Terungkap! Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Terungkap! Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Penguatan tersebut didukung peningkatan peran APUVINDO sebagai Self-Regulatory Organization (SRO) dalam mendorong standardisasi praktik dan tata kelola pasar.

Pengembangan infrastruktur pasar keuangan diarahkan pada optimalisasi pemanfaatan Central Counterparty dan Tri-party Agent Repo, perluasan produk dan partisipan, serta penguatan konektivitas antarinfrastruktur untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan pengelolaan risiko transaksi PUVA.

APUVINDO sebagai SRO PUVA terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Bank Indonesia dalam menjembatani kebijakan melalui kebutuhan industri.

Bank Indonesia senantiasa mendorong percepatan implementasi berbagai inisiatif pendalaman pasar keuangan agar semakin berdampak nyata pada peningkatan aktivitas dan likuiditas pasar, penguatan efektivitas transmisi kebijakan moneter, serta dukungan terhadap stabilitas sistem keuangan dan pembiayaan perekonomian nasional secara berkelanjutan.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261015132709-19-776472/video-bi-buka-suara-soal-efek-isu-global-ke-pelemahan-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/776472?comscore=off”,”time”:84,”title”:”Video: BI Buka Suara Soal Efek Isu Global ke Pelemahan Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/15/bi-buka-suara-soal-efek-isu-global-ke-pelemahan-rupiah-1792045748483_169.png”}]’); Next Article Jaga Likuiditas, BI Sudah Beli SBN Pemerintah Rp188,68 T

Hingga Oktober 2026, APUVINDO memiliki 121 anggota, terdiri atas 105 institusi perbankan dan 16 lembaga nonbank serta penyelenggara infrastruktur pasar keuangan.

Sebagai sebagai upaya untuk memperkuat transmisi kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta mendukung pembiayaan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

“Keberhasilan pendalaman PUVA tidak cukup berhenti pada tersedianya ketentuan dan infrastruktur, tetapi harus tercermin dari peningkatan aktivitas transaksi, perluasan partisipasi pelaku pasar yang kompeten, pembentukan harga yang semakin baik, serta penguatan tata kelola dan integritas pasar,” tegas Gubernur BI Destry Damayanti dalam High Level Meeting (HLM) BI bersama APUVINDO yang turut melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pelaku industri di Jakarta, dikutip Rabu (28/10/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: BI Luncurkan 3 Program Andalan ISEF 2026: Ada Beasiswa!

(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO) tengah memperkuat sinergi dalam pengembangan produk, perluasan partisipasi pelaku pasar, dan penguatan infrastruktur pasar keuangan.

Penguatan ini dilakukan supaya pasar uang dan pasar valuta asing (PUVA) RI menjadi lebih likuid, efisien, dan berintegritas.

Destry mengatakan, pentingnya percepatan implementasi Blueprint Pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (BPPU) 2030 melalui mengarahkan fokus pengembangan PUVA dari penguatan fondasi menuju peningkatan aktivitas dan pemanfaatan produk serta infrastruktur pasar.

Implementasi BPPU 2030 terus diperkuat melalui pengembangan produk, pembentukan harga, peningkatan kapasitas pelaku, dan penguatan infrastruktur pasar keuangan.

Berbagai capaian strategis menurutnya telah dihasilkan antara lain pengembangan transaksi repo untuk meningkatkan likuiditas pasar uang, penguatan INDONIA sebagai referensi suku bunga, serta pengembangan instrumen lindung nilai dan transaksi valuta asing.

Capaian itu didukung penguatan peran Dealer Utama PUVA, peningkatan kompetensi dan integritas pelaku pasar, serta pengembangan infrastruktur untuk mendukung transaksi yang lebih efisien dan aman.

Memasuki 2027, BI bersama APUVINDO akan mengakselerasi implementasi BPPU 2030 melalui empat prioritas strategis, yaitu pengembangan pasar uang, pengembangan pasar valuta asing, penguatan pelaku pasar, dan pengembangan infrastruktur pasar keuangan.

Pengembangan pasar uang difokuskan pada penguatan Surat Berharga Komersial (SBK) sebagai alternatif pembiayaan sektor riil, perluasan penggunaan INDONIA sebagai referensi suku bunga berbagai produk keuangan, serta peningkatan likuiditas Overnight Index Swap (OIS) untuk mendukung pembentukan suku bunga yang lebih efisien.

Melalui kolaborasi melalui seluruh anggotanya, APUVINDO terus mendorong peningkatan aktivitas transaksi, optimalisasi pemanfaatan produk dan infrastruktur, serta penguatan kompetensi dan tata kelola pasar.

HLM BI-APUVINDO 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi BI, OJK, APUVINDO, dan industri dalam mewujudkan PUVA yang modern dan maju pada 2030.

Optimalisasi VASTRA diarahkan untuk mempermudah akses lindung nilai bagi investor global, meningkatkan daya tarik aset Rupiah, serta mendukung aliran investasi portofolio berkelanjutan.

Sementara itu, penguatan ekosistem Renminbi, termasuk pengembangan Renminbi Clearing Bank, ditujukan untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi transaksi Renminbi-Rupiah serta mendukung implementasi Local Currency Transaction (LCT) Indonesia-Tiongkok.

Baca: BI Buka Jalan Obligasi Korporasi Jadi Agunan Repo Operasi Moneter

Penguatan pelaku pasar difokuskan pada peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan integritas melalui penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), pengembangan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Tresuri Indonesia, serta penerapan kode etik pasar.

Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 780073, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261028091549-17-780073/terungkap-ini-deretan-kebijakan-bi-perdalam-pasar-uang-dan-valas-2027’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia 28 October 2026 09:25 Foto: Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti saat menyampaikan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Oktober 2026 Cakupan Triwulanan dan Tahunan di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Upaya tersebut didukung perluasan basis investor dan peningkatan aktivitas transaksi di pasar sekunder.

Pengembangan pasar valuta asing dilakukan melalui perluasan akses lindung nilai dan penguatan konektivitas pasar domestik melalui pasar global.

Analisis mendalam tentang Terungkap! Ini Deretan Kebijakan BI Perdalam Pasar Uang dan Valas 2027 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *