[29 Januari 2026] | Sumber: News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Halo Gold Traders! Emas kembali menunjukkan taringnya dengan pergerakan yang sangat agresif. Logam mulia ini meledak ke rekor tertinggi baru di atas $5.500 per ons, didorong oleh pelemahan Dolar AS dan arus keluar dana investor dari obligasi pemerintah serta mata uang fiat.

Reli kali ini terasa jauh lebih “liar” dan cepat. Mengapa? Karena likuiditas pasar yang tipis (thin market) memungkinkan pergerakan harga menyebar dengan sangat mudah dan cepat.

πŸ“ˆ Rekor Terliar Sejak Pandemi 2020

Emas batangan melonjak hingga 3,2%, melanjutkan lonjakan 4,6% pada sesi sebelumnya.

  • Ini adalah kenaikan harian terbesar sejak puncak pandemi pada Maret 2020.

  • Secara Year-to-Date (YTD), emas sudah naik sekitar 28%, sementara perak meroket hampir 65% dan juga mencetak rekor baru.

  • Kombinasi ketegangan geopolitik dan isu independensi The Fed menjadi bahan bakar utama minat terhadap aset safe haven.

⚠️ Fenomena Gamma Squeeze di Pasar Tipis

Para pelaku pasar mencatat bahwa reli cepat ini justru membuat bank besar sulit mengambil posisi besar.

  • Likuiditas Kering: Saat bank mengurangi risiko, volume transaksi menurun dan pasar menjadi lebih tipis. Akibatnya, kenaikan kecil saja bisa memicu impuls pembelian yang lebih besar karena order book yang tidak tebal.

  • **Gamma Squeeze: Sederhananya, ketika penjual opsi “terpaksa” melakukan lindung nilai (hedging), mereka harus membeli kontrak berjangka (futures). Di pasar yang tipis, pembelian tambahan ini menyebabkan harga naik lebih cepat, bahkan tanpa adanya lonjakan permintaan fisik baru. Ini menjelaskan mengapa harga bisa naik tajam lalu jatuh lagi dengan cepat.

     

🌍 Currency Weakness Trade: Dolar & Yen Jadi Korban

Pasar mulai melihat melampaui keputusan suku bunga The Fed. Spekulasi kebijakan yang lebih dovish ke depannyaβ€”termasuk isu pengganti Jerome Powell di akhir tahunβ€”mendorong minat pada emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Selain itu, aksi jual pada obligasi Jepang, pembicaraan intervensi Yen, dan komentar Trump mengenai Dolar semakin memanaskan tema “currency weakness trade” (perdagangan pelemahan mata uang), membuat emas makin atraktif bagi pembeli global.

πŸ“Š Update Harga Terkini (Sesi Asia)

Pada Kamis sore di Asia, volatilitas masih tinggi:

  • Emas ($XAU): Naik sekitar 2% ke $5.526,72/ons (setelah sempat menyentuh rekor $5.588,71).

  • Perak ($XAG): Berada di sekitar $117,47/ons (sempat tembus rekor di atas $119).

  • Dolar AS: Indeks Dolar Bloomberg melemah 1,4% minggu ini, menjaga logam mulia tetap dalam tren bullish.

Kesimpulan: Pasar emas sedang dalam fase percepatan ekstrem yang didorong oleh faktor teknikal (gamma squeeze) dan fundamental makro. Volatilitas tinggi adalah “raja” saat ini.


Dengan pasar yang setipis ini, apakah harga akan terus terbang ke $5.600 atau koreksi tajam menanti? Tetap waspada dan atur manajemen risiko Anda!

πŸ”— Profil Perusahaan

πŸ”— Ilustrasi Transaksi

πŸ”— Hubungi Kami

πŸ”— Legalitas Perusahaan

By ewfmnd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *