Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ditanya BI Rate Bakal Naik 3 Bulan Lagi, Destry: Kita Lihat Nanti yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Bahkan ketika Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed), sebagai acuan internasional, menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis poin pada September, BI Rate tetap bertahan di 5,75%.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Baca: Warga Minta Nomor Sama Walau Ganti Operator, RI Bakal Berubah Total
Gubernur BI Destry mengungkapkan bahwa setiap keputusan suku bunga selalu didasarkan pada asesmen menyeluruh, termasuk analisis tekanan (stress analysis) terhadap dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Kami melakukan assessment, kami juga melakukan stress analysis.
Kita lihat nanti, ya,” ujar Destry saat ditanya wartawan mengenai keterbukaan BI untuk menaikkan suku bunga dalam tiga bulan ke depan selepas rapat kerja melalui DPR RI, Senin (28/9/2026).
Baca: Empat E-commerce Mulai Pungut Pajak per 1 November
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa BI belum menutup kemungkinan perubahan arah kebijakan moneter, termasuk kenaikan BI Rate, meski belum memberikan indikasi bahwa kenaikan akan dilakukan.
Sebelumnya, dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 22-23 September 2026, BI memutuskan mempertahankan BI Rate di level 5,75%.
Dari hasil evaluasi terbaru, BI menilai tekanan inflasi masih berada dalam batas yang nyaman.
“Kenapa BI tidak menaikkan suku bunga?
Pengendalian inflasi pangan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga otoritas terkait lainnya.
(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260923144603-19-770243/video-bi-putuskan-tahan-suku-bunga-acuan-575-di-rdg-september-2026″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/770243?comscore=off”,”time”:555,”title”:”Video: BI Putuskan Tahan Suku Bunga Acuan 5,75% di RDG September 2026″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/23/bi-putuskan-tahan-suku-bunga-acuan-di-575-1790150086701_169.png”}]’); Next Article Destry Bongkar Alasan BI Tahan Suku Bunga 5,75%: Inflasi Masih Jinak
Kami melihat setiap dampak kenaikan BI Rate maupun pergerakan rupiah terhadap pertumbuhan ekonomi seperti apa,” kata Destry, dalam Rapat Kerja melalui Komisi XI DPR RI, Selasa (28/9/2026).
BI, ungkap Destry, tiap pengambilan keputusan arah kebijakan moneter tetap mengacu pada inflasi sebagai jangkar kebijakan (anchor).
Ditanya BI Rate Bakal Naik 3 Bulan Lagi, Destry: Kita Lihat Nanti Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 771504, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260928152757-17-771504/ditanya-bi-rate-bakal-naik-3-bulan-lagi-destry-kita-lihat-nanti’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto, CNBC Indonesia 28 September 2026 15:50 Foto: Gubernur BI Destry Damayanti dalam Konferensi Pers Sinergi Kebijakan Moneter & Fiskal di Ruang Konferensi Pers, Gedung Thamrin Lantai 1, Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).
(CNBC Indonesia/Muhamad Sabki) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) belum memberikan sinyal tegas terkait arah suku bunga acuan BI Rate dalam tiga bulan ke depan, termasuk kemungkinan kembali menaikkan suku bunga.
Gubernur BI Destry Damayanti memilih menyerahkan keputusan tersebut pada perkembangan kondisi ekonomi dan pasar ke depan.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
“Kita lihat nanti, kan.
Faktor penyebabnya adalah itu, BI menilai respons kebijakan tidak cukup hanya melalui instrumen suku bunga. yang mengakibatkan Saat ini kami masih merasa nyaman dengan kondisi inflasi,” ujar Destry.
Meskipun inflasi umum bergerak di atas 3%, tepatnya 3,19%, Destry menerangkan bahwa indikator utamanya adalah inflasi inti, yang menjadi indikator penting untuk melihat tekanan harga dari sisi permintaan, masih berada di sekitar level 2%.
Oleh
Suku bunga Deposit Facility juga tetap 4,75%, sedangkan Lending Facility berada di 6,50%.
Terkait keputusan tersebut, pada saat rapat kerja, Destry turut menjelaskan alasan Bank Indonesia tetap menahan suku bunga di tengah kebijakan moneter bank sentral dunia kian mengetat.
Analisis mendalam tentang Ditanya BI Rate Bakal Naik 3 Bulan Lagi, Destry: Kita Lihat Nanti akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
