Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bos BI Ramal Fed Fund Rate Bakal Naik Lagi yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Menurut dia, kondisi global saat ini diwarnai oleh kenaikan harga komoditas dunia yang terus berlanjut.
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memperkirakan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Funds Rate (FFR) masih berpotensi naik lagi setelah mencapai kisaran 3,75%-4% pada September 2026.
Destry mengatakan prospek kenaikan lanjutan FFR masih cukup tinggi di tengah tekanan inflasi global yang bertahan di level sekitar 4%, meski pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan melambat ke kisaran 3% pada tahun ini.
“Kebijakan moneter global tetap ketat, termasuk FFR yang naik menjadi 3,75%-4% pada September 2026, melalui kemungkinan peningkatan kembali yang masih tinggi,” kata Destry dalam paparan hasil RDG BI, Rabu (23/9/).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Baca: Dunia Kacau-Balau, BI Bakal Jadi Penentu!
Kendati demikian, BI menilai berbagai upaya penguatan daya saing dan diversifikasi pasar ekspor tetap diperlukan untuk mengantisipasi dampak perlambatan perdagangan global dan gejolak ekonomi dunia.
(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260921133454-19-769576/video-pasar-pantau-potensi-bi-rate-naik-lagi-ihsg-rupiah-melemah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/769576?comscore=off”,”time”:376,”title”:”Video: Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/pasar-pantau-potensi-bi-rate-naik-lagi-ihsg-rupiah-kompak-lesu-1789972911795_169.png”}]’); Next Article Bursa Asia Berguguran, Harga Minyak Melonjak Jelang Keputusan The Fed
Dampaknya, indeks dolar AS (DXY) menguat dan menambah tekanan terhadap berbagai mata uang negara berkembang.
Baca: Menkeu Suahasil Ungkap Asing ‘Serbu’ RI, Nilainya Tembus Rp141,6 T
Di tengah dinamika tersebut, Destry menegaskan pentingnya penguatan respons kebijakan dan sinergi antara otoritas untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Kondisi ini mengharuskan penguatan respons dan sinergi guna memperkuat ketahanan eksternal,” tegasnya.
Meski menghadapi tantangan global, Destry menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat.
Namun, Destry menekankan bahwa investasi swasta perlu terus ditingkatkan agar dapat menjadi sumber pertumbuhan yang lebih kuat ke depan.
Di sektor eksternal, kinerja ekspor nonmigas menunjukkan perbaikan.
Destry menjelaskan, kenaikan yield tidak hanya dipengaruhi oleh ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi, tetapi juga pelebaran defisit fiskal AS.
“Yield AS naik seiring defisit dan ekspektasi FFR,” ujarnya.
Kenaikan yield AS dan prospek suku bunga tinggi membuat aliran modal ke negara berkembang (emerging markets) menjadi lebih tertahan.
Kondisi tersebut ditopang oleh berbagai stimulus fiskal pemerintah serta meningkatnya keyakinan masyarakat.
Sementara itu, investasi juga masih tumbuh baik, terutama yang berasal dari belanja dan proyek pemerintah.
Pertumbuhan ekonomi domestik tetap terjaga dan perlu terus didorong agar mampu menopang ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Dari sisi permintaan domestik, konsumsi rumah tangga dinilai masih solid.
Di sisi lain, perlambatan ekonomi global dan inflasi yang masih tinggi membuat bank-bank sentral dunia mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama.
Situasi tersebut turut mendorong kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS.
Bos BI Ramal Fed Fund Rate Bakal Naik Lagi Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 770219, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260923141258-17-770219/bos-bi-ramal-fed-fund-rate-bakal-naik-lagi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto, CNBC Indonesia 23 September 2026 14:14 Foto: Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti saat menyampaikan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan September 2026 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Analisis mendalam tentang Bos BI Ramal Fed Fund Rate Bakal Naik Lagi akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
