Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harga Minyak Dunia Kembali Bergeliat, Brent Dekati US$88 per Barel yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Menurut analis Barclays, ekspor bersih minyak mentah dan produk olahan melalui Selat Hormuz pada pekan yang berakhir 7 Agustus hanya mencapai rata-rata 3 juta barel per hari (bph).
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Saudi Aramco menunda pengoperasian kembali kilang Jazan berkapasitas 400.000 bph hingga 30 Agustus setelah kelompok Houthi mengklaim melakukan dua serangan terhadap fasilitas tersebut pada Minggu.
Kondisi ini membuat pasar minyak kembali memasukkan premi risiko geopolitik ke dalam harga.
Harga Minyak Dunia Kembali Bergeliat, Brent Dekati US$88 per Barel Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 758164, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260811093304-17-758164/harga-minyak-dunia-kembali-bergeliat-brent-dekati-us-88-per-barel’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia 11 August 2026 10:15 Foto: Dok: PHE //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Selasa (11/8/2026), melanjutkan lonjakan lebih dari 5% pada sesi sebelumnya.
Brent dan WTI memang masih berada di bawah level 29 Juli, masing-masing US$90,74 dan US$84,46 per barel.
Namun, penguatan tajam dalam sepekan terakhir memperlihatkan perubahan sentimen yang cukup cepat.
Pasar kini menghadapi dua perkembangan yang saling berlawanan.
Peluang kesepakatan AS-Iran yang lebih kecil meningkatkan risiko gangguan pasokan, sementara arus minyak melalui Selat Hormuz yang turun memperketat kondisi perdagangan fisik.
Perkembangan berikutnya akan sangat bergantung pada situasi di Selat Hormuz, negosiasi AS-Iran, serta keamanan jalur pelayaran di kawasan Timur Tengah.
CNBCΒ Indonesia
(emb/emb) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260810103613-19-757869/video-batubara-tertekan-efek-pasokan-india-naik-harga-minyak-melonjak”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/757869?comscore=off”,”time”:256,”title”:”Video: Batubara Tertekan Efek Pasokan India Naik-Harga Minyak Melonjak”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/10/harga-batubara-tertekan-imbas-pasokan-india-naik-harga-minyak-kembali-meroket-1786333503971_169.png”}]’); Next Article Harga Minyak Turun Lagi, Pekan Ini Ambles Hampir 7%
WTI bahkan naik 5,39% dalam periode yang sama, dari US$78,18 per barel menjadi US$82,39 per barel.
Kenaikan minyak dalam dua sesi terakhir berkaitan erat melalui perkembangan konflik AS-Iran dan kondisi jalur pelayaran minyak.
Gangguan di Selat Hormuz juga berpotensi meningkatkan biaya asuransi dan memaksa kapal mengambil rute yang lebih panjang.
Risiko gangguan pasokan turut datang dari kawasan Laut Merah.
Harga tersebut naik 0,26% dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di US$87,72 per barel.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Ada Transaksi Nego Rp1,3 Triliun di Saham DSSA
Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) berada di US$82,39 per barel, naik 0,32% dari perdagangan sebelumnya yang berada di US$82,13 per barel.
//
Kenaikan tersebut membuat Brent sudah menguat 5,27% dibandingkan posisi pada Jumat (7/8/2026) yang berada di US$83,55 per barel.
Pasar kembali mencermati risiko gangguan pasokan setelah harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mulai meredup.
Berdasarkan data Refinitiv yang diterima CNBC Indonesia pada Selasa (11/8/2026) pukul 09.25 WIB, harga minyak Brent tercatat US$87,95 per barel.
Angka tersebut turun dari 4,4 juta bph pada pekan sebelumnya.
Penurunan arus ekspor tersebut memperbesar kekhawatiran pasar terhadap pasokan minyak dalam waktu dekat.
Faktor penyebabnya adalah jalur tersebut berperan penting dalam perdagangan energi global. yang mengakibatkan Reuters melaporkan, Presiden AS Donald Trump mengatakan Angkatan Laut AS telah menguasai Selat Hormuz dan melakukan penyisiran terhadap ranjau Iran di jalur strategis tersebut.
Harapan pasar terhadap pembukaan kembali Selat Hormuz juga mulai berkurang setelah Trump meminta Iran memberikan kompensasi atas korban serta kerusakan yang ditimbulkan dalam perang, serangan, dan aksi protes.
Selat Hormuz menjadi perhatian utama
Analisis mendalam tentang Harga Minyak Dunia Kembali Bergeliat, Brent Dekati US$88 per Barel akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
