Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.840

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.840 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Data tersebut akan menjadi petunjuk terbaru bagi pasar dalam memperkirakan arah suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).

Pelaku pasar masih diliputi keraguan setelah laporan ketenagakerjaan AS pekan lalu tercatat lebih lemah dari yang diperkirakan.

Sementara peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin berada di level 48%.

Risiko inflasi juga kembali meningkat setelah harga minyak bergerak naik menyusul serangan terhadap jalur pelayaran penting di Timur Tengah.

Dampak dari hal tersebut adalah menjadi sentimen yang membatasi pergerakan rupiah.

Namun, tekanan dari data tersebut tertahan oleh perbaikan secara bulanan. akibat Data tersebut menunjukkan momentum konsumsi domestik belum sepenuhnya pulih

Kenaikan harga energi berpotensi menjaga tekanan harga tetap tinggi dan mempertahankan dukungan terhadap dolar AS.

Sementara itu, rupiah juga belum memperoleh dukungan kuat dari data penjualan eceran.

Penjualan eceran Indonesia masih terkontraksi 3% secara tahunan pada Juni 2026 dan telah mencatat penurunan selama tiga bulan berturut-turut.

Meskipun membaik dari kontraksi 3,9% pada Mei, realisasinya masih jauh di bawah perkiraan awal yang mengarah pada pertumbuhan 1,8%.

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.840 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 758451, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260812082744-17-758451/rupiah-dibuka-melemah-dolar-as-naik-ke-rp17840’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 12 August 2026 09:03 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Tekanan terhadap rupiah kembali dirasakan pada perdagangan pagi ini.

Kondisi pasar tenaga kerja yang melambat membuka ruang bagi The Fed untuk menahan suku bunga, tetapi risiko inflasi masih membatasi peluang pelonggaran kebijakan.

Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan bank sentral saat ini lebih mencemaskan inflasi yang terlalu tinggi dibandingkan pelemahan pasar tenaga kerja.

Mata uang Garuda kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Rabu (12/8/2026), rupiah melemah tipis 0,06% ke posisi Rp17.840/US$.

Pelemahan tersebut melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya Selasa (11/8/2026), rupiah ditutup melemah 0,45% ke level Rp17.830/US$, sekaligus mengakhiri tren penguatan selama empat hari perdagangan beruntun.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke posisi 99,851.

Pergerakan tersebut melanjutkan penguatan pada penutupan perdagangan sebelumnya.

//

Pergerakan rupiah hari ini masih akan dipengaruhi dinamika dolar AS menjelang pengumuman inflasi konsumen periode Juli.

Indeks Penjualan Riil naik 0,7% menjadi 225,0 setelah turun 1,5% pada Mei, ditopang permintaan masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah.

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260810142639-19-757965/video-rupiah-makin-perkasa-menguat-ke-rp-17700-an-per-dolar-as”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/757965?comscore=off”,”time”:114,”title”:”Video: Rupiah Makin Perkasa & Menguat ke Rp 17.700-an per Dolar AS”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/10/rupiah-makin-perkasa-menguat-ke-rp-17700-an-per-dolar-as-1786347234430_169.png”}]’); Next Article Rupiah Ditutup Merah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.930

Pernyataan tersebut membuat pasar tetap berhati-hati menjelang rilis data inflasi.

Pasar kini memperhitungkan peluang sebesar 52% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga dalam pertemuan September.

Analisis mendalam tentang Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.840 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *