Dolar AS melemah pada Senin (15/9) di awal pekan yang sarat agenda penting bank sentral, dengan Federal Reserve (The Fed) menjadi fokus utama, sementara euro nyaris tak bergerak meski ada penurunan peringkat kredit Prancis oleh Fitch Ratings.

Pergerakan Pasar Asia Terbatasm

Pasar Jepang tutup karena libur, membuat sebagian besar mata uang bergerak dalam kisaran sempit.

  • Euro turun tipis 0,04% ke $1,1729, mengabaikan keputusan Fitch yang menurunkan peringkat kredit Prancis dari AA-, imbas krisis politik dan utang yang meningkat.
  • Indeks Dolar (DXY) melemah 0,08% ke 97,58, tertekan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Rabu.

Mata Uang Utama

  • Poundsterling menguat 0,11% ke $1,3565.
  • Dolar Australia naik 0,23% ke $0,6663, mendekati level tertinggi 10 bulan.
  • Yen Jepang menguat 0,1% ke 147,44 per dolar jelang pertemuan kebijakan Bank of Japan (BOJ) akhir pekan. Pasar menunggu komentar Gubernur Kazuo Ueda meski suku bunga diperkirakan tetap.
  • Dolar Selandia Baru naik 0,15% ke $0,5964.

Fokus Utama: Keputusan The Fed

Investor menanti dot plot dan arahan dari Ketua The Fed Jerome Powell terkait laju pemangkasan suku bunga ke depan. Keputusan dari bank sentral Inggris, Kanada, dan Norwegia juga akan jadi sorotan pekan ini.

Faktor China & Geopolitik

  • Yuan onshore menguat ke 7,1213 per dolar, terbantu pelemahan greenback meski data Agustus menunjukkan pertumbuhan output pabrik dan penjualan ritel Tiongkok paling lemah sejak tahun lalu.
  • Pejabat AS–Tiongkok mengakhiri hari pertama pembicaraan dagang di Madrid, di tengah ketegangan tarif dan tuntutan Washington agar sekutu mengenakan tarif atas pembelian minyak Rusia.

News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

By ewfmnd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *