Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Minyak Dunia Koreksi, tapi Pasokan Global Terancam Defisit yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Angka tersebut lebih dalam dibandingkan proyeksi bulan Juli yang memperkirakan penurunan pasokan sebesar 3,7 juta bph.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Baca: IHSG Jatuh 1% Lebih, Ini Penyebabnya!
Namun organisasi tersebut masih memperkirakan konsumsi global akan bertambah 580 ribu bph, lebih rendah 200 ribu bph dibandingkan perkiraan sebelumnya dan berlawanan melalui pandangan IEA yang memperkirakan kontraksi permintaan.
Kondisi tersebut membuat pelaku pasar tetap menaruh perhatian utama pada perkembangan konflik di Timur Tengah.
Pada kuartal III-2026, defisit pasar diproyeksikan mencapai 1,8 juta bph, lebih besar 1 juta bph dibandingkan estimasi bulan sebelumnya.
Pada hari yang sama, OPEC juga memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak tahun ini.
Harga energi yang tinggi serta terbatasnya pasokan produk kilang telah menekan konsumsi, terutama nafta dan gasoil, melalui pelemahan terbesar terjadi di Asia dan Timur Tengah.
Meski demikian, pasar masih menghadapi tarik ulur proyeksi dari dua lembaga besar.
Namun, volume tersebut kembali turun menjadi sekitar 12 juta bph menjelang akhir bulan.
Jika terealisasi, kondisi ini menjadi defisit kuartalan terdalam sejak kuartal IV-2021.
Penyebab utama memburuknya pasokan berasal dari terganggunya arus perdagangan minyak di Timur Tengah.
Selama jalur ekspor utama seperti Selat Hormuz belum kembali beroperasi normal, risiko gangguan pasokan diperkirakan tetap tinggi meski harga minyak sempat mengalami koreksi dalam jangka pendek.
CNBCΒ Indonesia Research
(emb/emb) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260812111403-19-758531/video-negosasi-as-iran-alot-harga-minyak-batubara-masih-tinggi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/758531?comscore=off”,”time”:267,”title”:”Video: Negosasi AS-Iran Alot, Harga Minyak & Batubara Masih Tinggi”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/12/negosasi-as-iran-masih-alot-harga-minyak-batubara-masih-tinggi-1786508413018_169.png”}]’); Next Article Damai AS VS Iran Terancam Gagal, Harga Minyak Tembus US$105
Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) berada di US$82,20 per barel, terkoreksi 1,28% dari posisi sehari sebelumnya di US$83,27 per barel.
Walaupun turun pada perdagangan hari ini, harga minyak masih berada jauh di atas level awal Agustus.
Pasar masih mencerna proyeksi terbaru International Energy Agency (IEA) yang memperkirakan defisit pasokan minyak global akan semakin dalam akibat konflik di Timur Tengah yang kembali memanas.
Merujuk data Refinitiv pada pukul 09.55 WIB, harga minyak Brent berada di US$87,95 per barel, turun 1,16% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$88,98 per barel.
Setelah gencatan senjata Amerika Serikat-Iran runtuh bulan lalu, serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz kembali terjadi.
Permintaan diperkirakan menyusut 1,6 juta bph sepanjang 2026, lebih dalam dibandingkan estimasi bulan sebelumnya sekitar 1 juta bph.
Lembaga tersebut memangkas proyeksi pasokan minyak global tahun 2026 menjadi 102,02 juta barel per hari (bph), atau turun 4,3 juta bph dibandingkan tahun sebelumnya.
IEA memperkirakan produksi minyak global tahun ini berada sekitar 1,27 juta bph di bawah permintaan.
Reli tersebut dipicu meningkatnya premi risiko pasokan setelah kembali pecahnya konflik di kawasan Teluk.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
//
Laporan bulanan IEA yang dirilis Rabu waktu London memperlihatkan kondisi pasar minyak semakin ketat.
Produksi minyak kawasan itu masih berada 8,3 juta bph di bawah level sebelum konflik, meski lebih baik dibandingkan kehilangan produksi yang sempat mencapai 14 juta bph pada puncak krisis.
Di sisi permintaan, IEA kembali merevisi turun proyeksi konsumsi minyak global.
Minyak Dunia Koreksi, tapi Pasokan Global Terancam Defisit Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 758832, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260813100158-17-758832/minyak-dunia-koreksi-tapi-pasokan-global-terancam-defisit’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia 13 August 2026 11:14 Foto: REUTERS/Andrew Cullen //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia βΒ Harga minyak dunia bergerak melemah tipis pada perdagangan Kamis pagi (13/8/2026), meski masih bertahan di level tinggi.
Gangguan juga meluas ke Selat Bab el-Mandeb akibat serangan kelompok Houthi, sementara ekspor Iran masih diblokade Amerika Serikat dan pengiriman minyak Kazakhstan ikut terhambat.
IEA mencatat aktivitas pengapalan minyak dari Timur Tengah sempat pulih hingga sekitar 20 juta bph pada awal Juli, mendekati kondisi sebelum perang.
Dibandingkan penutupan 4 Agustus, Brent telah naik sekitar 10,8%, sedangkan WTI menguat sekitar 8,5%.
Analisis mendalam tentang Minyak Dunia Koreksi, tapi Pasokan Global Terancam Defisit akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
