Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Terseret Kasus Hukum Pasar Modal, Manajemen MINA Buka Suara yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten milik Happy Hapsoro, PT.

Jumlah pemegang saham MINA berkurang dari 6.497 pemegang saham pada bulan sebelumnya menjadi 6.445 pemegang saham pada bulan berjalan, atau turun sebanyak 52 pemegang saham.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260203164934-19-707853/video-ihsg-sukses-menguat-25-sentuh-level-8122″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/707853?comscore=off”,”time”:545,”title”:”Video: IHSG Sukses Menguat 2,5% & Sentuh Level 8.122″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/03/ihsg-1770112706393_169.png”}]’); Next Article Ada Dugaan Penggelapan Duit Rp 30 Miliar di Maybank Indonesia (BNII)

Sejak Februari 2025, pengendali utama Perseroan telah beralih kepada PT Tirta Orisa Yasa melalui mekanisme Mandatory Tender Offer yang telah disampaikan kepada publik serta dilaporkan dan disetujui secara resmi oleh pihak regulator sesuai melalui ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pilihan Redaksi

  • Bye Saham Gorengan!

    Jumlah saham masyarakat non-warkat (scriptless) naik dari 3,19 miliar saham menjadi 3,23 miliar saham.

    Dengan total saham tercatat tetap sebesar 6,56 miliar saham, persentase free float MINA meningkat dari 48,57% pada bulan sebelumnya menjadi 49,26% pada bulan pelaporan.

    Selain perubahan struktur kepemilikan, laporan juga mencatat adanya penurunan jumlah pemegang saham.

    Saatnya Kembali ke Fundamental

  • Kena Kasus di Bareskrim Polri, Ini Profil Emiten PIPA

Sejak perubahan pengendali utama tersebut, Perseroan tidak pernah dan tidak sedang menjadi pihak dalam proses hukum, penyelidikan, maupun penyidikan atas dugaan tindak pidana pasar modal.

“Perseroan juga menegaskan bahwa tidak terdapat pengendalian secara langsung maupun tidak langsung oleh ESO, EL, ataupun MPAM,” tegasnya.

Seluruh kegiatan usaha dan pengambilan keputusan Perseroan dilakukan secara independen oleh manajemen Perseroan sesuai melalui fungsi dan kewenangan masing-masing, dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku serta penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Perseroan berkomitmen untuk menjaga integritas informasi publik dan memastikan bahwa setiap informasi material disampaikan secara transparan dan tepat waktu melalui mekanisme keterbukaan informasi, guna melindungi kepentingan pemegang saham, investor, dan pemangku kepentingan lainnya,” tutupnya.

Berdasarkan laporan perubahan struktur pemegang saham yang berlaku efektif per 21 Februari 2025 yang disampaikan melalui keterbukaan informasi, PT Basis Utama Prima tetap tercatat sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan sebanyak 3 miliar saham atau setara 45,71% dari total saham tercatat.

Perubahan signifikan terjadi pada kepemilikan saham oleh Hapsoro.

Terseret Kasus Hukum Pasar Modal, Manajemen MINA Buka Suara Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 709005, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260206184346-17-709005/terseret-kasus-hukum-pasar-modal-manajemen-mina-buka-suara’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 06 February 2026 21:05 Foto: Demo nasabah Minna Padi di depan gedung DPR RI.

Jumlah saham yang dimiliki Hapsoro turun dari sebelumnya 374,97 juta saham atau 5,71% menjadi 329,98 juta saham atau setara 5,03%.

Penurunan kepemilikan ini menyebabkan berkurangnya porsi saham pengendali, meskipun Hapsoro tetap tercatat sebagai penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham MINA.

Seiring melalui berkurangnya kepemilikan pemegang saham pengendali, porsi saham publik mengalami peningkatan.

Faktor penyebabnya adalah Perseroan tidak terlibat sedikit pun dalam dugaan tindak pidana ataupun proses hukum yang menjerat pihak-pihak tersebut,” tulis manajemen melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Untuk memberikan kepastian kepada investor dan publik, manajemen menyampaikan beberapa hal. yang mengakibatkan (MINA) buka suara terkait pemberitaan tentang MINA pada kasus hukum atas tindak pidana pasar modal yang menyeret Edy Suwarno (ESO), Eveline Listijosuputro (EL), serta Direktur Utama PT Minna Padi Aset Management (MPAM).

“Perseroan menyatakan bahwa informasi tersebut tidak memiliki dasar fakta dan menyesatkan,

Analisis mendalam tentang Terseret Kasus Hukum Pasar Modal, Manajemen MINA Buka Suara akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “Terseret Kasus Hukum Pasar Modal, Manajemen MINA Buka Suara”.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *