Akhiri Sesi I, IHSG Turun 1,65% ke 5.179

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Akhiri Sesi I, IHSG Turun 1,65% ke 5.179 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Namun, permintaan domestik yang masih lesu terus membebani sejumlah industri.

Laba perusahaan milik negara meningkat 13,1% menjadi CNY 1,94 triliun.

Sementara itu, perusahaan berbentuk perseroan saham gabungan mencatat kenaikan laba sebesar 20,8% menjadi CNY 4,67 triliun.

Dalam hitungan 18 jam ke depan, penantian dunia mengenai kebijakan The Fed akan terjawab.

Dari dalam negeri, sejumlah sentimen akan membayangi pergerakan pasar saham dan mata uang.

Adapun laba perusahaan swasta tumbuh 8,7% menjadi CNY 1,51 triliun.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); (rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261013172042-19-775821/video-ihsg-jeblok-ke-bawah-6000-sentimen-ini-jadi-penekan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/775821?comscore=off”,”time”:501,”title”:”Video: IHSG Jeblok ke Bawah 6.000, Sentimen Ini Jadi Penekan!”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/13/ihsg-jeblok-ke-bawah-6000-sentimen-ini-jadi-penekan-1791887027535_169.png”}]’); Next Article IHSG Dibuka Melemah 0,32% ke 5.249

Angka ini sedikit melambat dibandingkan pertumbuhan 15,7% pada periode Januari-Agustus 2026.

Pertumbuhan laba masih ditopang oleh sektor manufaktur berteknologi tinggi, industri terkait kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta peralatan elektronik.

Total penawaran masuk hanya Rp31,09 triliun, anjlok 52,1% dari lelang sebelumnya dan menjadi yang terendah sejak November 2024.

Di tengah lesunya permintaan, yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan untuk SUN tenor sekitar 10 tahun justru melonjak ke 7,54%, tertinggi sejak November 2022.

Minat Lelang SBN Turun

Minat investor dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) merosot tajam pada Selasa (27/10/2026).

The Fed dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu waktu AS atau Kamis (29/10) pukul 01.00 WIB, dilanjutkan konferensi pers pada pukul 01.30 WIB.

Konsensus pasar memperkirakan bank sentral AS mempertahankan suku bunga di kisaran 3,75%-4,00%, setelah menaikkan bunga sebesar 25 basis poin pada September

Meski suku bunga diperkirakan tidak berubah, perhatian investor akan tertuju pada pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh mengenai prospek inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, dan kemungkinan pengetatan kebijakan berikutnya.

Sikap yang lebih hawkish berpotensi memperkuat dolar AS dan menekan aset berisiko, termasuk saham negara berkembang.

Tekanan jual semakin terasa menjelang akhir jam pertama setelah pukul 10.00 WIB, ketika indeks turun tajam ke kisaran 5.180 dan bergerak mendatar di area tersebut hingga tengah hari.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat sebesar 164,77 juta lot melalui nilai transaksi mencapai Rp7,25 triliun.

Baca: Breaking!

Keputusan Suku Bunga The Fed Oktober 2026

Sentimen terbesar hari ini akan datang dari The Fed.

IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Pasar keuangan global dan Tanah Air hari ini kemungkinan akan wait and see menunggu keputusan suku bunga bank sentral AS The Fed.

Sebaliknya, sinyal bahwa tekanan inflasi mulai mereda dapat memberikan ruang bagi pasar untuk menilai ulang prospek kebijakan moneter AS.

Bagi Indonesia, arah kebijakan The Fed menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi pergerakan rupiah, arus modal asing, serta daya tarik SBM.

2.

Akhiri Sesi I, IHSG Turun 1,65% ke 5.179 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 780140, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261028115923-17-780140/akhiri-sesi-i-ihsg-turun-165-ke-5179’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 28 October 2026 12:03 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi I di zona merah pada perdagangan sesi pertama hari ini, Rabu (28/10/2026).

Dampak dari hal tersebut adalah saham an rupiah melemah.

3. akibat Kombinasi penawaran yang melemah dan yield yang meningkat mengindikasikan tekanan pembiayaan, sekaligus berpotensi membuat biaya utang baru pemerintah semakin mahal.

Jatuhnya minat SBN ini dikhawatirkan akan terus memicu outflow

IHSG berada di level 5.179,06, turun 87,07 poin atau 1,65%.

Pergerakan indeks sepanjang pagi terlihat fluktuatif, melalui sempat terjadi pemulihan menuju kisaran 5.250 sekitar pukul 09.30 WIB, tetapi kembali tertekan setelah memasuki pukul 10.00 WIB.

Laba Industri China Naik

Laba industri China naik 15,5% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi CNY 6,03 triliun dalam sembilan bulan pertama 2026.

Di antaranya aksi demo mahasiswa hingga jatuhnya minat lelang.

Berikut beberapa sentimen pasar hari ini:

1.

Angka ini naik 30 basis poin dalam dua pekan dan sekitar 147 bps dibandingkan awal 2026.

Pemerintah hanya menyerap SUN sebesar Rp20,65 triliun, di bawah target indikatif Rp30 triliun.

Analisis mendalam tentang Akhiri Sesi I, IHSG Turun 1,65% ke 5.179 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *