Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! IHSG Tiba-Tiba Anjlok 2,04% ke level 8.153 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Volume perdagangan saham tercatat 36,06 miliar lembar, melalui frekuensi transaksi mencapai 2,42 juta kali senilai Rp20,44 triliun.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sebelumnya pada pagi ini, IHSG dibuka naik 29,13 poin atau 0,35% ke level 8.351,36 pada perdagangan hari ini, Kamis (26/2/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sebanyak 300 saham naik, 150 turun, dan 519 tidak bergerak.
Nilai transaksi mencapai Rp 726,4 miliar, melibatkan 1 miliar saham dalam 102.900 kali transaksi.
Kapitalisasi pasar pun terkerek naik menjadi Rp 14.970 triliun.
Akan tetapi selang beberapa menit setelah pembukaan perdagangan, penguatan IHSG terpangkas bahkan sempat melemah tipis atau 0,06%.
(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260225130917-19-713799/video-ihsg-rupiah-kompak-menguat-saham-mana-yang-diburu-investor”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/713799?comscore=off”,”time”:368,”title”:”Video: IHSG & Rupiah Kompak Menguat, Saham Mana Yang Diburu Investor”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/25/ihsg-rupiah-kompak-menguat-saham-mana-yang-diburu-investor-1772000424636_169.png”}]’); Next Article Breaking!
IHSG Tiba-Tiba Anjlok 2,04% ke level 8.153 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 714199, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260226142823-17-714199/breaking-news-ihsg-tiba-tiba-anjlok-204-ke-level-8153’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); ayh, CNBC Indonesia 26 February 2026 14:31 Foto: Muhammad Sabki
Jakarta,CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 2,04% ke level 8.153.
Sebanyak 642 saham anjlok, 196 saham harganya tak berubah dan hanya 124 saham yang mengalami kenaikan.
Analisis mendalam tentang Breaking News! IHSG Tiba-Tiba Anjlok 2,04% ke level 8.153 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
