OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten dan Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten dan Pihak Terkait, Total Denda Miliaran yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

9 Perusahaan Antre IPO, 19 Emiten Mau Terbitkan Obligasi

Dikutip dari pengumuman OJK, Sabtu (7/11/2026), sanksi terbesar menimpa ASLI.

Dari hasil pemeriksaan, OJK menemukan laporan keuangan tengah tahun 2024, tahunan 2024, dan tengah tahun 2025 perusahaan memuat aset bernilai material yang keandalan nilai dan informasinya tidak dapat diyakini berdasarkan dokumen pendukung.

Atas temuan itu, ASLI dikenai dua denda masing-masing Rp1,35 miliar.

Mereka dinilai bertanggung jawab atas ketidaksesuaian pengakuan aset tersebut.

OJK turut menjatuhkan sanksi kepada auditor.

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBCΒ Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada tujuh perusahaan tercatat dan sejumlah pihak terkait atas pelanggaran ketentuan di bidang pasar modal.

Sanksi tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor PENG-4/PM.2/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 6 November 2026.

Tujuh emiten yang dikenai sanksi adalah PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT), dan PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Siap-Siap!

Mereka dinilai tidak menjalankan tugas dan tanggung jawab pengurusan perseroan sesuai Pasal 12 ayat (2) juncto ayat (1) POJK Nomor 33/POJK.04/2014.

(asr/asr) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261102092733-19-781408/video-ojk-ungkap-ada-rencana-penggalangan-dana-rp2624-t-di-bei”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/781408?comscore=off”,”time”:69,”title”:”Video: OJK Ungkap Ada Rencana Penggalangan Dana Rp26,24 T di BEI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/11/02/ojk-ungkap-ada-rencana-penggalangan-dana-rp2624-t-di-bei-1793592060448_169.png”}]’); Next Article Video: OJK Ungkap Ada Rencana Penggalangan Dana Rp26,24 T di BEI

Hal ini melanggar Pasal 2 ayat (2) POJK Nomor 15/POJK.04/2020.

Direktur Utama Ibin Bachtiar, serta Direktur Itek Bachtiar dan Edwin Lim periode 2022, didenda Rp712,5 juta secara tanggung renteng.

Faktor penyebabnya adalah tidak menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2021, 2022, 2023, dan 2024. yang mengakibatkan Keduanya dinilai tidak melakukan prosedur transaksi afiliasi atas jual beli aset antara PT Hale International dan PT Forsta Kalmedic Global, sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 42/POJK.04/2020.

Adapun, LMAS menerima sanksi peringatan tertulis

Masing-masing perusahaan didenda Rp450 juta.

Dua penilai, Toto Suharto dan Syaiful Hasan, masing-masing didenda Rp65 juta.

Perusahaan dinilai melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a, b, dan c juncto ayat (3) huruf a POJK Nomor 17/POJK.04/2020.

Kemudian, Kalbe Farma dikenai denda Rp200 juta dan Enseval Putera Megatrading Rp75 juta.

Pelanggaran itu mencakup sejumlah standar audit, antara lain SA 200, SA 230, SA 300, SA 330, SA 500, SA 510, SA 520, SA 530, SA 265, dan SA 701.

Untuk kasus Adhi Karya dan Adhi Commuter Properti, OJK menyampaikan pada perjanjian shareholder loan antara ADHI dan ADCP, kedua emiten dinilai tidak melakukan prosedur transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 42/POJK.04/2020.

Keduanya didasarkan pada Pasal 69 UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, Peraturan VIII.G.7, Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan, PSAK 201, serta PSAK 216 tentang Aset Tetap.

Tiga direksi ASLI periode tersebut, yakni Sulistiono, Yudra Saputra, dan Didik Hariyanto, juga didenda Rp645 juta secara tanggung renteng.

Faktor penyebabnya adalah tidak menjalankan prosedur transaksi material yang sekaligus merupakan transaksi afiliasi atas penerimaan pinjaman. yang mengakibatkan Keduanya memberikan pendapat kewajaran setelah transaksi tertanggal 31 Januari 2025 terjadi, yang bertentangan dengan Pasal 95 ayat (2) POJK Nomor 35/POJK.04/2020.

Emiten selanjutnya, WMUU didenda Rp925 juta

OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 783204, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261107163500-17-783204/ojk-jatuhkan-sanksi-ke-7-emiten-pihak-terkait-total-denda-miliaran’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Annisa Rini,  CNBC Indonesia 07 November 2026 17:10 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Faktor penyebabnya adalah melanggar Pasal 66 ayat (1) UU Pasar Modal sebagaimana diubah dengan UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, serta POJK Nomor 9 Tahun 2023. yang mengakibatkan Akuntan Publik Arief Prima, auditor laporan keuangan tahunan 2024 ASLI, didenda Rp107,5 juta

Analisis mendalam tentang OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten dan Pihak Terkait, Total Denda Miliaran akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *