Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.875

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.875 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Defisit tersebut berasal dari realisasi pendapatan negara sebesar Rp2.341,5 triliun dan belanja negara Rp2.660,5 triliun.

“Ini on track.

Dampak dari hal tersebut adalah kami yakini, ini masih cukup untuk bisa menjaga inflasi dan rupiah yang relatif stabil,” kata Destry.

Menurutnya, kenaikan suku bunga yang dilakukan BI pada Mei dan Juni merupakan langkah antisipatif terhadap pengetatan kebijakan moneter AS. akibat Namun, penguatan tersebut berangsur terkikis hingga rupiah berakhir di level Rp17.875/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia pada pukul 15.00 WIB, terpantau melemah 0,11% ke posisi 102,025.

//

Pergerakan rupiah sepanjang hari turut diwarnai sejumlah perkembangan dari dalam negeri, mulai dari arah kebijakan moneter Bank Indonesia (BI), kondisi fiskal pemerintah, hingga kinerja konsumsi masyarakat.

Dari sisi kebijakan moneter, BI menegaskan pilihannya untuk mempertahankan suku bunga acuan meskipun bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), telah menaikkan suku bunga pada September 2026.

Dalam wawancara dengan CNBC Indonesia, Jumat (9/10/2026), Destry Damayanti menjelaskan bahwa keputusan BI mempertimbangkan dampak kenaikan suku bunga terhadap perekonomian secara keseluruhan, bukan hanya stabilitas nilai tukar rupiah.

“Kami melihatnya secara utuh, bahwa kenaikan suku bunga ini tentu dampaknya akan lebih umum dan semua segmen akan kena gitu, apalagi suku bunga kan sudah kami naikkan di pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Mei-Juni 2026,

Faktor penyebabnya adalah perbedaan arah kebijakan suku bunga BI dan The Fed dapat memengaruhi daya tarik aset rupiah serta arus modal asing.

Selain kebijakan moneter, pasar juga mencermati hasil konferensi pers APBN KiTa edisi September 2026 yang digelar pemerintah hari ini.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga September mencapai Rp319 triliun atau 1,24% terhadap produk domestik bruto (PDB). yang mengakibatkan BI kini memilih mengoptimalkan instrumen lain, termasuk insentif biaya lindung nilai (hedging), dibandingkan kembali menaikkan BI Rate.

Sikap tersebut menjadi perhatian pasar

Meski demikian, penguatan mata uang Garuda menyusut dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi.

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah ditutup di level Rp17.875/US$ atau menguat 0,08% dibandingkan penutupan Kamis (8/10/2026) di Rp17.890/US$.

Pada awal perdagangan, rupiah sempat dibuka lebih kuat di posisi Rp17.855/US$ atau terapresiasi 0,20%.

Perkembangan ini menunjukkan aktivitas konsumsi domestik masih bertumbuh, yang dapat menopang prospek perekonomian Indonesia.

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260928101540-19-771371/video-dolar-as-makin-perkasa-rupiah-dekati-rp-18000-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/771371?comscore=off”,”time”:407,”title”:”Video: Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/28/dolar-as-makin-eprkasa-rupiah-anjlok-dekati-rp-18000-per-dolar-as-1790565607759_169.png”}]’); Next Article Rupiah Balik Melemah 0,31%, Dolar AS Parkir di Level Rp17.640

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.875 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 774634, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261009092711-17-774634/rupiah-ditutup-menguat-tipis-dolar-as-kini-parkir-di-rp17875’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elaine Tairio,  CNBC Indonesia 09 October 2026 15:12 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Jumat (9/10/2026), setelah sehari sebelumnya ditutup melemah.

Kita menuju pelaksanaan APBN yang memang didesain untuk defisit,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (9/10/2026).

Di sisi lain, realisasi subsidi dan kompensasi hingga September mencapai Rp376,8 triliun atau 84,3% dari alokasi APBN, meningkat 54,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp244,6 triliun.

Suahasil menjelaskan bahwa realisasi subsidi dan kompensasi dipengaruhi pergerakan harga minyak mentah Indonesia (ICP), nilai tukar rupiah, serta peningkatan konsumsi energi bersubsidi.

Perkembangan tersebut menjadi perhatian investor untuk menilai kemampuan pemerintah menjaga kondisi fiskal dan kebutuhan pembiayaan hingga akhir tahun, terutama di tengah risiko perubahan harga energi dan nilai tukar.

Sementara itu, BI melaporkan Indeks Penjualan Riil (IPR) Agustus 2026 mencapai 226,5 atau tumbuh 1,3% secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Juli sebesar 1,1%.

Untuk September, BI memperkirakan penjualan eceran kembali tumbuh menjadi 1,4% secara tahunan.

Analisis mendalam tentang Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.875 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *