Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Hidup Mewah, Suami-Istri di Jakarta Ketahuan Curi Uang Bank Rp219 M yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Sebab semua orang tahu dia memang kaya raya.
Ketika tiba di Batavia, Sonneveld pernah menjadi perwira KNIL alias Tentara Hindia Belanda.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Harian Bataviaasch Nieuswblad (7 September 1913) melaporkan, selama perjalanan kereta api, Sonneveld sempat bertemu seorang teman yang bertanya tujuan perjalanannya.
Kepada teman, buronan dari Batavia itu bilang akan pergi ke Hong Kong setibanya di Surabaya.
“Polisi mendeteksi dia menyewa mobil dari Meester Cornelis dan pergi ke hotel di Bandung,” tulis pewarta Deli Courant.
Di Bandung, keduanya tak diam dan melanjutkan perjalanan lagi ke Surabaya menggunakan kereta api.
Dalihnya, perjalanan dilakukan untuk studi banding ke Bank Escompto cabang Hong Kong.
Setelah dibaca tuntas pegawai bank tersebut bernama A.M Sonneveld.
Harian Deli Courant (5 September 1913), misalnya, menulis kalau pria berusia 45 tahun itu terbukti melakukan pencurian uang nasabah sebesar 122 ribu gulden.
Pembuktian terjadi usai pihak Bank Escompto melakukan investigasi internal terkait transaksi mencurigakan.
CNBC Insight Hidup Mewah, Suami-Istri di Jakarta Ketahuan Curi Uang Bank Rp219 M Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 719075, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260315034317-17-719075/hidup-mewah-suami-istri-di-jakarta-ketahuan-curi-uang-bank-rp219-m’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah, CNBC Indonesia 15 March 2026 06:30 Foto: Bank Negara Indonesia (BNI) tempo dulu.
Pada sisi lain, Sonneveld ternyata sudah tahu cara kotornya mulai diketahui pihak bank.
Alhasil, kepolisian Hindia Belanda bergegas menghubungi polisi Hong Kong.
Praktis gajinya pun cukup besar.
Atas riwayat pekerjaan demikian semua orang tak menaruh rasa curiga sedikitpun terkait asal-usul kekayaan Sonneveld.
Meski begitu, temannya tahu bahwa itu hanya bualan semata.
Maka, dia melaporkan cerita ini ke polisi.
Belum lama menginjakkan kaki di daratan Hong Kong, keduanya langsung diciduk polisi dan diekstradisi ke Hindia Belanda.
Di pengadilan, Sonneveld mengaku melakukan pencurian uang nasabah untuk memenuhi hasrat hidup mewah.
Laporan de Sumatra Post (6 September 1913) mewartakan secara detail ciri fisik Sonneveld, yakni berkulit coklat, berdarah Belanda, ada bekas luka di pipi kanan dan lutut, dan berusia 45 tahun.
Berbagai penugasan dilakukan hingga berhasil penghargaan dari Ratu Belanda.
Maka, jauh sebelum ditetapkan tersangka, dia dan istri sudah kabur terlebih dahulu ke luar kota.
Sampai akhirnya, sikap tersebut berubah usai banyak orang membaca pemberitaan media pada awal September 1913.
Sesampainya di Indonesia, keduanya langsung diadili.
Kasus Sonneveld kemudian tercatat dalam sejarah sebagai pencurian terbesar di tahun 1910-an.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260303145029-19-715587/video-jurus-multifinance-selesaikan-masalah-kredit-macet–penagihan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/715587?comscore=off”,”time”:527,”title”:”Video: Jurus Multifinance Selesaikan Masalah Kredit Macet – Penagihan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/03/jurus-multifinance-selesaikan-masalah-kredit-macet-kasus-penagihan-1772525497716_169.png”}]’); Next Article Demi Hidup Mewah, Suami-Istri Gelapkan Duit Bank di Jakarta
Sementara istri harus berada di hotel prodeo selama 3 bulan.
Dia tak pernah kesulitan uang dan bisa berdansa di lantai pesta setiap saat.
Setelah pensiun dini, dia lanjut bekerja di bank swasta terbesar, yakni Nederlandsch Indie Escompto Maatschappi.
Dari sini kemudian diketahui, Sonneveld melakukan “permainan kotor.”
Pada 1913, 122 ribu gulden bisa membeli 73 Kg emas sebab diketahui harganya per gram mencapai 1,67 gulden.
Beruntung, penyebaran informasi berhasil membawa titik terang pelarian pasangan suami istri tersebut.
Akhirnya, perjalanan Sonneveld dan istri pun berakhir.
Di awal bulan September mayoritas koran-koran di Hindia Belanda melaporkan tindakan melanggar hukum pegawai bank di Batavia.
Begitu pula istrinya yang mengetahui tindakan suami dan berupaya menutupi.
(Dok: Gallery BNI)
Jakarta, CNBC Indonesia – Hidup A.M Sonneveld terbilang lumayan enak untuk ukuran orang Belanda yang tinggal di Batavia (kini Jakarta) tahun 1910-an.
Sonneveld lantas dihukum 5 tahun penjara.
Diketahui, dia ternyata pergi ke Bandung menggunakan kereta api dari Meester Cornelis (kini Jatinegara).
Polisi lantas menetapkan keduanya sebagai buronan dan menyebarluaskan deskripsi fisiknya di banyak koran dan tempat.
Di sana keduanya berpesta dan menikmati sajian mahal tanpa peduli berapa uang yang dihabiskan.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Waspada Perang Dunia, 3 Aset Ini Wajib Ditimbun Warga
Tiap kali, Sonneveled foya-foya dan hidup mewah, tak ada satupun orang curiga.
Hampir setiap malam dia dan istri bolak-balik tempat hiburan malam di pusat kota bernama Societeit Harmoni.
Artinya, jika dikonversikan ke masa sekarang, maka 73 Kg emas setara Rp219 miliar (1 gram emas: Rp3 juta).
Di sana, dia bertugas sebagai kepala bagian yang mengurusi uang nasabah.
Analisis mendalam tentang Hidup Mewah, Suami-Istri di Jakarta Ketahuan Curi Uang Bank Rp219 M akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
