Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Tadpole atau dalam bahasa Indonesia kecebong adalah tahap larva dari hewan amfibi seperti katak atau kodok yang memiliki bentuk kepala besar dan bagian belakang tubuh yang semakin mengecil.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Seperti bentuk kecebong, skema pembiayaan tadpole membebankan cicilan awal yang lebih besar dan mengecil pada periode berikutnya.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261007083510-19-773953/piutang-perusahaan-pembiayaan-tumbuh-168–yoy–per-agustus-2026″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/773953?comscore=off”,”time”:177,”title”:”Piutang Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 1,68% (YoY) per Agustus 2026″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/07/piutang-perusahaan-pembiayaan-tumbuh-168-yoy-per-agustus-2026-1791337296615_169.png”}]’); Next Article Kredit Macet Pindar Didominasi Pria Gen Z, Bos OJK Buka Suara
Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 774282, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261008084229-17-774282/skema-pindar-kecebong-dianggap-merugikan-ini-kata-ojk’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 08 October 2026 09:40 Foto: Judul/ Pinjol paling banyak utangi warga ri/Aristya Rahadian //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Skema pembiayaan tadpole (kecebong) melalui nilai angsuran yang lebih besar diawal dianggap merugikan konsumen.
Belakangan ini muncul skema tadpole melalui tenor yang sangat pendek, bahkan 14 hari saja.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan Penggunaan skema tadpole atau tenor sangat pendek, termasuk tenor 14 hari, perlu dipastikan agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan terjaganya aspek pelindungan konsumen, dengan memastikan transparansi informasi kepada Borrower serta kesesuaian struktur pembayaran dengan kemampuan membayar Borrower sesuai batas manfaat ekonomi yang diatur dalam SEOJK Nomor 19/SEOJK.06/2025 tentang Penyelenggaraan LPBBTI.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS
Kepala Eksekutif Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman mengatakan bahwa dalam melakukan pengawasan, OJK menilai karakteristik dan mekanisme pendanaan
secara keseluruhan serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku, tidak semata-mata berdasarkan tenor atau struktur pembayaran tertentu.
“Struktur pembayaran dan seluruh kewajiban perlu disampaikan secara transparan, jelas, dan mudah dipahami oleh Borrower sebelum pendanaan disepakati,” kata Agusman dalam keterangannya, dikutip Kamis (8/10/2026).
Ia melanjutkan, penyelenggara terus didorong untuk memastikan konsumen memahami kewajibannya secara utuh
Adapun skema tadpole diterapkan penyedia layanan pinjaman daring atau pinjol.
Analisis mendalam tentang Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
