi global saat ini.
Kenaikan drastis ini dipicu oleh kekhawatiran pasar yang kian mendalam atas keamanan di Selat Hormuz setelah sejumlah negara menolak permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membantu mengamankan jalur vital tersebut di tengah serangan Iran terhadap negara-negara tetangga penghasil minyak.
Lonjakan ini sekaligus membalikkan kerugian tajam yang terjadi pada hari sebelumnya.
Selain negara-negara Eropa, Australia dan Jepang juga memilih untuk tidak ikut bergabung dalam operasi pengamanan jalur laut tersebut.
Ketidaksediaan para sekutu ini memicu kemarahan dari Gedung Putih.
Harga minyak sempat turun pada Senin setelah bos IEA Fatih Birol memberi isyarat bahwa negara-negara anggota dapat melepaskan lebih banyak minyak dari stok strategis jika diperlukan, setelah sebelumnya menyetujui pelepasan rekor 400 juta barel pada pekan lalu.
(tps/luc) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260317090621-19-719680/video-perang-ancam-inflasi-rupiah-bi-rate-diramal-tetap-di-475″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/719680?comscore=off”,”time”:401,”title”:”Video: Perang Ancam Inflasi & Rupiah, BI Rate Diramal Tetap di 4,75%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/17/perang-iran-ancam-inflasi-rupiah-rdg-bi-diramal-tahan-suku-bunga-475-1773713399878_169.png”}]’); Next Article Rusia-Ukraina Mau Damai, Harga Minyak Dunia Longsor
Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan pada Senin bahwa perang yang dipicu oleh serangan AS-Israel terhadap Iran bukanlah urusan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Langkah Jerman tersebut diikuti oleh Inggris, Spanyol, Polandia, Yunani, dan Swedia yang semuanya menjaga jarak dari seruan Washington.
Ujung Perang Tak Terlihat, Harga Minyak Mengamuk Lagi Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 719853, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260317144155-17-719853/breaking-ujung-perang-tak-terlihat-harga-minyak-mengamuk-lagi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); tps, CNBC Indonesia 17 March 2026 15:53 Foto: Infografis/10 Negara melalui Konsumsi Minyak Mentah Terbesar di Dunia, AS Terboros/Ilham
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga kontrak minyak mentah dunia terpantau melonjak tajam lebih dari 5% pada perdagangan Selasa (17/03/2026).
Analisis mendalam tentang Breaking! Ujung Perang Tak Terlihat, Harga Minyak Mengamuk Lagi akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
