Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ini Cara BI Sentil Bank yang Kebanyakan Parkir Dana di SBN-SRBI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Sebaliknya, perbankan yang rasio kepemilikan surat -surat berharganya di bawah batas 19%, bisa mendapatkan insentif GWM sebesar 2%.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(chd/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261009125646-19-774725/video-alasan-bos-bi-tak-naikkan-bi-rate-saat-suku-bunga-the-fed-naik”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/774725?comscore=off”,”time”:499,”title”:”Video: Alasan Bos BI Tak Naikkan BI Rate Saat Suku Bunga The Fed Naik”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/alasan-bos-bi-tak-naikkan-suku-bunga-saat-bunga-the-fed-naik-di-september-2026-1791526098873_169.png”}]’); Next Article Destry Ungkap Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas BI
Ini Cara BI Sentil Bank yang Kebanyakan Parkir Dana di SBN-SRBI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 774768, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261009135330-17-774768/ini-cara-bi-sentil-bank-yang-kebanyakan-parkir-dana-di-sbn-srbi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); chd, CNBC Indonesia 09 October 2026 15:10 Foto: Profil Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti.
Di sisi lain, penyaluran kreditnya masih minim tidak akan mendapatkan insentif berupa pengurangan giro wajib minimum (GWM) sebesar 2%.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
“Perbankan yang terlalu berlebihan menempatkan dananya itu dalam bentuk surat berharga (SBN atau SRBI), itu kita tidak berikan insentif,” kata estry dalam wawancara eksklusif di Central Banking CNBC Indonesia, dikutip Kamis (8/10/2026).
Baca: Meski Asing Masih Kabur Rp32,05 M, Tapi 10 Saham Ini Banyak Diborong
Namun, jika perbankan yang menempatkan dananya di SBN atau SRBI tidak terlalu banyak dan tingkat penyaluran kreditnya sudah cukup baik, maka akan mendapatkan insentif pengurangan GWM 2%.
“Perbankan yang menempatkan dananya di surat berharga dalam jumlah yang tidak terlalu besar dan juga memiliki lending yang cukup, kita berikan insentif dalam bentuk pengurangan giro wajib minimum (GWM) hingga 2%,” lanjut Destry.
Sebelumnya, BI mengungkapkan kebijakan likuiditas makroprudensial (KLM) baru dalam bentuk insentif pengurangan kewajiban giro bank di BI paling tinggi sebesar 2% dari dana pihak ketiga (DPK) kepada bank yang tak melampaui batas kepemilikan surat berharga, baik itu SBN serta SRBI.
Baca: Penjualan Ritel RI Tumbuh 1,3% pada Agustus, Ini Pendorongnya
Melalui kebijakan ini, harapannya segmentasi likuiditas antar bank tak lagi terjadi. sedangkan (CNBC Indonesia/Maikel Jefriando) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengimbau kepada perbankan agar tidak menempatkan dananya di instrumen surat berharga BI dalam jumlah yang besar, sehingga menjadi alasan untuk tidak menyalurkan kreditnya.
Destry mengatakan perbankan yang menempatkan dananya di surat berharga negara (SBN) atau Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI),
Dengan artian, distribusi likuiditas dari bank-bank besar ke bank kecil bisa tercipta untuk mendorong pembiayaan.
Adapun bagi bank yang rasio kepemilikan surat-surat berharganya melebihi batas 19%, dipastikan tak akan bisa mendapatkan insentif itu.
Analisis mendalam tentang Ini Cara BI Sentil Bank yang Kebanyakan Parkir Dana di SBN-SRBI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
