Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kesamaan visi tersebut menjadi batu loncatan yang melesatkan BCA menjadi bank swasta terbesar di Indonesia sejak dekade 1980-an hingga hari ini.

Jika menilik ke belakang, keputusan strategis Salim meminang Riady ternyata tidak lahir murni dari kalkulasi bisnis dingin, melainkan turut didorong oleh bisikan spiritual seorang peramal.

Pilihan Redaksi

  • Jualan Robot, Pria Ini Punya Kekayaan Rp282 Triliun
  • Bos Kripto Sebar Duit Rp858 Miliar ke Partai Politik Jelang Pemilu

“Sekembalinya dari Gunung Kawi [menemui peramal], melalui keyakinan dia berkata kalau ‘aku akan menjadi Tang Sheng untuk Mochtar’,” ungkap Salim, sebagaimana dikutip dari buku Liem Sioe Liong dan Salim Group: Pilar Bisnis Soeharto (2016) karya Richard Borsuk dan Nancy Chng.

Merujuk literatur Gunung Kawi: Fakta dan Mitos, kawasan tersebut memang melegenda sebagai pusat ritual spiritual untuk memohon petunjuk dan ramalan.

Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 767487, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260913105223-17-767487/kisah-konglomerat-ri-rutin-bolak-balik-gunung-kawi-minta-petunjuk’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah,  CNBC Indonesia 13 September 2026 13:30 Foto: Liem Sioe Liong atau dikenal melalui nama Indonesia Sudono Salim, adalah seorang pengusaha Indonesia.

Jakarta, CNBC Indonesia – Nama Sudono Salim atau Liem Sioe Liong abadi dalam sejarah sebagai salah satu konglomerat terbesar yang pernah dilahirkan Indonesia.

Dalam perbincangan tersebut, Riady mengutarakan ambisinya mendirikan bank baru.

Alasannya sederhana: lokasi tersebut memiliki feng shui yang diyakini membawa tuah keberuntungan.

Terbukti atau tidak, waktu yang menjawab.

Ia percaya bahwa mengabaikan petunjuk tersebut sama melalui membuka pintu bagi keputusan keliru yang berujung pada kebangkrutan.

Ia kerap mendatangi kuil-kuil Tionghoa guna mencari petunjuk gaib dan fatwa spiritual sebelum mengeksekusi keputusan bisnis yang berskala besar.

Salah satu momen krusial dalam sejarah bisnisnya terjadi pada 1975, tatkala ia tak sengaja bersua melalui Mochtar Riady dalam penerbangan menuju Hong Kong.

Kongsi bisnis yang dirintis bersama Gang of Four tersebut tumbuh menggurita dan menjelma menjadi fondasi kokoh bagi ekspansi seluruh lini bisnis Salim Group, mengukuhkan namanya sebagai legenda hidup dunia usaha tanah air.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260911161210-19-767286/video-racikan-investasi-nasabah-tajir-era-perang-suku-bunga-tinggi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/767286?comscore=off”,”time”:493,”title”:”Video: Racikan Investasi Nasabah Tajir Era Perang & Suku Bunga Tinggi”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/11/racikan-investasi-nasabah-tajir-bni-wealth-management-era-perang-suku-bunga-tinggi-1789118788870_169.png”}]’); Next Article Pengusaha Rajin Bolak-balik ke Gunung Kawi, Sukses Jadi Konglomerat

Di sisi lain, Salim tengah memutar otak untuk mencari figur handal guna mengelola Bank Windu Kencana, Bank Dewa Ruci, dan Bank Central Asia (BCA).

Melihat kapasitas mumpuni Riady, Salim tanpa ragu mengajaknya berkolaborasi.

Bagi Salim, ritual ini memiliki tempat khusus dalam manajemen bisnisnya.

Richard Borsuk dan Nancy Chng mencatat bahwa Salim secara rutin melahap perjalanan darat selama tiga jam rute Surabaya-Gunung Kawi sebanyak tiga hingga lima kali dalam setahun.

Pendiri Salim Group ini sukses membangun imperium bisnis raksasa yang mencengkeram berbagai sektor strategis, mulai dari industri pangan hingga perbankan.

Kendati demikian, di balik kesuksesan finansial yang mencengangkan, terselip kisah unik mengenai sisi spiritual sang taipan yang rutin menyambangi kawasan Gunung Kawi di Jawa Timur.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Bagi Salim, perjalanan bolak-balik dari Surabaya ke Gunung Kawi bukan sekadar agenda ziarah biasa.

Istimewa) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.

Setibanya di lokasi, ia lazimnya berdiam diri di sebuah kuil Tionghoa untuk menjalani ritual khusus dan meminta fatwa sang peramal sebelum meluncurkan proyek mega-korporasi.

“Di kuil-kuil tempat dia bersembahyang, Liem sering mengandalkan cara-cara gaib untuk membantunya memutuskan langkah apa yang harus diambil.

Kepercayaan ini tidak hanya berlaku saat berekspansi, tetapi juga dalam menentukan letak dan spesifikasi fisik kantor yang membawa hoki.

Kisah legendaris tersebut terpatri pada 1968, saat Salim bersama kelompok elit konglomerat yang dijuluki Gang of Four-beranggotakan Sudwikatmono, Djuhar Sutanto, dan Ibrahim Risjad-bersiap merintis usaha bersama.

Alih-alih memborong ruang kantor yang mewah dan lapang, Salim justru bersikeras memilih sebuah ruangan sempit yang hanya berisi satu meja, satu unit telepon, dua buah kursi, dan tanpa pendingin udara (AC).

Salah satu cara yang biasa dipakai adalah menggoyang-goyangkan tabung bambu berisi lidi-lidi melalui tulisan tertentu sampai sebatang lidi keluar, tulisan di lidi itu lalu dibaca dan ditafsirkan oleh rahib atau peramal,” tulis Richard dan Nancy.

Seluruh nasihat sang peramal ditelan mentah-mentah dan diyakini secara mutlak oleh Salim.

Analisis mendalam tentang Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *