IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 764522, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260903082139-17-764522/ipo-swayasa-prakarsa–swap–ditunda-ini-penjelasan-bei’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 03 September 2026 09:15 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara terkait penundaan pencatatan saham perdana (Initial Public Officer/IPO) PT Swayasa Prakarsa Tbk.

Langkah ini merupakan bagian dari transformasi PT Swayasa Prakarsa menjadi perusahaan yang semakin transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, sekaligus memperluas dampak inovasi kesehatan karya anak bangsa,” ujar Bondan Ardiningtyas, Direktur Utama PT Swayasa Prakarsa Tbk.

Masa book building berlangsung 24 -27 Agustus 2026 melalui kisaran harga Rp 130 – Rp140 per saham.

Faktor penyebabnya adalah sampai dengan tanggal 1 September 2026, PT Swayasa Prakarsa Tbk belum memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan untuk melaksanakan penawaran umum.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sebagai informasi, Perseroan menggunakan Laporan Keuangan per 28 Februari 2026 pada proses penawaran umum sehingga masa berlaku Laporan Keuangan tersebut hanya sampai 31 Agustus 2026.

Emiten manufaktur alat kesehatan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menargetkan dana hingga Rp45,22 miliar dari penawaran umum perdana saham.

“Bagi kami, IPO bukan sekadar aksi korporasi untuk memperoleh pendanaan. yang mengakibatkan Direktur Penilaian Perusahaan Saidu SolihinΒ mengatakanΒ BEI telah menerima surat permohonan penundaan rencana IPO tersebut.

“Bursa telah menerima Surat Permohonan Penundaan Pelaksanaan Rencana Penawaran Umum Perdana Saham dari PT Swayasa Prakarsa Tbk tanggal 1 September 2026,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).

Saidu mengatakan, berdasarkan surat yang diterima, rencana penundaan dilakukan

Sekitar Rp15,8 miliar akan dialokasikan unt uk modal kerja.

(SWAP), Senin (24/8/2026).

Swayasa Prakarsa akan melepas 323 juta saham baru atau 30,3% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Rinciannya untuk pembelian bahan baku Rp5 miliar, pembelian peralatan produksi Rp2,3 miliar, operasional Rp4,6 miliar, peningkatan SDM Rp500 juta, sistem informasi Rp400 juta, pemasaran Rp2 miliar, dan pengembangan portofolio produk Rp1 miliar.

“Produk baru yang dikembangkan meliputi stent jantung, EVD, dan Ventilator Neonatal,” tulis prospektus SWAP.

Untuk belanja modal, perseroan mengalokasikan Rp12,2 miliar.

PT Sukadana Prima Sekuritas (AD) bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter).

Seluruh dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, belan ja modal, dan pembayaran utang.

Sebesar Rp10,7 miliar digunakan untuk pembangun an gedung manajemen dan distribusi di lahan 1.450 meter persegi di Cangkringan, Sleman.

Lalu Rp500 juta untuk pembelian aset gedung dan Rp1 miliar untuk pembelian kendaraan operasional dan logistik.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260821133158-19-761288/video-bei-berencana-hapus-batas-harga-minimum-rp-50-per-saham”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/761288?comscore=off”,”time”:58,”title”:”Video: BEI Berencana Hapus Batas Harga Minimum Rp 50 Per Saham”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/21/bei-berencana-hapus-batas-harga-minimum-rp-50-per-saham-1787297472347_169.png”}]’); Next Article Ada 3 Perusahaan Jumbo Mau IPO, Ini Bocorannya

Analisis mendalam tentang IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *