Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Opsinya mulai dari perpanjangan waktu, go private sukarela, hingga delisting.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan kenaikan minimum free float merupakan agenda besar otoritas.
Di sisi lain, kondisi pasar secara umum akan menjadi faktor objektif dalam evaluasi, tetapi tidak boleh dijadikan alasan oleh emiten secara individu.
Go Private Bukan Hal Jelek
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi pertimbangan BEI dalam menentukan exit policy, termasuk delisting bagi emiten yang sejak awal tidak memiliki peluang memenuhi ketentuan, meskipun sudah diberi ruang perpanjangan.
Namun, Hasan menilai keluar dari bursa belum tentu menjadi hal buruk.
Pemenuhan ketentuan akan dievaluasi secara berkala pada setiap milestone tahunan, melalui mempertimbangkan masukan dari task force.
Menurutnya, emiten tetap harus menunjukkan bukti upaya nyata.
Artinya boleh jadi emiten itu juga merasakan kebutuhan untuk tidak lagi berkomitmen menambah porsi kepemilikan publiknya, tapi ingin kemudian menjadi go private melalui sendirinya,” katanya.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261007135445-19-774087/ftse-russell-pertahankan-pasar-modal-ri-di-secondary-emerging-market”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/774087?comscore=off”,”time”:94,”title”:”FTSE Russell, Pertahankan Pasar Modal RI di Secondary Emerging Market”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/07/ftse-russell-pertahankan-status-pasar-modal-ri-di-secondary-emerging-market-1791357428601_169.png”}]’); Next Article BEI Temukan HSC Pada MSJA, 98,62% Saham Dikuasi Segelintir Pihak
(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka peluang exit policy bagi emiten yang kesulitan memenuhi ketentuan minimum free float 15%.
Bursa Siapkan Exit Policy Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 774486, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261008160735-17-774486/emiten-tak-sanggup-penuhi-free-float-15-bursa-siapkan-exit-policy’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 08 October 2026 18:50 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).
Daya serap pasar sangat bergantung pada kondisi pasar, apalagi pemenuhan dilakukan serentak melalui tenggat yang cukup agresif dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
“Tentu akan ada potensi penumpukan permintaan serentak bersamaan dari emiten-emiten yang masih harus memenuhi minimum free float 15%,” ujar Hasan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Untuk membantu emiten, BEI atas arahan OJK telah membentuk semacam task force serta hotline helpdesk bagi emiten yang mengalami kesulitan.
OJK juga akan segera menerbitkan ketentuan baru yang prinsipnya mempermudah emiten melakukan aksi korporasi, seperti rights issue, dalam rangka memenuhi free float minimum 15%.
Hasan menambahkan, Peraturan Bursa Nomor I-A sudah membuka ruang untuk skenario exit policy.
Tujuannya memperluas partisipasi investor publik sekaligus menjawab kekhawatiran soal rendahnya likuiditas, konsentrasi kepemilikan, dan isu transparansi.
Menurut Hasan, pesan tersebut sudah tersampaikan dan mendapat dukungan penuh dari emiten, baik melalui asosiasi maupun interaksi langsung melalui OJK.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Baca: Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031
Namun, dia mengakui pemenuhan ketentuan ini tidak mudah.
Bisa jadi, emiten memang tidak lagi ingin menambah porsi kepemilikan publik dan memilih untuk go private melalui sendirinya.
“Tentu exit itu dimungkinkan, belum tentu hal yang jelek.
Analisis mendalam tentang Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
