Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bursa Asia Dibuka Galau, Investor Tunggu Data Krusial AS yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Imbal hasil US Treasury 10 tahun berada di sekitar 4,7%, sedangkan tenor dua tahun berada di sekitar 4,2%, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan rezim suku bunga yang lebih ketat.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Selain data CPI, investor masih akan menghadapi sejumlah katalis lain pada pekan ini.
Data producer price index (PPI) AS untuk Juli yang akan dirilis Kamis akan menjadi perhatian untuk melihat apakah tekanan inflasi dari sisi produsen tetap melandai seperti pada bulan sebelumnya.
Dari pasar saham AS, sejumlah saham teknologi mencatat penguatan dalam perdagangan terbaru.
Cerebras dan Cisco dijadwalkan menyampaikan laporan kinerja pada sesi perdagangan sore AS.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260810141600-19-757957/video-transaksi-bursa-berjangka-diramal-masih-bisa-naik-60-di-2026″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/757957?comscore=off”,”time”:527,”title”:”Video: Transaksi Bursa Berjangka Diramal Masih Bisa Naik 60% di 2026″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/10/perdagangan-perak-saham-as-di-bursa-berjangka-kian-marak-di-2026-apa-pendorongnya-1786347672100_169.png”}]’); Next Article Bursa Asia Rebound, Kospi & Nikkei Bergerak di Zona Hijau
Dampak dari hal tersebut adalah data inflasi dapat mendorong ekspektasi tersebut ke salah satu arah.
Pergerakan pasar obligasi AS juga akan menjadi perhatian setelah rilis data inflasi, terutama imbal hasil surat utang tenor pendek dan panjang. akibat Pasar saat ini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada September berada di kisaran 50%,
Bursa Asia Dibuka Galau, Investor Tunggu Data Krusial AS Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 758452, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260812083024-17-758452/bursa-asia-dibuka-galau-investor-tunggu-data-krusial-as’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 12 August 2026 08:33 Foto: AP/Shuji Kajiyama //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBCΒ Indonesia – Bursa saham Asia-Pasifik dibuka bervariasi pada perdagangan Rabu (12/8/2026), melalui investor mencermati sejumlah katalis global, terutama data inflasi Amerika Serikat (AS).
Melansir CNBC, Indeks Kospi Korea Selatan menguat 1,17%, sementara Nikkei 225 Jepang turun 0,17% dan S&P/ASX 200 Australia melemah 0,52%.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Asing Pilih Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Ambruk
Pergerakan bursa Asia berlangsung di tengah perhatian investor terhadap prospek kebijakan moneter bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).
Pasar menanti data indeks harga konsumen atau consumer price index (CPI) AS untuk Juli yang akan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan arah suku bunga pada pertemuan September mendatang.
Ekonom yang disurvei Dow Jones memperkirakan inflasi bulanan AS pada Juli hanya naik tipis sebesar 0,1% untuk inflasi umum dan 0,2% untuk inflasi inti.
Saham Super Micro Computer melonjak lebih dari 7% setelah perusahaan infrastruktur pusat data tersebut memberikan proyeksi positif untuk laba dan pendapatan kuartal I, sementara saham CoreWeave melesat 14% setelah margin laba operasional yang disesuaikan pada kuartal II mencapai 5%, melampaui ekspektasi.
Di sisi lain, pelaku pasar juga akan mencermati laporan keuangan sejumlah perusahaan pada perdagangan berikutnya.
Perhatian terhadap inflasi juga masih tinggi setelah tiga pejabat The Fed menyatakan perbedaan pendapat melalui memberikan suara untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan terakhir.
Tekanan inflasi AS juga masih berpotensi berasal dari kenaikan harga energi, dengan harga minyak AS telah menembus US$83 per barel pada pekan ini.
Kondisi tersebut terjadi di tengah memudarnya harapan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz yang menjadi jalur penting bagi perdagangan minyak global.
Kepala Strategi Investasi SoFi Liz Thomas menilai data inflasi terbaru akan sangat menentukan arah ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed.
Namun, secara tahunan inflasi umum diperkirakan mencapai 3,4% dan inflasi inti sebesar 2,5%, yang masih berada di atas target The Fed sebesar 2%.
Data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan berpotensi meningkatkan kekhawatiran investor terhadap kemungkinan The Fed mempertahankan kebijakan suku bunga yang lebih ketat.
Analisis mendalam tentang Bursa Asia Dibuka Galau, Investor Tunggu Data Krusial AS akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
