Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Tren Baru Multifinance: Kendaraan Listrik Melonjak, Mobil Bekas Laris yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
“Untuk mencapainya, perusahaan perlu mengoptimalkan potensi sektor dan wilayah yang prospektif melalui tetap menjaga kualitas aset dan manajemen risiko,” kata Agusman.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260304122311-19-715889/video-dinamika-rupiah-di-tengah-konflik-global”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/715889?comscore=off”,”time”:434,”title”:”Video: Dinamika Rupiah di Tengah Konflik Global”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/04/cnbc-indonesia-tv-1772603879965_169.png”}]’); Next Article Multifinance Ngos-ngosan, Pertumbuhan Piutang Mandek di 1%-an
Angka itu dinilai realistis melalui mempertimbangkan target industri dan kondisi perekonomian.
Dalam periode 2022-2025, piutang pembiayaan kendaraan roda empat tumbuh rata-rata 6,80% yoy.
Pertumbuhan ini sejalan melalui meningkatnya penjualan kendaraan listrik serta tren elektrifikasi kendaraan di Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Agusman menilai pembiayaan kendaraan listrik masih memiliki prospek pertumbuhan positif sepanjang tahun ini, didorong oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan berbasis energi baru serta dukungan ekosistem kendaraan listrik yang terus berkembang.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Di sisi lain, tren pembiayaan kendaraan roda empat menunjukkan pola berbeda.
Namun, segmen mobil bekas mencatat pertumbuhan lebih tinggi, yakni sekitar 12,75% yoy.
Baca: Singkirkan Avanza-BYD Atto 1, Mobil Ini Sah Jadi Raja Jalanan RI Lagi
Per Januari 2026, total penyaluran pembiayaan kendaraan roda empat oleh industri multifinance tercatat mencapai Rp229,43 triliun.
“Fenomena pertumbuhan yang lebih kuat pada kendaraan bekas mencerminkan antara lain preferensi masyarakat terhadap harga yang lebih terjangkau serta fleksibilitas pembiayaan,” kata Agusman.
Sementara itu, total piutang multifinance per Januari 2026 mencapai Rp 508,27 triliun, naik 0,78% secara tahunan (yoy). Pertumbuhan Januari tahun ini jauh melambat dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025.
OJK pun menargetkan piutang multifinance dapat tumbuh 6%-8% secara tahunan.
Tren Baru Multifinance: Kendaraan Listrik Melonjak, Mobil Bekas Laris Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 716378, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260305162958-17-716378/tren-baru-multifinance-kendaraan-listrik-melonjak-mobil-bekas-laris’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 05 March 2026 17:30 Foto: BYD memperkenalkan kendaraan barunya BYD Atto 1 di Internasional Auto Show (GIIAS) 2025 DI Tangerang, Banten, Rabu (23/7/2025).
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia — Industri pembiayaan mulai mencatat perubahan tren pada awal 2026.
Di satu sisi, pembiayaan kendaraan listrik melonjak tajam, sementara di sisi lain, secara umum pembiayaan mobil bekas justru tumbuh lebih cepat dibanding mobil baru.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan kendaraan listrik oleh industri multifinance pada Januari 2026 mencapai Rp21,05 triliun, atau tumbuh 39,13% secara tahunan (year on year/yoy).
Analisis mendalam tentang Tren Baru Multifinance: Kendaraan Listrik Melonjak, Mobil Bekas Laris akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
