Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BI Ungkap Kredit Nganggur Tembus Rp2.562 T hingga September 2026 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Kemudian turun sebesar 1% dari 8% menjadi 7% berlaku mulai 1 Desember 2026.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sementara untuk BUS dan Unit Usaha Syariah (UUS) diturunkan dari 7,5% menjadi 5,5%, melalui tahapan turun sebesar 1% dari 7,5% menjadi 6,5% berlaku mulai 1 November 2026.
Kemudian, turun sebesar 1% dari 6,5% menjadi 5,5% berlaku mulai 1 Desember 2026.
Penurunan GWM dimaksud melalui penyesuaian Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang diturunkan dari 6% menjadi 5% berlaku mulai 1 Desember 2026.
“Besaran bagian tertentu dari pemenuhan kewajiban GWM dalam Rupiah secara rata-rata yang diberikan remunerasi paling banyak sebesar 5% dari GWM Rupiah secara rata-rata berlaku mulai 1 Desember 2026,” ujar Destry.
Adapun kredit perbankan pada September 2026 tercatat tinggi yaitu sebesar 13,26% secara year-on-year (yoy) dan didukung oleh kredit investasi kredit modal kerja dan kredit konsumsi yang masing-masing tumbuh sebesar 23,2%, 11,89% dan 4,86%.
Lebih rinci, berdasarkan pangsa yang sektor, industri pengolahan tumbuh 14,6%, industri pertambangan tumbuh 15,1%, sektor konstruksi tumbuh 10,6%, dan sektor pengangkutan tumbuh 13,4%.
(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261007083508-19-773950/kinerja-perbankan-agustus-menggembirakan-kredit-tumbuh-1356–yoy”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/773950?comscore=off”,”time”:125,”title”:”Kinerja Perbankan Agustus Menggembirakan, Kredit Tumbuh 13,56% (YoY”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/07/kinerja-perbankan-di-agustus-menggembirakan-kredit-tumbuh-1356-yoy-1791337115503_169.png”}]’); Next Article Bos BI Beberkan Sebab Kredit Nganggur Tembus Rp 2.548 Triliun
BI Ungkap Kredit Nganggur Tembus Rp2.562 T hingga September 2026 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 778311, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261021163323-17-778311/bi-ungkap-kredit-nganggur-tembus-rp2562-t-hingga-september-2026’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto, CNBC Indonesia 21 October 2026 16:45 Foto: Deputi Gubernur Bank Indonesia, Solikin M Juhro dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Oktober 2026 Cakupan Triwulanan dan Tahunan di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Hingga September 2026, nilainya tercatat mencapai Rp 2.562 triliun.
Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan besarnya undisbursed loan tersebut menjadi faktor potensi pertumbuhan kredit yang masih tinggi.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
“Potensi kenaikan kredit masih tinggi sejalan melalui masih besarnya fasilitas pinjaman yang belum digunakan atau undisbursed loan yang tercatat 2,562 triliun rupiah atau 21,7% dari platform kredit yang tersedia,” kata Destry saat konferensi persi, Rabu (21/10/2026).
Baca: Dunia Gonjang Ganjing, Begini Arah Kebijakan BI ke Depan!
Di sisi lain, belum dicairkan ke debitur atau undisbursed loan masih bertahan di level tinggi. sedangkan (CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan fenomena dana kredit yang sudah disiapkan perbankan
“Jadi secara umum melalui demikian fungsi intermediasi perbankan ini ke depan akan berjalan terus membaik dan juga tentunya ditopang oleh ketahanan sektor keuangan yang juga terjaga dengan baik,” tutur Solikin.
Untuk mendorong penyaluran kredit lebih masif, BI memperbarui kebijakan iro Wajib Minimum untuk Bank Umum Konvensional (BUK) dan Bank Umum Syariah (BUS).
Pelonggaran GWM BUK diturunkan dari 9% menjadi 7%, dengan tahapan turun sebesar 1% dari 9% menjadi 8% berlaku mulai 1 November 2026.
Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit sepanjang semester I-2026 mulai ditopang oleh sektor korporasi swasta.
Deputi Gubernur BI Solikin M.Juhro mengungkapkan pertumbuhan kredit tersebut ditopang umumnya memang oleh kredit investasi dan modal kerja yang tumbuh tinggi yang sebagian besar tersalurkan ke sektor swasta.
“Ini menunjukkan bahwa memang ada perbaikan-perbaikan dan juga dilihat di sektor real lah, ini memang yang menjadi hal yang positif,” kata Solikin saat konferensi pers, Rabu (21/10/2026).
Di sisi lain, Solikin mengatakan bahwa likuiditas atau suplai pembiayaan dari perbankan pun saat ini masih baik untuk menopang pertumbuhan kredit.
Baca: Kredit Bank Tumbuh 13,65% Agustus 2026, BI Sebut Permintaan Naik!
Analisis mendalam tentang BI Ungkap Kredit Nganggur Tembus Rp2.562 T hingga September 2026 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
