Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah tidak lagi terpengaruh pergerakan saham-saham terkonsentrasi yang likuiditasnya terbatas, tetapi harganya mudah naik turun secara signifikan. yang mengakibatkan Kebijakan serupa juga dimanfaatkan oleh penyedia indeks global.

Menurut Hasan, langkah ini membuat indeks utama lebih stabil

Meski begitu, saham-saham HSC yang aktif diperdagangkan akan diperiksa lebih lanjut.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan saham HSC lebih rentan terhadap praktik perdagangan terkoordinasi hingga manipulasi harga.

Saham BSWD sendiri telah disuspensi BEI sejak 5 Oktober 2026 setelah harganya melonjak 165% dalam tiga bulan.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261007135445-19-774087/ftse-russell-pertahankan-pasar-modal-ri-di-secondary-emerging-market”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/774087?comscore=off”,”time”:94,”title”:”FTSE Russell, Pertahankan Pasar Modal RI di Secondary Emerging Market”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/07/ftse-russell-pertahankan-status-pasar-modal-ri-di-secondary-emerging-market-1791357428601_169.png”}]’); Next Article BEI-KSEI Umumkan 99,95% Saham BSWD Dikuasai Segelintir Investor

Kebijakan ini juga melindungi investor, khususnya pengelola dana pasif yang wajib meniru kinerja indeks acuannya.

Terbaru, BEI dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) memasukkan saham PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) ke dalam daftar HSC pada 6 Oktober 2026.

Karena itu, otoritas akan melakukan eskalasi berupa pemeriksaan lanjutan terhadap saham HSC yang cukup aktif ditransaksikan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayaan Investor Global

“Karena HSC ini berpotensi lebih mudah untuk terjadinya coordinated trading atau manipulasi harga di pasar,” ujar Hasan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Hasan menekankan, masuknya sebuah saham ke daftar HSC tidak berarti emiten tersebut melanggar ketentuan.

Faktor penyebabnya adalah sahamnya masuk daftar Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). yang mengakibatkan (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan tidak akan menjatuhkan sanksi kepada emiten hanya

BEI juga telah membuka helpdesk bagi emiten yang ingin berkonsultasi, dan sudah mulai ada saham yang berhasil keluar dari daftar tersebut.

Dia menilai, pengumuman HSC berfungsi sebagai peringatan dini bagi investor.

Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 774477, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261008153613-17-774477/rawan-digoreng-ojk-pelototi-saham-terkonsentrasi-tinggi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 08 October 2026 16:35 Foto: Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi menyampaikan pemaparan dalam acara Market Outlook 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Status itu hanya mengonfirmasi bahwa kepemilikan saham tersebut terkonsentrasi pada segelintir pihak.

“Masuknya satu saham ke high shareholding concentration bukan berarti dia melanggar ketentuan, tapi dia terkonfirmasi terkonsentrasinya,” katanya.

Namun, jika dalam pemeriksaan lanjutan ditemukan pelanggaran, OJK memastikan akan menjatuhkan sanksi.

“Kalau dalam pemeriksaan lanjutan ada, tentu akan dieskalasi dalam bentuk sanksi tertentu atas pelanggarannya,” tegasnya.

Diimbau Lakukan Refloat

OJK juga mendorong emiten HSC untuk segera menurunkan tingkat konsentrasi kepemilikannya.

Berdasarkan data per 2 Oktober 2026, sebanyak 99,95% saham BSWD dikuasai oleh sejumlah tertentu pemegang saham.

Investor melalui profil risiko konservatif diperkirakan akan menghindari saham-saham berstatus HSC.

“Ini kan early warning buat investor,” ujarnya.

Status HSC juga dinilai bisa merugikan emiten sendiri.

Dampak dari hal tersebut adalah saham berpeluang keluar dari daftar HSC. akibat Melalui surat Bursa Efek Indonesia (BEI), setiap emiten HSC diimbau untuk memperhatikan struktur kepemilikannya dan melakukan refloating, yakni melepas saham yang dikendalikan ke publik.

Menurut Hasan, langkah itu tidak semata untuk menambah porsi saham beredar, tetapi agar tingkat konsentrasi kepemilikan turun

Saat emiten hendak menggalang dana lanjutan melalui rights issue atau penerbitan obligasi, minat investor kemungkinan tidak sebesar jika sahamnya tidak terkonsentrasi.

Dikeluarkan dari Indeks Utama

Selain itu, BEI kini tidak lagi mempertimbangkan saham HSC sebagai konstituen indeks utama Bursa.

Analisis mendalam tentang Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *