IHSG Ambruk 5,2%, Bos Bursa Buka Suara

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Ambruk 5,2%, Bos Bursa Buka Suara yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Penurunan bobot ini mencerminkan semakin kecilnya porsi pasar saham Indonesia dalam portofolio global yang mengikuti indeks tersebut.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260309103611-19-717208/video-rupiah-memerah-hingga-harga-minyak-dekati-usd-120-per-barel”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/717208?comscore=off”,”time”:446,”title”:”Video: Rupiah Memerah Hingga Harga Minyak Dekati USD 120 per Barel”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/09/rupiah-anjlok-lawan-dolar-as-harga-minyak-dekati-usd-120-per-barel-1773027539318_169.png”}]’); Next Article Video: IHSG Pertahankan Level 8.400, Saham Mana Yang Jadi Incaran?

Sebanyak 449 saham turun, 57 naik, dan 158 tidak bergerak melalui nilai transaksi mencapai Rp 1,5 triliun.

Pjs.

Faktor penyebabnya adalah aliran dana asing yang sebelumnya masuk dapat dengan cepat berbalik arah.

Kedua, meningkatnya kekhawatiran terkait posisi Indonesia dalam indeks saham global. yang mengakibatkan Dalam kondisi ketidakpastian seperti ini, pasar keuangan biasanya mengalami pergeseran sentimen menuju risk-off, yaitu kecenderungan investor untuk mengurangi eksposur pada aset yang dianggap lebih berisiko.

Negara berkembang, termasuk Indonesia, sering kali menjadi salah satu yang paling terdampak

IHSG Ambruk 5,2%, Bos Bursa Buka Suara Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 717191, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260309093828-17-717191/ihsg-ambruk-52-bos-bursa-buka-suara’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 09 March 2026 10:20 Foto: CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) menanggapi volatilitas pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi sejak pembukaan perdagangan hari ini, Senin, (9/3/2026).

Diketahui, IHSG ambruk pagi ini dan menyentuh level terendah minus 5,2% ke level 7.156.

Seperti yang pernah kami sampaikan, investor agar selalu rasional, memperhatikan faktor fundamental dan menyesuaikan strategi investasi melalui toleransi risiko masing masing investor,” ucap Jeffrey saat dihubungi CNBC Indonesia.

Baca: Jejak IHSG di Ramadan 6 Tahun: Kesabaran Investor Diuji, 2026 Tergila

Terkait langkah antisipatif, BEI menegaskan telah mempersiapkan infrastruktur dan sistem yang memfasilitasi investor untuk tetap bertransaksi dengan normal di tengah gejolak pasar hari ini.

“Infrastruktur sistem maupun pengaturan perdagangan di BEI sudah dipersiapkan untuk menghadapi gejolak pasar seperti yang terjadi tahun lalu saat bulan April 2025 Amerika memberlakukan kebijakan tarif,” jelas Jeffrey.

Diketahui, dalam sepekan lalu, IHSG terjun nyaris 8% hanya dalam seminggu, mencatat pelemahan terburuk melampaui MSCI Crash akhir Januari lalu.

Ada tiga penyebab yang bikin pergerakan pasar saham Indonesia anjlok.

Dalam beberapa waktu terakhir, IHSG tidak hanya dipengaruhi oleh faktor domestik, tetapi juga oleh tekanan eksternal dan perubahan persepsi investor global terhadap Indonesia sebagai destinasi investasi.

Ketegangan geopolitik yang semakin memanas, khususnya di kawasan Timur Tengah, telah mendorong investor global untuk mengambil sikap lebih defensif.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, pergerakan harga saham di pasar modal Indonesia banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Saat ini kita menghadapi kondisi uncertainty yang sangat tinggi akibat faktor eksternal.

Perhatian investor juga tertuju pada kemungkinan perubahan klasifikasi Indonesia dalam indeks global yang disusun oleh Morgan Stanley Capital Index (MSCI).

Saat ini, bobot Indonesia dalam MSCI Emerging Markets Index terus mengalami tren penurunan dan sudah mendekati kisaran 1%.

Analisis mendalam tentang IHSG Ambruk 5,2%, Bos Bursa Buka Suara akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *