Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang GIC dan Temasek Jawab Dugaan Pengaruhi MSCI Downgrade Bursa RI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
MSCI juga membuka kemungkinan untuk menyampaikan pembaruan sementara mengenai masukan pelaku pasar selama periode konsultasi berlangsung.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
MSCI menilai, status Indonesia sebagai pasar berkembang atau Emerging Market tidak lagi sesuai melalui kondisi pasar saham domestik saat ini.
Penilaian tersebut didasarkan pada kekhawatiran pelaku pasar terhadap tingkat investabilitas saham Indonesia, termasuk transparansi struktur kepemilikan saham dan dugaan praktik perdagangan yang terkoordinasi.
Standalone market sendiri adalah salah satu kategori klasifikasi pasar modal oleh MSCIΒ yang menempatkan suatu negara di luar kelompok utama pasar maju (Developed Market), pasar berkembang (Emerging Market), maupun pasar perintis (Frontier Market).
Bahkan, dikatakannya, jelas-jelas tidak benar.
“Tidak seorang pun dari Temasek, baik institusi maupun individu yang bekerja untuk institusi tersebut, pernah menghubungi MSCI untuk mempengaruhi keputusan apa pun yang mereka buat terkait pertukaran apa pun di wilayah ini,” kata kepala Asia Pasifik kecuali China dan India, Fock Wai Hoong, dimuat laman yang sama.
Jumat lalu, MSCI mengumumkan rencana untuk mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Internasional GIC & Temasek Jawab Dugaan Pengaruhi MSCI Downgrade Bursa RI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 778335, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261021172226-17-778335/gic-temasek-jawab-dugaan-pengaruhi-msci-downgrade-bursa-ri’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); sef, CNBC Indonesia 21 October 2026 19:30 Foto: MSCI //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia– Dana kekayaan negara Singapura, GIC dan Temasek, membantah menekan penyedia indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk “mempertimbangkan penurunan peringkat pasar saham Indonesia”.
Adapun karakteristik utama standalone market adalah berdiri sendiri di mana saham-saham dari negara berstatus ini tidak lagi tergabung dalam indeks global utama MSCI, seperti MSCI Emerging Markets Index atau MSCI Frontier Markets Index.
(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261020134907-19-777853/video-warning-soal-asap-karhutla-saham-pertanian-singapura-anjlok”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/777853?comscore=off”,”time”:109,”title”:”Video: "Warning" Soal Asap Karhutla, Saham Pertanian Singapura Anjlok”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/20/warning-soal-asap-karhutla-saham-pertanian-singapura-anjlok-1792481486990_169.png”}]’); Next Article Video: “Warning” Soal Asap Karhutla, Saham Pertanian Singapura Anjlok
Ia mengatakan penurunan peringkat dapat memicu kepanikan pasar dan menciptakan peluang untuk mengakuisisi saham Indonesia melalui harga lebih rendah.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: 2 Pasar Saham Dijatuhkan MSCI, Tapi Kini Sukses Bangkit
“Keputusan investasi kami tidak didorong oleh klasifikasi indeks atau pandangan pasar dari atas ke bawah, melainkan oleh fundamental tingkat perusahaan dan aset,” tulis laman Singapura, The Strait Times dan juga The Business Times, merujuk seorang juru bicara GIC, Rabu (21/10/2026).
“Kami telah berinvestasi di Indonesia selama lebih dari 30 tahun di berbagai kelas aset dan akan terus berinvestasi di mana kami menemukan peluang yang baik, dari bawah ke atas, dan disesuaikan dengan risiko,” tambahnya.
Baca: Respons MSCI Potensi Downgrade Bursa RI, Prabowo: Indonesia Tak Takut
Pihak Temasek Global Investments mengatakan tuduhan tersebut tidak berdasar.
Rencana tersebut masih dalam tahap konsultasi melalui pelaku pasar dan keputusan final akan diumumkan paling lambat pada 30 Juni 2027.
“MSCI akan mengumumkan keputusan akhir pada akhir Juni 2027 dan mungkin memberikan pembaruan sementara mengenai tanggapan peserta pasar selama periode konsultasi,” tulis pengumuman tersebut.
MSCI menyatakan bahwa pihaknya membuka konsultasi terkait proposal reklasifikasi indeks MSCI Indonesia.
Hal ini merespons unggahan media sosial mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, 20 Oktober lalu.
Sebelumnya, Lutfi menyebut kedua investor tersebut memaksa MSCI untuk mempertimbangkan menurunkan peringkat Indonesia.
Analisis mendalam tentang GIC dan Temasek Jawab Dugaan Pengaruhi MSCI Downgrade Bursa RI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
