IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 768145, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260915162555-17-768145/ihsg-parkir-di-zona-merah-tertekan-kinerja-saham-saham-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 15 September 2026 16:41 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia, Jumat 28/2/2020 (CNBC Indonesia/Tri Susilo) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Selasa (15/9/2026), ditutup melemah lebih dari 1% setelah bergerak volatil sepanjang sesi perdagangan.

Berdasarkan data perdagangan BEI, IHSG ditutup di level 6.461,15, merosot 73,54 poin atau 1,13%.

Sementara frekuensi transaksi di pasar reguler tercatat sekitar 1,75 juta kali.

Mengutip data Refinitiv, faktor pemberat IHSG berasal dari sektor energi yang melemah 2,44%, disusul sektir keuangan -1,56%, dan konsumer kritikal -1,16%.

Adapun yang menjadi saham-saham beban IHSG hari ini antara lain, PT.

Pasar memperkirakan The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, melalui peluang kenaikan menuju kisaran 3,75%-4,00% mencapai 92,4% berdasarkan CME FedWatch.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260828164151-19-763201/videonasib-ihsg-rupiah-saat-investor-pantau-inflasi-rebalancing-msc”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/763201?comscore=off”,”time”:715,”title”:”Video:Nasib IHSG & Rupiah Saat Investor Pantau Inflasi-Rebalancing MSC”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/31/nasib-ihsg-rupiah-saat-investor-pantau-data-inflasi-rebalancing-msci-the-fed-1788148089548_169.png”}]’); Next Article Breaking News!

Indeks dibuka pada level 6.544,77, atau berada di atas posisi penutupan sebelumnya.

Bank Indonesia (BI) mengingatkan bahwa era suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama atau higher for longer menjadi tantangan bagi negara berkembang.

(CSMI).

Sementara penopang koreksi IHSG antara lain, PT.

Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,756 juta kali.

Mengutip data stockbit, pada pasar reguler, transaksi mencapai 241,97 juta lot melalui nilai sebesar Rp10,65 triliun.

Tak lama setelah perdagangan dimulai, IHSG sempat menguat dan mencatat level tertinggi harian di 6.549,60.

Namun, penguatan tersebut tidak mampu dipertahankan.

Sebanyak 330 saham tercatat naik, sementara 332 saham turun dan 301 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada perdagangan hari ini tercatat sekitar Rp11.261 triliun.

Dari sisi transaksi, total volume transaksi mencapai 25,60 miliar saham, melalui nilai transaksi mencapai Rp12,67 triliun.

IHSG kemudian berbalik arah dan mengalami tekanan jual yang cukup kuat hingga sempat menyentuh level terendah harian 6.461,01.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, jumlah saham yang mengalami penguatan dan pelemahan relatif berimbang.

(TRJA).

Adapun pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini dibayangi sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri.

Dari domestik, perhatian investor tertuju pada pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara.

Usai dilantik pada Senin (14/9/2026), Suahasil menegaskan komitmennya menjaga kesehatan dan kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk memastikan defisit tetap di bawah 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Kepastian arah kebijakan fiskal menjadi penting bagi investor di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan ketidakpastian global.

Dari eksternal, eskalasi konflik Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.

Sementara dari global, ketegangan perang di Timur Tengah, arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed), serta rilis data ekonomi China menjadi faktor yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar.

Dari dalam negeri, pelaku pasar akan mencermati arah kebijakan fiskal di bawah kepemimpinan Suahasil.

Kelompok Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan terhadap Arab Saudi pada Senin (14/9/2026), setelah jalur pipa minyak East-West Saudi terganggu akibat serangan sebelumnya.

Dampak dari hal tersebut adalah menjadi perhatian bagi pasar saham, khususnya di negara-negara pengimpor minyak.

Tekanan eksternal juga datang dari prospek kebijakan moneter Amerika Serikat. akibat Pada perdagangan Senin, kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 1,24% menjadi US$102,65 per barel, sedangkan Brent menguat 1,18% ke US$106,93 per barel.

Kenaikan harga minyak berpotensi menambah tekanan inflasi dan meningkatkan biaya energi,

Dampak dari hal tersebut adalah menekan rupiah dan pasar keuangan domestik.

Investor juga akan mencermati rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung pada 15-16 September waktu AS. akibat Penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS berpotensi mendorong aliran modal menuju aset negara maju,

Di sisi lain, Selat Hormuz masih ditutup dan upaya diplomasi untuk membukanya kembali menghadapi hambatan.

Kondisi tersebut mendorong harga minyak mentah dunia menguat.

Analisis mendalam tentang IHSG Parkir di Zona Merah, Tertekan Kinerja Saham-Saham Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *