Perak Melaju Kencang! Pasar Sudah Cium Bau Pemangkasan Suku Bunga The Fed?
[26 November 2025] | Sumber: News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
Hai Investor dan Trader komoditas! Ada kabar gembira dari pasar logam mulia: Harga Perak ($XAG/USD) melanjutkan reli fantastisnya!
Pada sesi Asia hari Rabu (26/11), harga perak bergerak mendekati level psikologis US$52,00 per troy ons. Kenaikan ini bukan tanpa alasan, melainkan didukung oleh beberapa faktor kunci yang kini berpihak pada aset tanpa imbal hasil.
π Imbal Hasil Obligasi AS Melemah
Bahan bakar utama reli perak datang dari melemahnya imbal hasil obligasi AS.
-
Yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun kini bertahan di sekitar 4,00%, setelah turun sekitar 3,4% dalam sepekan terakhir.
-
Logikanya: Imbal hasil obligasi yang lebih rendah membuat aset yang tidak memberikan bunga, seperti perak dan emas, menjadi lebih menarik bagi investor.
π€ Sinyal Dovish dari The Fed: Peluang Pemangkasan Melambung!
Faktor pendorong terbesar datang dari perubahan dramatis pada ekspektasi kebijakan Federal Reserve (The Fed).
Menurut alat CME FedWatch:
Peluang The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 bps pada pertemuan Desember mendatang melonjak tajam, dari hanya 50,1% seminggu yang lalu menjadi sekitar 85,3%!
Ekspektasi dovish (melonggarkan kebijakan) ini diperkuat oleh komentar dari Presiden The Fed New York, John Williams, yang mengisyaratkan bahwa meskipun kebijakan moneter masih cukup ketat, ada ruang untuk pelonggaran lebih lanjut dalam waktu dekat.
πΊπΈ Drama Politik Moneter di Washington
Tak hanya soal data ekonomi, bursa juga diwarnai rumor politik moneter.
-
Kabar dari Bloomberg menyebutkan bahwa Kevin Hassett, Penasihat Ekonomi Gedung Putih, muncul sebagai kandidat terkuat pengganti Ketua The Fed saat ini, Jerome Powell.
-
Jika Hassett, atau kandidat lain pilihan Presiden Donald Trump (seperti Stephen Miran), masuk ke dalam Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), pasar melihat adanya peluang siklus pelonggaran yang jauh lebih cepat.
Hal ini sejalan dengan kritik keras Trump sebelumnya terhadap kebijakan suku bunga tinggi.
Kesimpulan: Kombinasi antara ekspektasi pemangkasan suku bunga, melemahnya imbal hasil obligasi, dan spekulasi pergantian pimpinan The Fed menjadi “koktail sempurna” yang mendorong harga perak melesat tinggi!
Apakah reli perak ini akan berlanjut menembus US$52? Tulis prediksi Anda di kolom komentar!
No Comments