Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Laba Telkom Indonesia (TLKM) Semester I-2026 Naik Jadi Rp 10,6 Triliun yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah pendapatan konsolidasi naik 3,8% secara tahunan menjadi sebesar Rp75,9 triliun. yang mengakibatkan Sementara laba bersih yang dinormalisasi, Telkom mencatatkan Rp11,3 triliun, tumbuh 6,2% secara tahunan.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Mengutip laporan keuangannya yang disampaikan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen menjelaskan bahwa pertumbuhan kinerja tersebut terutama didorong oleh monetisasi bisnis seluler dan penerapan cost discipline.
Capaian laba tersebut
Angka tersebut naik 1,4% dibandingkan periode tahun sebelumnya.
Pertumbuhan pendapatan tersebut berjalan seiring melalui peningkatan profitabilitas perseroan Telkom tang mencatatkan EBITDA sebesar Rp37,5 triliun, naik 3,8% yoy, dengan margin EBITDA berada di level 49,4%.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Balik Jualan, Diam-Diam Jauhi Saham ini
Jika dilihat secara kuartalan, kinerja Telkom pada kuartal II 2026 juga menunjukkan pertumbuhan.
Namun, margin laba bersih tercatat sebesar 14%, turun 35 bps yoy.
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia –Β Emiten telekomunikasi BUMN,Β PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatat laba bersih pada semester I tahun 2026 sebesar Rp 10,6 triliun.
Jika dibandingkan melalui kuartal II 2025 yang sebesar Rp4,224 triliun, laba bersih kuartal II 2026 melonjak sekitar 24,9%.
Basis pelanggan segmen mobile Telkomsel pada kuartal II 2026 tercatat 153,5 juta pelanggan, turun tipis 0,1% dari 153,7 juta pelanggan pada kuartal I 2026.
EBITDA pada kuartal II 2026 tercatat sebesar Rp12,95 triliun, turun 1,3% dari Rp13,12 triliun pada kuartal I 2026.
Dari sisi laba bersih, Telkom mencatatkan Rp5,27 triliun pada kuartal II 2026, meningkat sekitar 3,7% dibandingkan kuartal I 2026 sebesar Rp5,09 triliun.
Pendapatan perseroan mencapai Rp28,02 triliun, meningkat 1,6% dibandingkan pendapatan pada kuartal I 2026 sebesar Rp27,58 triliun.
Pendapatan tersebut juga lebih tinggi dibandingkan kuartal II 2025 yang mencapai Rp26,616 triliun.
Namun, pertumbuhan pendapatan tersebut belum sepenuhnya tercermin pada EBITDA secara kuartalan.
Pada kuartal II 2025, payload tercatat 5.798 PB, kemudian turun menjadi 5.622 PB pada kuartal III 2025.
Angka tersebut kembali meningkat menjadi 5.832 PB pada kuartal IV 2025, sebelum turun menjadi 5.770 PB pada kuartal I 2026 dan 5.758 PB pada kuartal II 2026.
Memasuki paruh kedua 2026, perusahaan memiliki sejumlah target untuk mencapai panduan tahunan, terutama menjaga pertumbuhan revenue normalized pada kisaran 1%-3%, meningkatkan margin EBITDA normalized menjadi di atas 50%, serta mengarahkan rasio C2R ke kisaran 17%-19%.
(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260827132644-19-762734/video-ri-wujudkan-ambisi-bangun-aset-manajemen-berstandar-global”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/762734?comscore=off”,”time”:393,”title”:”Video: RI Wujudkan Ambisi Bangun Aset Manajemen Berstandar Global”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/27/ri-wujudkan-ambisi-bangun-aset-manajemen-berstandar-global-1787817104777_169.png”}]’); Next Article Telkom (TLKM) Pangkas 34 Entitas Usaha, Bos Danantara Ungkap Ini
Laba Telkom Indonesia (TLKM) Semester I-2026 Naik Jadi Rp 10,6 Triliun Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 764572, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260903104545-17-764572/laba-telkom-indonesia–tlkm–semester-i-2026-naik-jadi-rp-106-triliun’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 03 September 2026 11:00 Foto: GraPari Telkom Group.
Jika dibandingkan melalui kuartal II 2025, jumlah pelanggan mobile turun dari 158,4 juta menjadi 153,5 juta pelanggan atau berkurang sekitar 3,1%.
Sementara payload kuartal II 2026 juga turun sekitar 0,7% dari 5.798 PB pada kuartal II 2025.
Tren payload menunjukkan angka yang relatif fluktuatif.
Analisis mendalam tentang Laba Telkom Indonesia (TLKM) Semester I-2026 Naik Jadi Rp 10,6 Triliun akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
