Rupiah Ditutup Hijau Sore Ini, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.630

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Ditutup Hijau Sore Ini, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.630 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sebaliknya, laporan tenaga kerja yang kuat berpotensi kembali meningkatkan ekspektasi pengetatan moneter AS.

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260828164151-19-763201/videonasib-ihsg-rupiah-saat-investor-pantau-inflasi-rebalancing-msc”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/763201?comscore=off”,”time”:715,”title”:”Video:Nasib IHSG & Rupiah Saat Investor Pantau Inflasi-Rebalancing MSC”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/31/nasib-ihsg-rupiah-saat-investor-pantau-data-inflasi-rebalancing-msci-the-fed-1788148089548_169.png”}]’); Next Article Destry Sah Jadi Gubernur BI, Rupiah Bertahan di Rp17.710/US$

Peluang kenaikan suku bunga turun menjadi 48%, dari 59% sebelum Waller menyampaikan pandangannya.

Berkurangnya peluang kenaikan suku bunga membuat aset berdenominasi dolar menjadi relatif kurang menarik.

Kondisi tersebut masih memberikan tenaga bagi rupiah meski DXY berbalik menguat pada perdagangan hari ini.

Perhatian pasar selanjutnya tertuju pada laporan tenaga kerja AS yang akan dirilis Jumat malam waktu Indonesia.

Rupiah Ditutup Hijau Sore Ini, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.630 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 765013, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260904145905-17-765013/rupiah-ditutup-hijau-sore-ini-dolar-as-terkoreksi-ke-rp17630’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 04 September 2026 15:04 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil menutup perdagangan terakhir pekan ini melalui penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Jumat (4/9/2026), rupiah terapresiasi 0,11% ke posisi Rp17.630/US$.

Faktor penyebabnya adalah mata uang Jepang menjadi salah satu komponen utama indeks dolar AS.

Tekanan terhadap dolar juga membesar setelah Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Christopher Waller membuka peluang suku bunga dipertahankan dalam pertemuan bulan ini.

Waller mengatakan dirinya cenderung mendukung keputusan mempertahankan suku bunga apabila data ekonomi berikutnya menunjukkan tekanan inflasi mulai mereda.

Pernyataan tersebut mendorong pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September. yang mengakibatkan Kenaikan yen turut membebani DXY

Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September telah mencapai 75%.

Ekspektasi tersebut menguat setelah anggota Dewan Kebijakan BOJ Hajime Takata mengatakan bank sentral perlu menaikkan suku bunga secara lebih cepat untuk menghadapi tekanan inflasi.

Posisi tersebut membuat rupiah kini berada di posisi terkuatnya dalam 15 pekan terakhir.

Sepanjang perdagangan, rupiah sudah mengawali perdagangan di zona hijau melalui menguat 0,23% ke level Rp17.610/US$.

Ekonom memperkirakan perekonomian AS menciptakan 56.000 lapangan kerja baru pada Agustus, setelah kehilangan 23.000 pekerjaan pada Juli.

Data yang lebih lemah dari perkiraan dapat semakin mengurangi peluang kenaikan suku bunga The Fed dan menekan dolar.

Dampak dari hal tersebut adalah memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menguat.

Tekanan terhadap dolar salah satunya datang dari penguatan tajam yen Jepang. akibat DXY ditutup anjlok 0,69% pada Kamis kemarin,

Yen melesat lebih dari 2% terhadap dolar AS hingga mencapai 155,47 yen/US$, mendekati posisi terkuatnya sejak awal Mei.

Penguatan yen dipicu meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ).

Namun, penguatannya mesti terpangkas 20 poin hingga penutupan perdagangan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,12% ke posisi 99,026.

//

Rupiah tetap memperoleh dukungan dari pelemahan tajam dolar AS pada perdagangan sebelumnya.

Analisis mendalam tentang Rupiah Ditutup Hijau Sore Ini, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.630 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *