Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rapat Menko Airlangga sama Menkeu, BI dan OJK Batal, Ini Alasannya! yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Rapat tersebut seharusnya berlangsung pada siang hari ini.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Airlangga mengatakan pernyataan yang disampaikan Dewan Perwakilan Rakyat; Otoritas Jasa Keuangan; Kepolisian Republik Indonesia; dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah cukup untuk menanggapi pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membuka konsultasi untuk mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
“Sudah ada pengumuman di capital market (pasar modal) juga termasuk langkah-langkah dan juga tadi ada tiga emiten disebut.
Namun, dia tidak mengonfirmasi siapa saja pejabat yang bakal hadir dalam rapat tersebut.
(CUAN).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Hasan Fawzi memaparkan, OJK menyatakan telah memeriksa perdagangan saham DSSA pada periode 2023 hingga 2026 melalui dugaan pelanggaran Pasal 91 dan Pasal 92 Undang-Undang Pasar Modal atau Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Kendati demikian, Airlangga mengonfirmasi bahwa pemerintah akan melakukan rapat di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat pada pukul 19.00 WIB.
OJK juga memeriksa proses penawaran umum saham BREN dan CUAN melalui dugaan pelanggaran Pasal 107 undang-undang yang sama.
“Dalam pemeriksaan saham DSSA, OJK meminta data dan dokumen kepada anggota bursa terkait, serta menelusuri aliran dana dari pihak-pihak yang berkaitan dengan transaksi saham tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di jaakrta, jumat (16/10/2026).
Selain itu, OJK juga memanggil pihak-pihak yang diduga terlibat pelanggaran, setidaknya 12 direksi perusahaan efek, 15 pihak perorangan, dan 11 badan hukum asing.
Dari pemeriksaan itu, OJK menemukan tindak pidana manipulasi pasar saham DSSA yang dilakukan oleh nasabah perorangan dan institusi melalui beberapa anggota bursa.
Jadi sudah cukup,” ujar Airlangga kepada awak media, Jumat (16/10/2026).
Baca: MSCI Bikin IHSG-Rupiah Anjlok, Airlangga: Ini Tanda Tanya Besar!
Dampak dari hal tersebut adalah menyebabkan harga saham DSSA naik signifikan.
(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261016120659-19-776815/video-pasar-saham-ri-selevel-zimbabwe-jika-turun-ke-standalone-market”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/776815?comscore=off”,”time”:72,”title”:”Video: Pasar Saham RI Selevel Zimbabwe Jika Turun ke Standalone Market”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/16/jika-turun-ke-standalone-market-pasar-saham-ri-selevel-dengan-zimbabwe-1792134555510_916.jpeg”}]’); Next Article MSCI Bikin IHSG-Rupiah Anjlok, Airlangga: Ini Tanda Tanya Besar! akibat Manipulasi tersebut dilakukan secara terencana dan terstruktur,
Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 776944, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261016152848-17-776944/rapat-menko-airlangga-sama-menkeu-bi-ojk-batal-ini-alasannya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Dovana Hasiana, CNBC Indonesia 16 October 2026 16:00 Foto: Menkoperekonomian, Airlangga Hartarto //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan rapat melalui Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi batal dilakukan pada hari ini, Jumat (16/10/2026).
Dia juga tidak menjelaskan apakah rapat tersebut bakal turut membahas MSCI.
“Kayaknya MSCI sudah selesai tadi,” ujarnya.
Dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, OJK mengumumkan hasil pemeriksaan penegakan hukum terhadap tiga emiten milik konglomerat.
(DSSA) milik Franky Oesman Widjaja, serta emiten milik Prajogo Pangestu yaitu PT.
Rapat Menko Airlangga sama Menkeu, BI & OJK Batal, Ini Alasannya!
Analisis mendalam tentang Rapat Menko Airlangga sama Menkeu, BI dan OJK Batal, Ini Alasannya! akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
