Eks Mendag Tuding Manuver Asing, Bos BEI: Indeks Provider Independen

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Eks Mendag Tuding Manuver Asing, Bos BEI: Indeks Provider Independen yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Ia menyinggung dugaan adanya tekanan dari institusi investasi asal Singapura, termasuk Temasek dan Government of Singapore Investment Corporation (GIC), terhadap MSCI.

Dia bahkan menyebut nama Rachel Goh dari GIC yang menurut pengakuannya diduga mendorong penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia.

“Bahkan saya dapat kabar langsung di dalam, Rachel Goh di GIC yang marah-marah dan menekan MSCI supaya peringkat Indonesia diturunkan.

Faktor penyebabnya adalah ulah segelintir emiten konglomerat kita sendiri,” ucapnya.

Menurut Lutfi, keluarnya dana investor asing dari pasar saham Indonesia seharusnya tidak langsung ditafsirkan sebagai tanda bahwa fundamental pasar modal domestik telah memburuk. yang mengakibatkan Meski demikian, dia menduga terdapat kepentingan lain di balik dinamika yang sedang berlangsung.

“Alasannya dipakai

Dalam skenario yang dia sampaikan, kondisi tersebut berpotensi membuka peluang bagi investor bermodal besar untuk membeli kembali saham-saham unggulan Indonesia melalui harga lebih murah.

Meski demikian, klaim bahwa ancaman perubahan klasifikasi MSCI sengaja dimanfaatkan untuk menjatuhkan harga saham demi kepentingan pembelian kembali aset domestik belum memiliki bukti yang terverifikasi.

Keputusan MSCI sendiri perlu dilihat berdasarkan metodologi indeks, hasil konsultasi melalui pelaku pasar, serta evaluasi terhadap aksesibilitas dan investabilitas pasar saham Indonesia.

Lutfi pun mengingatkan masyarakat agar tidak terpecah dalam menyikapi dinamika pasar modal tersebut.

Dia berpendapat, apabila harga saham tidak mengalami penurunan signifikan setelah investor asing melepas kepemilikannya, investor yang sebelumnya keluar akan kesulitan kembali masuk pada harga yang lebih rendah.

Dia kemudian mengemukakan dugaan bahwa ancaman perubahan klasifikasi pasar dapat memicu kepanikan investor dan menekan harga saham domestik.

Luthfi menilai Indonesia tidak menerapkan kebijakan pengendalian modal seperti yang dia gambarkan.

Faktor penyebabnya adalah itu, dugaan keterlibatan institusi investasi Singapura dalam proses penentuan klasifikasi MSCI perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait.

Lutfi juga menilai persoalan yang disoroti MSCI tidak terlepas dari kondisi internal pasar modal Indonesia, termasuk persoalan transparansi kepemilikan saham dan perilaku sejumlah emiten. yang mengakibatkan Oleh

Eks Mendag Tuding Manuver Asing, Bos BEI: Indeks Provider Independen Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 777934, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261020171605-17-777934/eks-mendag-tuding-manuver-asing-bos-bei-indeks-provider-independen’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 20 October 2026 19:00 Foto: (CNBC Indonesia/Mentari Puspadini) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) menanggapi klaim eks Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi yang menuding adanya manuver pihak asing yang menekan Morgan Stanley Capital Indonesia (MSCI) untuk menurunkan klasifikasi pasar saham RI dari Emerging Market ke Standalone Market.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, pihaknya fokus pada hal-hal teknis terkait perbaikan dan reformasi pasar modal.

Faktor penyebabnya adalah itu, kami akan fokus saja kepada hal-hal teknis yang bisa kami lakukan dalam upaya mereformasi pasar modal,” ungkap Jeffrey kepada wartawan, Selasa, (20/10/2026).

Sebelumnya, Adapun Mantan Menteri Perdagangan RI tahun 2024 dan 2020-2022, Lutfi menyoroti rencana lembaga indeks global MSCI yang membuka konsultasi terkait kemungkinan penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. yang mengakibatkan Jadi, oleh

Come on, Rachel, don’t you know walls in Jakarta do talk and scream?,” ujarnya melalui sosial media Instagram, Selasa (20/10/2026).

Namun, tudingan mengenai adanya tekanan tersebut belum disertai bukti independen yang dapat diverifikasi.

Kita harus kompak, kita harus patriotik, kita jaga harga diri bangsa kita sendiri,” tutupnya.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261019110229-19-777417/video-racikan-mi-hadapi-isu-msci-duit-investor-lari-ke-mana”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/777417?comscore=off”,”time”:368,”title”:”Video; Racikan MI Hadapi Isu MSCI, Duit Investor Lari ke Mana?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/19/diversifikasi-portofolio-mi-hadapi-gejolak-msci-duit-investor-lari-ke-mana-1792383835103_169.png”}]’); Next Article Eks Mendag Tuding Ada Manuver Asing Tekan MSCI, Bos OJK Buka Suara

Sebab, Standalone Market kerap diasosiasikan melalui pasar yang memiliki keterbatasan akses bagi investor internasional, termasuk dalam konteks pembatasan pergerakan modal atau capital control.

Lutfi juga membongkar alasan di balik rencana perubahan klasifikasi tersebut.

Faktor penyebabnya adalah berpotensi memengaruhi persepsi investor terhadap pasar modal Indonesia.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan semata-mata berkaitan dengan posisi Indonesia dalam klasifikasi pasar global, melainkan juga menyangkut kepentingan ekonomi dan penguasaan aset-aset strategis nasional. yang mengakibatkan Dia menilai, perkembangan tersebut perlu dicermati

Meski demikian, ia tetap meyakini independensi global index provider seperti MSCI.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: BRI Siap Buyback Saham Lagi, Ini Alasannya!

Dia menilai, kepentingan nasional perlu menjadi perhatian di tengah meningkatnya tekanan terhadap pasar saham domestik.

“Ini soal siapa memegang kendali atas kekayaan Indonesia.

“Kami selalu meyakini dan tetap percaya bahwa global index provider selalu independen.

Analisis mendalam tentang Eks Mendag Tuding Manuver Asing, Bos BEI: Indeks Provider Independen akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *