BI Warning Potensi Lonjakan Harga Cabai-Beras Efek Kemarau-Perang

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BI Warning Potensi Lonjakan Harga Cabai-Beras Efek Kemarau-Perang yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Budiman menjelaskan, khusus untuk konflik di Timur Tengah yang meletus akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, bisa memicu tekanan inflasi di Indonesia dari jalur gangguan rantai pasok global hingga tekanan harga-harga komoditas seperti di sektor energi.

“Ini tentunya akan mempunyai dampak kepada inflasi terutama dari jalur lantai pasokan maupun dari kenaikan harga komoditas.

BI Warning Potensi Lonjakan Harga Cabai-Beras Efek Kemarau-Perang Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 719906, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260317154219-17-719906/bi-warning-potensi-lonjakan-harga-cabai-beras-efek-kemarau-perang’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 17 March 2026 16:13 Foto: Aida S.

Terutama dipengaruhi oleh faktor temporer base effect dari kebijakan diskon tarif listrik rumah tangga sebesar 50% pada Januari dan Februari 2025.

Tekanan inflasi itu dipengaruhi komponen inflasi inti sebesar 2,63% (yoy) didorong oleh kenaikan harga emas, serta inflasi kelompok volatile food (VF) tercatat sebesar 4,64% (yoy), seiring meningkatnya permintaan pada periode perayaan HBKN Tahun Baru Imlek dan periode Ramadan 1447 H serta penurunan pasokan akibat gangguan cuaca.

(arj/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260317090621-19-719680/video-perang-ancam-inflasi-rupiah-bi-rate-diramal-tetap-di-475″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/719680?comscore=off”,”time”:401,”title”:”Video: Perang Ancam Inflasi & Rupiah, BI Rate Diramal Tetap di 4,75%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/17/perang-iran-ancam-inflasi-rupiah-rdg-bi-diramal-tahan-suku-bunga-475-1773713399878_169.png”}]’); Next Article Video: BPS Catat Inflasi Oktober 2025 Sebesar 2,86% (yoy)

Dampak dari hal tersebut adalah mempersempit ruang penurunan kebijakan moneter global, termasuk kemungkinan semakin tertundanya penurunan Fed Funds Rate (FFR).

Di dalam negeri, catatan inflasi terakhir per Februari 2026 juga terbilang masih tinggi, yakni mencapai 4,76% secara tahunan atau year on year (yoy). akibat Ujung Perang Tak Terlihat, Harga Minyak Mengamuk Lagi

  • Perang di Timur Tengah Makin Ngeri, BI Tak Ada Opsi Suku Bunga Turun
  • Ada Perang di Timur Tengah, Begini Kondisi Ekonomi Terkini Versi BI
  • Sedangkan periode kemarau panjang, efek tekanan harga kata Aida akan mengarah kepada sejumlah komoditas hortikultura, seperti cabai-cabaian hingga jagung dan beras.

    “Karena dari BMKG itu ada keterangan kemungkinan musim kemarau yang lebih kering dan datangnya lebih dini.
    Jadi ini perlu kita perhatikan khususnya nanti untuk komoditas hortikultura seperti cabai-cabaian kemudian jagung maupun beras,” ucap Aida.

    Sebelumnya, BI mencatat, tekanan inflasi global juga meningkat dari 3,8% menjadi 4,1% efek perang di Timur Tengah,

    (Tangkapan layar Youtube Bank Indonesia)

    Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mewanti-wanti potensi kenaikan harga-harga barang atau inflasi imbas konflik di Timur Tengah hingga masuknya periode kemarau panjang di Indonesia.

    Deputi Gubernur BI Aida S.

    Budiman Deputi Gubernur Bank Indonesia dalam acara pengumuman hasil rapat dewan Gubernur, Oktober 2024 melalui cakupan tahunan.

    Itu yang harus kita lihat,” ucap Aida saat konferensi pers hasil rapat dewan gubernur BI secara daring, Selasa (17/3/2026).

    googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Pilihan Redaksi

    • Breaking!

      Analisis mendalam tentang BI Warning Potensi Lonjakan Harga Cabai-Beras Efek Kemarau-Perang akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

      📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

      Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

    By

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *