Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar!

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar! yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Per 2 November 2026, rupiah kata dia telah bertengger di level Rp 18.145/US$, melemah dari level saat menguat pada akhir September 2026 di level Rp17.870/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: BI: Transaksi Tanpa Dolar RI US$52,6 M hingga September, Naik 2x Lipat

Ia mengatakan, intervensi memang menjadi kebijakan stabilitas nilai tukar rupiah yang perlu terus dioptimalkan, terutama melalui transaksi Non-Deliverable Forward di pasar luar negeri maupun transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward di pasar domestik.

Namun, ada kebijakan lain yang telah dikembangkan, yaitu memperluas pemberian insentif pengurangan premi untuk meningkatkan aliran portofolio asing pada berbagai instrumen.

Pertama, Domestic Non-Deliverable Forward atau DNDF lindung nilai kepada Bank Indonesia dalam rangka transaksi melalui underlying pendanaan luar negeri yang mencakup transaksi portfolio inflows, pinjaman luar negeri oleh bank, dan foreign direct investment melalui pengurangan premi menjadi 40% untuk tenor 6 bulan dan 45% untuk tenor 12 bulan.

Kedua, melalui mekanisme swap beli lindung nilai konvensional kepada Bank Indonesia dalam rangka transaksi underlying pendanaan luar negeri yang mencakup transaksi portfolio inflows, pinjaman luar negeri oleh bank, dan foreign direct investment melalui pengurangan premi sebesar 15% untuk 3 bulan, 20% untuk 6 bulan, dan 25% untuk tenor 12 bulan.

Ketiga, BI turut melanjutkan pemberian insentif bagi transaksi Local Currency Transaction (LCT) dengan negara mitra untuk diversifikasi transaksi valas berupa penambahan premi swap jual lindung nilai konvensional kepada Bank Indonesia dalam rangka perdagangan dan investasi internasional sebesar 10% dan juga pengurangan premi DNDF lindung nilai kepada Bank Indonesia dalam rangka perdagangan dan investasi internasional sebesar 10%.

Baca: Catat!

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 782014, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261103180951-17-782014/seni-destry-jaga-rupiah-bukan-cuma-intervensi-pasar’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Dovana Hasiana,  CNBC Indonesia 03 November 2026 18:11 Foto: (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry DamayantiΒ memastikan, kebijakan bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sangat banyak, tidak hanya bertumpu pada intervensi yang kerap menguras cadangan devisa (cadev) RI.

“Jadi saya selalu menyampaikan bahwa kebijakan Bank Indonesia dalam rangka menjaga stabilitas Rupiah itu semacam art (seni),” kata Destry saat konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Destry mengakui, saat ini kurs rupiah memang masih tertekan, dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari gejolak perekonomian global, domestik, maupun faktor sentimen.

BI Beri Insentif Bank yang Dukung Penciptaan Lapangan Kerja

Di luar kebijakan itu, BI kata dia juga bisa menggunakan kebijakan moneter, yaitu penetapan suku bunga acuan BI Rate untuk menjaga stabilitas kurs, maupun penyesuaian penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (BI).

Meski begitu, ia memastikan, kebijakan intervensi di pasar keuangan masih menjadi salah satu opsi yang strategis dan efektif untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sesuai faktor fundamentalnya.

“Pada saat terjadi sentimen yang tiba-tiba merusak pola ataupun nilai yang sesungguhnya dari Rupiah.

Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar!

Dan sejauh ini kami masih melihat hasilnya cukup efektif,” tegasnya.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261009125645-19-774724/video-respons-cepat-bi-jaga-rupiah-pastikan-volatilitas-terjaga”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/774724?comscore=off”,”time”:380,”title”:”Video: Respons Cepat BI Jaga Rupiah & Pastikan Volatilitas Terjaga”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/respons-cepat-bi-jaga-rupiah-gubernur-destry-pastikan-volatilitas-terjaga-1791526049301_169.png”}]’); Next Article Dolar Tembus Rp18.100, Destry: BI Tetap Ada di Pasar!

Dampak dari hal tersebut adalah itulah menyebabkan intervensi,” tutur Destry.

“Jadi kalau ditanya apakah BI akan terus menggunakan intervensi, ya kita pasti juga akan tetap ada untuk menjaga stabilitas di pasar, baik itu melalui spot, DNDF, atau NDF. akibat Nah

Analisis mendalam tentang Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar! akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *