Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! IHSG Lompat 2% di Lima Menit Awal Perdagangan yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Nilai transaksi mencapai Rp 1,68 triliun, melibatkan 2,77 miliar saham dalam 144.600 kali transaksi.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Ini merupakan pertama kalinya harga minyak menembus US$100 per barel sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 2022.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260309124522-19-717279/video-produksi-minyak-teluk-turun-qatar-ramal-harga-capai-usd-150″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/717279?comscore=off”,”time”:71,”title”:”Video: Produksi Minyak Teluk Turun, Qatar Ramal Harga Capai USD 150″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/09/produksi-minyak-teluk-turun-qatar-ramal-harga-capai-usd-150-1773036987050_169.png”}]’); Next Article IHSG Sesi 1 Ditutup Melesat 1,6%, 556 Saham Naik
Kapitalisasi pasar terkerek menjadi Rp 13.413 triliun.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sebelumnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan kemarin, Senin (9/3/2026).
Presiden AS tersebut juga menyatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk mengambil alihnya.
Dalam lima menit perdagangan awal, IHSG naik 146,53 poin atau 2% ke level 7.483,90.
Sebelumnya IHSG juga dibuka melalui posisi yang cukup kuat, yakni naik 1,69%.
Per pukul 09.05 WIB, sebanyak 479 saham naik, 108 turun, dan 371 tidak bergerak.
Ia mengatakan, koreksi dari IHSG ini sejalan melalui pergerakan bursa global dan regional Asia yang terkoreksi.
“Kami memperkirakan dengan adanya eskalasi konflik di Timur Tengah dan dampak dari penutupan Selat Hormuz masih menjadi sentimen,” ungkapnya.
Sementara itu harga minyak turun pada perdagangan Senin (9/3/2026) setelah Presiden Donald Trump mengatakan ia sedang mempertimbangkan untuk mengambil alih kendali Selat Hormuz, jalur sempit paling penting di dunia bagi perdagangan minyak mentah.
Harga minyak mentah AS (WTI) ditutup di posisi US$ 94,77 per barel atau naik 4,3% sementara harga minyak brent di posisi US$ 98,96 atau melonjak 6,8%.
Baca: Trump Kasih Sinyal Akhir Perang Iran, Bursa Asia Menghijau
Kendati melonjak, harga penutupan jauh lebih rendah dibandingkan intraday di mana WTI sempat menyentuh US$ 119 per barel.
Trump mengatakan kepada CBS News melalui percakapan telepon bahwa kapal-kapal sudah mulai kembali bergerak melewati Selat Hormuz.
Di sisi lain, memangkas koreksi menjadi -3,27% atau anjlok 248 poin ke level 7.337,37.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, pelemahan pasar modal Tanah Air masih dipengaruhi oleh sentimen geopolitik global akibat gangguan besar pada produksi dan pasokan minyak dari Selat Hormuz.
Baca: Breaking News! sedangkan IHSG terpantau sempat menyentuh level terendah minus -5,2% ke level 7.156,
Ia juga mengindikasikan bahwa perang kemungkinan akan segera berakhir.
Selain itu, Trump juga mempertimbangkan mengurangi sanksi minyak terhadap Rusia untuk membantu menurunkan harga minyak mentah.
Menurut Matt Smith, analis minyak di perusahaan konsultan energi Kpler, saat ini hanya segelintir kapal komersial yang masih bergerak melalui Selat Hormuz.
Sementara itu, patokan global Brent sebelumnya melonjak 6,76% dan ditutup di US$98,96 per barel, setelah sempat mencapai US$119,50 pada sesi perdagangan yang sama.
IHSG Lompat 2% di Lima Menit Awal Perdagangan Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 717549, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260310090512-17-717549/breaking-news-ihsg-lompat-2-di-lima-menit-awal-perdagangan’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 10 March 2026 09:08 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan.
Rupiah Menguat, Dolar AS Jadi Rp16.830
Hal senada juga dikatakan oleh Head of Research Retail MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana.
Analisis mendalam tentang Breaking News! IHSG Lompat 2% di Lima Menit Awal Perdagangan akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
