Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Danantara Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Bursa Bilang Gini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Danantara Indonesia juga masih menunggu penerbitan peraturan OJK yang berlaku.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260911151039-19-767257/video-sentimen-pendorong-pelemahan-rupiah–ihsg-terkoreksi-nyaris-2″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/767257?comscore=off”,”time”:465,”title”:”Video: Sentimen Pendorong Pelemahan Rupiah – IHSG Terkoreksi Nyaris 2%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/11/sentimen-eksternal-dorong-pelemahan-rupiah-ihsg-terkoreksi-nyaris-2-1789114369077_169.png”}]’); Next Article Danantara Buka Suara Isu Bakal Punya 40% Saham BEI Usai Demutualisasi
Secara umum, demutualisasi dapat dilakukan melalui berbagai aksi korporasi seperti rights issue, private placement, maupun penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Baca: Tiba-Tiba Ada Transaksi Jumbo di Emiten Salim
Mengenai kemungkinan IPO setelah demutualisasi, Iding mengatakan BEI belum memiliki target waktu yang pasti.
Menurutnya, pengalaman bursa di berbagai negara menunjukkan jeda antara demutualisasi dan IPO dapat berlangsung satu hingga dua tahun, tergantung kesiapan masing-masing bursa.
Ia menegaskan IPO tidak akan dilakukan secara terburu-buru setelah proses demutualisasi selesai.
Namun demikian, ia menyebut komposisi kepemilikan akhir masih menunggu keputusan para pemegang saham.
“Di ketentuan OJK draft OJK itu memang pemegang saham baru itu kan di atas 50% itu tidak dibolehkan OJK,” kata IdingΒ di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Sementara itu, BEI masih menunggu keputusan para pemegang saham mengenai mekanisme demutualisasi yang akan dipilih.
Danantara Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Bursa Bilang Gini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 769099, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260918160055-17-769099/danantara-mau-jadi-pemegang-saham-bei-bursa-bilang-gini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 18 September 2026 17:40 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Faktor penyebabnya adalah kajian internal dan pelaksanaan uji tuntas masih berlangsung. yang mengakibatkan Menurutnya, BEI harus memastikan seluruh aspek tata kelola dan kesiapan organisasi telah matang sebelum melangkah ke pasar modal.
Sebelumnya beredar dokumen yang menyatakan pemegang saham BEI setelah demutualisasi akan terdiri dari Danantara yang memegang 69 lembar saham atau setara 40,12%, anggota bursa sebanyak 88 lembar atau setara 51,16%, non-anggota bursa 4 lembar atau setara 2,32% dan saham treasuri sebanyak 11 lembar setara 6,40%.
Hingga saat ini pemegang saham bursa diketahui terdiri dari anggota bursa sebanyak 90 lembar atau setara 87,38%, non-anggota bursa 2 lembar setara 1,94%, dan saham treasuri sebanyak 11 lembar setara 10,68%.
Meski demikian, Tim Komunikasi Danantara mengatakan, hingga saat ini, proses pembahasan masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final,
(CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan independensi bursa akan tetap menjadi prinsip utama dalam proses demutualisasi yang tengah disiapkan.
Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi menjelaskan pesan utama dalam rancangan Peraturan OJK (POJK) terkait demutualisasi adalah menjaga independensi bursa.
Menurutnya, OJK akan mengatur berbagai aspek, mulai dari tata kelola, direksi, hingga mekanisme pengawasan agar BEI tetap independen meski nantinya memiliki struktur pemegang saham baru.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Terkait potensi hadirnya pemegang saham mayoritas setelah demutualisasi, Iding menegaskan rancangan aturan OJK tidak memperbolehkan adanya pemegang saham yang memiliki porsi kepemilikan di atas 50%.
Analisis mendalam tentang Danantara Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Bursa Bilang Gini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
