Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang ADB Ramal Inflasi RI Bengkak ke 3,3%, Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2026 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Di sisi lain, tetap mempertahankan harga bahan bakar bersubsidi,” tulis ADB dalam laporan pembaruan proyeksi.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Kendati tekanan inflasi tinggi pada tahun ini, ADB menganggap inflasi akan mereda tekanannya pada 2027, seiring mendekatnya inflasi umum ke titik tengah rentang target.
Inflasi harga pangan diperkirakan tetap relatif terkendali, meskipun risiko terkait cuaca masih perlu terus dipantau. sedangkan Lalu, bergerak ke kisaran 3% pada 2027, dari outlook sebelumnya 2,5%.
“PDB diperkirakan tumbuh sebesar 5,2% baik pada 2026 maupun 2027, angka yang tidak berubah dari laporan ADO bulan Juli, sementara prakiraan inflasi direvisi naik dari 3,0% menjadi 3,3% untuk tahun 2026 dan dari 2,5% menjadi 3,0% untuk tahun 2027,” dikutip dari laporan terbaru ADB, Rabu (23/9/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Baca: Tambal APBN, Ini Rencana Utang Pemerintah hingga Akhir Tahun
Tekanan inflasi yang meninggi ini menurut ADB disebabkan oleh efek gejolak harga komoditas energi, khususnya minyak mentah dunia yang telah mermabat ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
“Di Indonesia, pemerintah membiarkan kenaikan harga minyak global berdampak pada harga bahan bakar nonsubsidi,
Reuters) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Asian Development Bank (ADB) memperkirakan tekanan inflasi di Indonesia akan meninggi pada 2026, efek dari rambatan kenaikan harga minyak mentah dunia hingga fenomena el-nino yang berkepanjangan.
Dalam Asian Development Outlook (ADO) edisi September 2026, ADB mengerek ke atas proyeksi inflasi Indonesia, dari semula 3% berdasarkan outlook Juli 2026, menjadi 3,3%.
ADB Ramal Inflasi RI Bengkak ke 3,3%, Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2026 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 770309, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260923163100-17-770309/adb-ramal-inflasi-ri-bengkak-ke-33-ekonomi-tumbuh-52-di-2026’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Arrijal Rachman, CNBC Indonesia 23 September 2026 17:55 Foto: Asian Development Bank (Dok.
Cadangan beras yang memadai dan berbagai langkah kebijakan yang mendukung produksi pertanian dapat membantu meredakan tekanan dari sisi penawaran.
Pada saat yang sama, koordinasi berkelanjutan antara pemerintah dan bank sentral diharapkan dapat menjaga ekspektasi inflasi, sementara upaya berkesinambungan di bidang irigasi, cadangan pangan, dan bantuan sosial akan memitigasi sebagian dampak El Niño terhadap harga pangan dan masyarakat rentan.
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260923114505-19-770159/video-nego-iran–as-harga-minyak-merosot-ke-bawah-usd-100-per-barel”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/770159?comscore=off”,”time”:282,”title”:”Video: Nego Iran – AS, Harga Minyak Merosot ke Bawah USD 100 per Barel”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/23/nego-iran-vs-as-harga-minyak-merosot-ke-bawah-usd-100-harga-emas-stabil-1790139174864_169.png”}]’); Next Article Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.980
Analisis mendalam tentang ADB Ramal Inflasi RI Bengkak ke 3,3%, Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2026 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
