Belajar dari Warga AS, Tabungan Jadi Penyesalan Finansial Terbesar

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Belajar dari Warga AS, Tabungan Jadi Penyesalan Finansial Terbesar yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Bunga yang menumpuk dapat menghabiskan ruang tabungan.

Cara lain untuk menambah ruang tabungan adalah melalui memotong pengeluaran tetap, sebuah strategi yang disebut oleh Ashton Lawrence, seorang perencana keuangan asal South Carolina, sebagai mengendalikan hal-hal yang bisa dikendalikan.

“Kenali di mana uang untuk hal-hal tidak wajib (discretionary spending) bocor, apakah untuk makan di luar, terlalu banyak layanan streaming, langganan aplikasi yang sudah lupa, layanan pesan-antar, belanja impulsif, atau gaya hidup yang semakin mahal.

Belajar dari Warga AS, Tabungan Jadi Penyesalan Finansial Terbesar Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 714925, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260301174347-17-714925/belajar-dari-warga-as-tabungan-jadi-penyesalan-finansial-terbesar’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Tim Redaksi,  CNBC Indonesia 01 March 2026 21:15 Foto: Ilustrasi Menabung (Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia – Menabung untuk masa tua ternyata menjadi kesalahanΒ finansial yang paling banyak disesali.

Setiap uang yang tidak kamu keluarkan adalah uang yang bisa kamu alokasikan untuk hal yang lebih berguna,” katanya.

2.

Tingkatkan tabungan pensiun

Setelah dua hal itu di atas dapat dikendalikan, siapkan dana pensiun untuk hari tua.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan hanya 76,3% penduduk di Tanah Air yang memiliki rekening bank di lembaga keuangan formal.

Siapkan dana darurat untuk hidup 3-6 bulan

Dana darurat mencegah Anda kembali berutang ketika terjadi hal tak terduga seperti kehilangan pekerjaan atau biaya kesehatan mendadak.

Persiapkan dana darurat melalui perhitungan biaya hidup selama 3-6 bulan.

Dana darurat juga sangat krusial untuk membantu mengurangi ketergantungan terhadap utang berbunga tinggi saat sesuatu yang di luar dugaan terjadi.

3.

Bereskan dulu ‘kebakaran finansial’

Utamakan melunasi utang berbunga tinggi seperti kartu kredit atau pinjol.

Anehnya, 43% responden mengaku belum melakukan apa pun untuk memperbaiki penyesalan finansial mereka selama setahun terakhir.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Ketika ditanya apa yang paling bisa membantu kondisi keuangan mereka, warga AS menyebut kebutuhan pokok yang lebih murah, peluang kerja lebih baik, tarif sewa yang lebih rendah, hingga pasar saham yang kembali pulih.

Kondisi tersebut sebenarnya cukup selaras melalui du Indonesia.

“Sementara sebagian besar orang menargetkan menabung 5% hingga 10% dari penghasilan mereka, seseorang yang sedang berusaha mengejar ketertinggalan sebaiknya mencari cara untuk meningkatkan porsi tabungannya menjadi 20% hingga 30%, terutama jika mulai menabung serius di usia 40-an,” kata Martin.

Dalam kondisi tertentu, Anda juga mungkin perlu mempertimbangkan untuk menunda usia pensiun jika membutuhkan lebih banyak waktu untuk menabung.

“Jumlah pasti yang perlu Anda tabung akan berbeda-beda tergantung sejumlah faktor, termasuk usia Anda dan gaya hidup yang Anda inginkan saat pensiun,” katanya.

(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260202091448-19-707224/video-danantara-dorong-investasi-asuransi-dan-dana-pensiun-ke-bursa”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/707224?comscore=off”,”time”:94,”title”:”Video: Danantara Dorong Investasi Asuransi dan Dana Pensiun ke Bursa”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/02/danantara-dorong-investasi-asuransi-dan-dana-pensiun-ke-bursa-1770000187767_169.png”}]’); Next Article Nasihat Pakar Keuangan: Jangan Timbun Uang di Rekening

Hal ini terungkap dalam survei dari Bankrate terhadap 2.078 responden di Amerika Serikat.

Para responden menyatakan, kurang menabung menjadi penyesalan finansial terbesar yang dirasakan masyarakat Negeri Paman Sam pada tahun lalu.

“Penyesalan soal tidak menabung cukup untuk pensiun muncul setiap tahun, dan jumlahnya makin besar seiring usia,” ujar Stephen Kates, analis finansial Bankrate, dikutip dari CNBC.com, Minggu (1/3/2026).

Baca: 5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

Sementara itu, barus sekitar 29 juta pekerja yang tercatat sebagai peserta dana pensiun.

Apabila saat ini Anda belum memiliki tabungan yang memadai untuk dana darurat dan juga dana pensiun, tiga pakar keuangan memberikan saran soal bagaimana memperbaiki kondisi finansial tersebut.

“Terlambat memulai lebih baik dibandingkan melalui tidak pernah memulai,” kata Jake Martin, penasihat finansial dari Ohio.

Baca: Daftar Bunga Deposito Terbaru BRI, Mandiri & BNI per 26 Februari 2026

Cara Mengatasi Penyesalan Finansial

Beberapa pakar keuangan AS memberikan strategi yang juga relevan dilakukan oleh masyarakat Indonesia:

1.

Analisis mendalam tentang Belajar dari Warga AS, Tabungan Jadi Penyesalan Finansial Terbesar akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *