IHSG Sesi 1 Turun 1,81%, Sempat Sentuh Level 7.100-an

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Sesi 1 Turun 1,81%, Sempat Sentuh Level 7.100-an yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Indeks Nikkei di Jepang turun 1,32% dan Kospi di Korea Selatan 1,73%. 

Pelaku pasar cemas melalui pasokan minyak di tengah perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel akan berkepanjangan. Harga minyak telah meroket lebih dari 38% dalam waktu kurang dari dua pekan akibat ancaman serius terhadap jalur pasokan global.

Harga minyak mentah Brent mencapai ke US$ 100,72 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$ 95,37 per barel.

Lonjakan ini didorong oleh serangan terhadap dua kapal tanker dan fasilitas pelabuhan minyak di perairan Irak, yang memicu kekhawatiran atas keamanan navigasi di Selat Hormuz.

Laporan tersebut menegaskan bahwa rezim di Teheran tetap memegang kendali penuh atas masyarakatnya.

Posisi pemimpin tertinggi juga telah digantikan oleh putra Khamenei, Mojtaba, guna menjaga stabilitas.

Hal ini diterapkan guna menjadikannya alat untuk menekan musuh.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260312105054-19-718352/video-harga-minyak-terancam-tembus-usd-200-barel-hingga-ihsg-amblas”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/718352?comscore=off”,”time”:368,”title”:”Video: Harga Minyak Terancam Tembus USD 200/barel Hingga IHSG Amblas”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/12/harga-minyak-terancam-tembus-usd-200barel-hingga-ihsg-rupiah-amblas-1773288029446_169.png”}]’); Next Article Sempat Ambruk 1%, IHSG Sesi I Ditutup di Zona Hijau

Namun secara total XLSmart Telecom Sejahtera (EXCL) mencatat nilai transaksi tertinggi, melalui Rp 800 miliar dilakukan di pasar negosiasi. 

Mengutip Refinitiv, seluruh sektor berada di zona merah.

Pihak militer Iran bahkan melontarkan peringatan bahwa harga minyak dapat meroket hingga US$ 200 per barel.

Dalam perkembangan lain, di tengah operasi militer skala besar yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel, intelijen AS mengindikasikan bahwa struktur kepemimpinan pemerintah Iran saat ini masih utuh dan jauh dari risiko keruntuhan.

Transaksi pada sesi pertama terbilang sepi melalui nilai Rp 7.39 triliun, melibatkan 15,64 miliar saham dalam 923.900 kali transaksi.

Faktor penyebabnya adalah intelijen meragukan kapasitas persenjataan mereka.

Berdasarkan laporan terakhir, Mojtaba menjelaskan di dalam pemaparan publik pertamanya sejak terpilih menjadi pemimpin tertinggi Iran, bahwa Selat Hormuz harus tetap ditutup. yang mengakibatkan Di sisi lain, kelompok milisi Kurdi Iran sempat menawarkan bantuan pemberontakan, namun opsi tersebut ditepis oleh Presiden Donald Trump

Kemudian Bank Mandiri (BMRI) menyeret IHSG ke bawah sebesar -10,87 indeks poin dan diikuti Barito Renewables Energy (BREN) -7,4 indeks poin. 

Baca: Bukalapak (BUKA) Balikkan Rugi Jadi Untung, di 2025 Cuan Rp3,1 Triliun

Selain IHSG, pasar di Asia juga mengalami tekanan.

Lalu diikuti oleh utilitas -2,78% dan konsumer non-primer -2,76%.

Adapun saham yang menjadi pemberat adalah Amman Mineral (AMMN) melalui bobot -12,89 indeks poin.

IHSG Sesi 1 Turun 1,81%, Sempat Sentuh Level 7.100-an Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 718747, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260313114919-17-718747/ihsg-sesi-1-turun-181-sempat-sentuh-level-7100-an’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 13 March 2026 12:47 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 1,81% atau -133,18 poin ke level 7.228,94 pada akhir sesi 1, Jumat (13/3/2026).

Sebanyak 625 saham naik, 136 turun, dan 197 tidak bergerak.

Kapitalisasi pasar pun kembali terkikis menjadi Rp 12.865 triliun. 

Sejak pagi IHSG konsisten berada di zona merah. IHSG mengalami volatilitas yang terbilang tinggi.

Indeks bahkan sempat anjlok lebih dari 2% ke titik terendah di level 7.188,08. 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sementara itu, Bumi Resources (BUMI) menjadi saham melalui nilai transaksi di pasar reguler.

Analisis mendalam tentang IHSG Sesi 1 Turun 1,81%, Sempat Sentuh Level 7.100-an akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *