Bukan MSCI, Ekonom Nilai Masalah Ini Lebih Berbahaya untuk Rupiah

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bukan MSCI, Ekonom Nilai Masalah Ini Lebih Berbahaya untuk Rupiah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah dianggap lebih berisiko.

“Sehingga arus modal di portfolio, baik itu saham maupun obligasi lebih banyak mengalir ke safe haven economy atau negara-negara yang dianggap lebih aman. yang mengakibatkan Paling utama adalah naiknya inflasi global yang dapat menyebabkan kebijakan suku bunga tinggi yang bertahan lama atau higher for longer.

Dampaknya adalah para investor akan memilih aset-aset keuangan yang relatif lebih aman di negara maju, termasuk Amerika Serikat yang membuat dolar kuat.

Di sisi lain, Irman menilai negara berkembang menjadi tida dilirik

Artinya kalau kita lihat direct channel dari outflows yang keluar dari pasar saham, dampaknya harusnya lebih kecil,” kata Irman.

Lebih lanjut, sentimen MSCI yang menjadi pemantik keluarnya investor dari pasar saham, dikatakan Irman tidak serta merta menguras seluruh modal asing di Indonesia.

Menurutnya, para investor dan pelaku pasar saham akan menunggu pengumuman pasti MSCI pada Juni 2027.

Pasalnya, saat arus modal keluar dari obligasi negara akan menyebabkan imbal hasil naik dan menyebabkan rasio pembayaran bunga terhadap penerimaan negara meningkat.

Faktor penyebabnya adalah memiliki dampak ganda, yakni keluarnya arus modal asing di pasar saham dan pasar obligasi.

Irman menjelaskan memanasnya geopolitik, terutama di timur tengah meningkatkan harga minyak mentah global yang memberikan efek luas ke ekonomi. yang mengakibatkan Pengumuman tersebut terkait nasib pasar saham Indonesia apakah masih di emerging market atau turun ke standalone market.

“Dampak dari MSCI ini mungkin sebelum final decision itu terjadi, kami perkirakan terbatas melalui directionalnya,” ujar Irman.

Di sisi lain, faktor geopolitik lebih memengaruhi secara langsung terhadap nilai tukar rupiah

Tapi kalau geopolitiknya memburuk itu dia cenderung keluar,” ucap Irman saat media briefing Bank Indonesia di Sabang, Aceh pada Kamis (5/11/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, pertimbangan MSCI untuk menurunkan status pasar saham Indonesia dari pasar berkembang menjadi pasar tersendiri menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh.

Baca: OJK Upayakan ‘Ganti Rugi’ Dana Investor DSSA, CUAN & BREN

Kejatuhan IHSG tersebut juga diiringi keluarnya arus modal asing dari pasar saham Indonesia.

Makanya kalau kita lihat arus modal asing di pasar obligasi maupun di pasar saham itu relatively cenderung defisit di beberapa bulan terakhir,” ucapnya.

Lebih lanjut, Irman menilai arus modal yang keluar dari surat utang atau obligasi negara lebih fatal terhadap gerak nilai tukar rupiah.

Ketika hal itu terjadi, penilaian investor terhadap risiko pasar keuangan Indonesia menjadi lebih besar.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261016143938-19-776905/video-ihsg-anjlok-11-dihantam-msci-apa-yang-dikhawatirkan-investor”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/776905?comscore=off”,”time”:558,”title”:”Video: IHSG Anjlok 11% Dihantam MSCI, Apa Yang Dikhawatirkan Investor?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/16/ihsg-anjlok-11-dihantam-pengumuman-msci-apa-yang-dikhawatirkan-investor-1792136654806_169.png”}]’); Next Article Pasar Saham RI Lagi ‘Detox’, OJK Ungkap Target di Balik Koreksi IHSG

Dampak dari hal tersebut adalah sensitivitas rupiah kita itu lebih kecil. akibat Berdasarkan catatan CNBC Indonesia, aksi jual saham oleh pelaku pasar asing mencapai Rp95,98 triliun dan terjadi jual bersih oleh investor asing mencapai Rp16,5 triliun

Irman menekankan keluarnya arus modal asing di pasar saham tidak menjadi faktor fundamental bagi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Terlebih lagi efek negatif sentimen MSCI lebih berdampak langsung terhadap keluarnya modal asing di pasar saham dibandingkan pasar keuangan lainnya.

Berdasarkan studi yang dilakukan Irman, sensitivitas arus keluar modal asing di pasar saham per US$100 juta hanya menyebabkan Rp11-12 depresiasi dari level sebelumnya.

Baca: Kejar Target Free Float Saham 12,5% di 2027, PGEO Tak Mau Buyback

Menurut Irman, arus modal asing yang keluar di pasar saham belum pasti uangnya keluar dari Indonesia, bisa saja hasil jualan saham kembali diputar di sektor atau instrumen lain yang berisiko rendah di pasar keuangan Indonesia.

“Kalau pasar saham dia bisa lakukan asset rotation dulu sebelum dia keluar,

Bukan MSCI, Ekonom Nilai Masalah Ini Lebih Berbahaya untuk Rupiah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 782809, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261106065216-17-782809/bukan-msci-ekonom-nilai-masalah-ini-lebih-berbahaya-untuk-rupiah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 06 November 2026 06:55 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Sabang, CNBC Indonesia – Kepala Ekonom Bank Danamon Irman Faiz menilai sentimen negatif Morgan Stanley Capital International (MSCI) bukan faktor fundamental pelemahan nilai tukar rupiah dibandingkan faktor geopolitik.

“Kalau kita lihat faktor-faktor lebih besar yang mempengaruhi justru adalah geopolitik, kalau geopolitiknya membaik active fund (pemodal asing) ini masih masuk ke pasar saham Indonesia.

Analisis mendalam tentang Bukan MSCI, Ekonom Nilai Masalah Ini Lebih Berbahaya untuk Rupiah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *