DEFEND ID Genjot Komersialisasi Pesawat N219 dan Maung

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang DEFEND ID Genjot Komersialisasi Pesawat N219 dan Maung yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sementara untuk sumber pendanaan investasi berasal dari kombinasi dana internal dan dukungan negara.

“Sumber pendanaan dari non-PMN mendominasi sebesar 67,7% atau Rp2,13 triliun, sementara dukungan melalui PMN berkontribusi sebesar 32,3% atau Rp1,01 triliun,” ujarnya.

Joga berharap melalui adanya dukungan tersebut, DEFEND ID dapat meningkatkan peran strategisnya dalam mendukung kemandirian teknologi dan keandalan pasok, percepatan program strategis nasional, serta peningkatan ketahanan nasional.

“Kami harap dukungan ini dapat meningkatkan peran DEFEND ID dalam mendukung kemandirian teknologi hingga ketahanan nasional,” terangnya.

(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260211145051-19-710241/video-rupiah-menguat-lawan-dolar-as–ihsg-melesat-ke-level-8200″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/710241?comscore=off”,”time”:410,”title”:”Video: Rupiah Menguat Lawan Dolar AS – IHSG Melesat ke Level 8.200″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/11/rupiah-menguat-lawan-dolar-as-hingga-ihsg-melesat-ke-level-8200-1770796469286_169.png”}]’);

Kementerian Pertahanan)

Jakarta, CNBC Indonesia – Holding BUMN Industri Pertahanan, DEFEND ID, akan menggenjot komersialisasi sejumlah produk inovasi pada 2026, di mana salah satunya yakni pesawat N219 milik PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI.

Direktur Utama DEFEND ID, Joga Dharma Setiawan mengatakan komersialisasi pesawat tersebut untuk mendukung konektivitas udara nasional, khususnya pada penerbangan perintis dan misi kemanusiaan.

Baca: Perjalanan Mobil Nasional: Dulu Gagal, Kini Bak Bangkit dari Mati Suri

“Kami mohon dukungan program komersialisasi pesawat N219 untuk mendukung program konektivitas udara komersialisasi melalui pemberian subsidi penerbangan perintis dan insetif pajak bagi operator untuk penerbangan yang menggunakan pesawat melalui TKDN di atas 40%,” kata Joga dalam paparannya di rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (11/2/2026).

Selain pesawat N219, pihaknya juga akan mendorong kendaraan lain yakni kendaraan taktis (taktis) darat seperti Maung dan Garuda yang diproduksi oleh PT Pindad (Persero).

Tak hanya itu saja, DEFEND ID menambahkan inovasi juga diarahkan ke sektor hulu.

DEFEND ID Genjot Komersialisasi Pesawat N219 & Maung Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 710300, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260211163825-17-710300/defend-id-genjot-komersialisasi-pesawat-n219-maung’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia 11 February 2026 19:30 Foto: Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyerahkan 700 kendaraan khusus (ransus) Maung MV3 produksi PT Pindad kepada TNI dan Polri.

Pada 2026, Defend ID merencanakan pengembangan fasilitas produksi propelan, brass mill, dan brass cup untuk memperkuat kemandirian bahan baku industri pertahanan.

“Kami juga perlu mendapat persetujuan terkait dukungan penambahan penyertaan modal negara (PMN) 2026 pada program strategis yang telah kami sampaikan seperti propelan, draskap, drasmil, serta mobil nasional,” jelasnya.

Adapun terkait rencana anggaran, pihaknya menyiapkan anggaran investasi strategis sebesar Rp3,14 triliun dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026.

Analisis mendalam tentang DEFEND ID Genjot Komersialisasi Pesawat N219 dan Maung akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “DEFEND ID Genjot Komersialisasi Pesawat N219 dan Maung”.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *