3 Aset Ini Wajib Ditimbun Saat Perang Dunia, Apa Saja?

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang 3 Aset Ini Wajib Ditimbun Saat Perang Dunia, Apa Saja? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Bagi jutaan orang, masa-masa sulit akan segera tiba,” kata dia.

“Bagi mereka yang memiliki pola pikir yang benar dan siap, Depresi Hebat berikutnya akan menjadi saat terbaik dalam hidup mereka.

Ini adalah kali pertama emas kembali menyentuh level US$ 5300 setelah Desember 2025.

Melansir data Refinitiv, harga emas global ditutup di level US$5.277,29 atau menguat 1,74% pada perdagangan Jumat (27/2/2026).

Faktor penyebabnya adalah koreksi pasar yang terjadi beberapa waktu sebelumnya.

Sementara, berdasarkan metrik performa hingga pertengahan Februari 2026, Bitcoin (BTC) mencatatkan penurunan tajam sebesar -23% secara Year-to-Date (YTD). yang mengakibatkan Membuka pekan pada level US$ 88,22 per troy ons pada Senin (23/2/2026), harga sempat mengalami konsolidasi di US$ 87,33 pada Selasa (24/2/2026) dan US$ 88,35 pada Kamis (26/2/2026), sebelum akhirnya ditutup pada level tertingginya di US$ 93,81 per troy ons pada Jumat (27/2/2026).

Jika ditarik lebih jauh, tren ini tergolong signifikan mengingat pada pertengahan bulan, tepatnya 17 Februari 2026, perak masih diperdagangkan di level US$ 73,45 per troy ons

Secara mingguan, harga emas global bahkan menguat 3,41%.

Begitu juga dengam harga perak yang telah menunjukkan tren penguatan di penghujung bulan Februari 2026.

Ternyata ada tiga aset penting yang bisa menjadi pegangan dalam menghadapi ‘kiamat’ finansial.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Pekan Lalu

Investor terkenal sekaligus penulis buku keuangan terlaris Rich Dad Poor Dad yakni Robert Kiyosaki, memperingatkan akan segera terjadi keruntuhan pasar dan kemungkinan depresi hebat berikutnya.

Kiyosaki menekankan bahwa membeli emas, perak, dan Bitcoin (BTC) adalah pertahanan terbaik terhadap potensi keruntuhan.

Ia menunjuk pada apa yang dia sebut sebagai “3 antek” yakni yang menjalankan Gedung Putih (Presiden AS), Departemen Keuangan AS, dan Federal Reserve sebagai indikator krisis yang akan datang.

“[Karena] Gedung Putih, Departemen Keuangan AS, dan Fed, kemungkinan depresi hebat berikutnya [terjadi].

Beli emas, perak, Bitcoin,” tambah Kiyosaki.

Pada hari ini, Senin (2/3/2026) pukul 06.28 WIB, harga emas sudah terbang 1,4% ke US$ 5360,49 per troy ons.

3 Aset Ini Wajib Ditimbun Saat Perang Dunia, Apa Saja?

Terdapat kesenjangan performa sebesar 38% antara Bitcoin dan Crypto Emas.

Ini menjadi pukulan telak bagi Teheran setelah serangan Amerika Serikat dan Israel dilancarkan ke negara tersebut sehari sebelumnya.

Pada masa krisis atau perekonomian yang tidak pasti, Anda harus menyiapkan strategi keuangan yang tepat.

Angka ini membuktikan bahwa dalam pusaran ketidakpastian pasar yang masif (seperti perang dan perang dagang), Bitcoin masih bertindak sebagai aset berisiko melalui beta tinggi (high-beta risk asset).

Saat terjadi guncangan kepanikan global, institusi akan melikuidasi Bitcoin terlebih dahulu untuk mengamankan kas dan menutupi kebutuhan margin mereka.

Di tengah kejatuhan tersebut, terdapat satu anomali data yang sangat mencolok.

Bagi pengelola portofolio, divergensi masif ini adalah sinyal rotasi modal yang valid.

Di tengah eskalasi geopolitik dan kebijakan proteksionis AS, arus modal raksasa sedang mengalir deras keluar dari instrumen spekulatif menuju aset riil yang didigitalisasi untuk mencari keamanan sejati.

Dia menyarankan bahwa satu-satunya metode untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang terkasih adalah melalui bekerja dengan rajin, membelanjakan uang dengan bijaksana, dan berinvestasi pada aset seperti emas, perak, dan Bitcoin.

Selain itu, Kiyosaki juga merupakan kritikus yang lantang terhadap kebijaksanaan keuangan konvensional dan pendukung pendidikan keuangan untuk mencapai kekayaan dan kesuksesan.

Peringatan dan nasihat terbarunya dalam menghadapi potensi tantangan Depresi Hebat serupa dengan pandangan sebelumnya mengenai intelijen finansial dan investasi strategis, di mana ia mengadvokasi tiga kelas aset.

Memang benar, Kiyosaki telah memperingatkan agar tidak mengumpulkan produk investasi tradisional, yang menurutnya merupakan aset yang dianggapnya tidak berharga.

Level tersebut sekaligus menjadi yang tertinggi dalam sebulan terakhir atau sejak 30 Januari 2026.

Kelompok aset Crypto Emas, seperti PAX Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT), justru melesat melalui kinerja positif +15% YTD pada periode yang sama.

Di sisi lain, tidak memberikan jaminan kerja.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260126164905-19-705434/video-menerawang-kilau-emas-di-era-ketidakpastian-global”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/705434?comscore=off”,”time”:550,”title”:”Video: Menerawang Kilau Emas di Era Ketidakpastian Global”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/26/cnbc-indonesia-tv-1769421736093_169.png”}]’); Next Article Ini 3 Aset Andalan Robert Kiyosaki yang Dijaga Baik-Baik Saat Krisis sedangkan Hal ini mencakup uang kertas, saham, obligasi, reksa dana, dan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF).

Ia menyatakan bahwa investasi inilah yang sering dilakukan oleh masyarakat miskin dan kelas menengah, yang bekerja dengan tekun pada pekerjaan yang memberikan penghasilan “palsu” yang dapat dikenai pajak, dan menjanjikan gaji yang konsisten,

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 714993, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260302075243-17-714993/3-aset-ini-wajib-ditimbun-saat-perang-dunia-apa-saja’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 02 March 2026 08:00 Foto: Infografis/Robert Kiyosaki: Saatnya Orang Miskin Jadi Kaya, Ini Caranya/ Ilham Restu

Jakarta, CNBC Indonesia – Ancaman perang dunia saat ini sedang menggema akibat adanya konflik Iran dan Israel yang makin memanas pasca kematian pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Minggu.

Analisis mendalam tentang 3 Aset Ini Wajib Ditimbun Saat Perang Dunia, Apa Saja? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *