Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dari Ditolak Bank hingga 67 Juta Pengguna, Bos BI Cerita Sejarah QRIS yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Kemudian, merchant-nya pun juga sudah 46,7 juta, di mana 96%-nya adalah UMKM,” ucap Desry.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Destry menilai QRIS adalah sistem pembayaran digital yang mempermudah masyarakat bertransaksi sekaligus memperluas inklusi keuangan.salah
QRIS mampu menjawab tantangan inklusivitas, bagaimana masyarakat belum mempunyai akses keuangan yang sama melalui yang lain.
“Tapi dengan QRIS, bahkan sekarang kalau kita belanja di pasar-pasar, pasar basah gitu ya, itu mereka sudah senangnya pakai QRIS.
Langkah ini bertujuan mempermudah wisatawan Indonesia bertransaksi di negara mitra, sekaligus memberikan kemudahan bagi wisatawan asing saat berbelanja di Indonesia.
Destry mengatakan, BI terus menjajaki kerja sama melalui sejumlah bank sentral untuk memperluas jangkauan QRIS lintas negara.
Sejumlah bank saat itu telah memiliki kode QR pembayaran sendiri dan belum melihat kebutuhan untuk beralih ke standar bersama.
Baca: Emas Mencoba Bangkit: Ramalan Harga Terbaru Bikin Sedih
“Saya ingat sekali, waktu itu saya baru bergabung pertama di Bank Indonesia 2019, dan saya gabung di Agustus, kalau nggak salah minggu pertama, pas 17 Agustus 2019, launching lah itu yang namanya QRIS.
Faktor penyebabnya adalah kita juga melihat, eh banyak turis-turis lho datang ke sini gitu, kenapa kita nggak kerjasama dengan bank sentralnya, sehingga mempermudah baik turis kita ke sana, atau turis mereka ke sini gitu,” imbuhnya.
Saat ini, QRIS cross border sudah terhubung di 7 negara, baik transaksi inbound dan outbound. yang mengakibatkan Menurutnya, minat dari negara lain juga terus berkembang.
“Jadi, tidak cukup hanya domestik,
Bank sentral berupaya meyakinkan industri bahwa standardisasi akan membuat sistem pembayaran lebih terintegrasi dibandingkan penggunaan beragam kode QR dan perangkat pembayaran secara terpisah.
Meyakinkan bank pun tidak lepas dari berbagai kritikan dan juga masukan untuk menyempurnakan sistem pembayaran QRIS.
Adapun 7 negara sudah tergabung sebelumnya adalah China, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Timor Leste.
(ras/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261009125647-19-774731/video-bi-pengembangan-qris–kki-sebagai-game-changer-ekonomi-ri”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/774731?comscore=off”,”time”:1399,”title”:”Video: BI & Pengembangan QRIS – KKI Sebagai "Game Changer" Ekonomi RI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/gubernur-bi-sebut-qris-kki-jadi-game-changer-ekonomi-kebijakan-bi-1791526342477_169.png”}]’); Next Article 67 Juta Orang Pakai QRIS, Gimana Nasib Uang Tunai?
Dampak dari hal tersebut adalah adanya QRIS itu membuat mereka menjadi lebih mudah, lebih nyaman, dan andal QRIS-nya” tutur Destry.
Bank Indonesia kini juga memperluas penggunaan QRIS untuk transaksi lintas negara atau cross-border. akibat Jadi, preferensi dari masyarakat juga berubah, preferensi dari pedagang juga berubah,
Dari Ditolak Bank hingga 67 Juta Pengguna, Bos BI Cerita Sejarah QRIS Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 775168, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261012064714-17-775168/dari-ditolak-bank-hingga-67-juta-pengguna-bos-bi-cerita-sejarah-qris’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto, CNBC Indonesia 12 October 2026 09:00 Foto: Infografis/ Bukti Nyata QRIS Makin Powerful, Pantesan Amerika Takut!/ Ilham Restu //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengenang, pada awal implementasinya, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) tidak langsung mendapat penerimaan dari seluruh industri perbankan.
Bank Indonesia (BI) menghadapi tantangan untuk meyakinkan industri perbankan saat pertama kali memperkenalkan pada 2019.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Bank yang telah memiliki sistem pembayaran sendiri perlu diyakinkan mengenai manfaat penggunaan standar yang sama.
Faktor penyebabnya adalah beberapa bank masih punya QR nya sendiri,” kenang Destry kepada CNBC Indonesia dikutip Senin (12/10/2026).
Destry mengatakan, BI terus mendorong penerapan QRIS secara konsisten meskipun menghadapi kritik dan berbagai tantangan. yang mengakibatkan Dan awalnya begitu susah,
Keyakinan teguh BI akan visi penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran yang inklusif terus dipegang secara persisten hingga akhirnya saat ini berhasil.
Baca: Gubernur BI Mengukuhkan Ameriza Sebagai Kepala Perwakilan Sumut
“Jadi, akhirnya 2019 itu mulailah dia berjalan pelan-pelan, di tengah segala macam lah, tadi yang masukkan, kritikan, dan sebagainya, kita persisten jalan, dan sekarang alhamdulillah sudah 67 juta pengguna dari QRIS.
Analisis mendalam tentang Dari Ditolak Bank hingga 67 Juta Pengguna, Bos BI Cerita Sejarah QRIS akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
