Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.860 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.860 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 775191, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261012080510-17-775191/rupiah-dibuka-menguat-dolar-as-turun-ke-rp17860’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 12 October 2026 09:05 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang Garuda kembali dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (12/10/2026).
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan melalui penguatan sebesar 0,08% atau terapresiasi ke posisi Rp17.860/US$.
Penguatan tersebut melanjutkan pergerakan terakhirnya di pekan lalu, Jumat (9/10/2026), ketika rupiah ditutup naik 0,08% di level Rp17.875/US$.
Faktor penyebabnya adalah ada kenaikan harga komoditas yang cukup besar, sehingga itu mendorong ekspor-ekspor komoditas kita juga,” terang Destry.
BI juga akan terus mencermati pergerakan mata uang negara-negara kawasan dengan karakteristik yang relatif serupa dengan Indonesia, seperti peso Filipina dan baht Thailand.
“Selain itu, akhirnya semua pada lihat satu negara dengan negara lain. yang mengakibatkan Contohnya neraca perdagangan, kita sempat surplus sampai US$3,3 miliar, ini suatu lompatan yang besar, tapi sebenarnya juga sudah di-expect,
Faktor penyebabnya adalah sekarang kalau kami lihat, memang sumber utama dari gejolak ini emang lebih di global banyaknya,” kata Destry dalam program Central Banking CNBC Indonesia, dikutip Jumat (9/10/2026).
Destry menjelaskan ketegangan di Timur Tengah yang belum mereda masih berpotensi mendorong kenaikan harga minyak. yang mengakibatkan Namun, posisi DXY yang masih bertahan di atas level 102 menunjukkan dolar AS tetap relatif kuat di pasar global.
Di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, Bank Indonesia (BI) menegaskan kesiapannya melakukan intervensi lebih agresif untuk menjaga stabilitas rupiah.
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan langkah tersebut dapat ditempuh apabila tekanan dari pasar global kembali meningkat dan memengaruhi pergerakan nilai tukar di dalam negeri.
“Kalau memang perlu kita intervensi lebih bold, ya kita akan lakukan intervensi lebih bold,
Jadi paling enggak negara yang kurang lebih karakternya sama melalui kita,” ujar Destry.
(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260928101540-19-771371/video-dolar-as-makin-perkasa-rupiah-dekati-rp-18000-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/771371?comscore=off”,”time”:407,”title”:”Video: Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/28/dolar-as-makin-eprkasa-rupiah-anjlok-dekati-rp-18000-per-dolar-as-1790565607759_169.png”}]’); Next Article Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690
Meski demikian, penguatannya saat itu menyusut dibandingkan posisi pembukaan sebesar 0,20% di Rp17.855/US$.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,12% ke posisi 102,130.
//
Koreksi indeks dolar AS memberikan ruang bagi rupiah untuk melanjutkan penguatan pada awal perdagangan hari ini.
Kita akhirnya melihat kondisi mata uang yang lain gimana ya?
Salah satu penopangnya adalah kinerja neraca perdagangan Indonesia yang mencatat surplus US$3,3 miliar.
“Di domestik kita relatif udah lebih manageable.
Kondisi tersebut dapat memperkuat dolar AS sekaligus meningkatkan tekanan terhadap rupiah.
Namun, ia menilai kondisi perekonomian domestik saat ini relatif lebih terkendali.
Analisis mendalam tentang Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.860 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
