Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Nasional Turun, Ini Penyebabnya

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Nasional Turun, Ini Penyebabnya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sekarang kan kita sudah lebih komprehensif sama tingkat provinsi, cakupan daerahnya kelihatannya ya,” kata Amalia saat ditemui di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin, (10/8/2026).

Kendati demikian, Amalia menilai diperlukan analisis lebih lanjut untuk memastikan faktor-faktor yang menyebabkan perubahan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah tersebut.

“Nanti perlu kita bedah supaya apple to apple gitu ya.

Widyasanti dalam rapat konsultasi melalui Pimpinan Komisi DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Nasional Turun, Ini Penyebabnya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 758096, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260810204935-17-758096/literasi-dan-inklusi-keuangan-syariah-nasional-turun-ini-penyebabnya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 10 August 2026 21:05 Foto: Kepala BPS, Amalia A.

Sementara itu, indeks inklusi keuangan nasional juga meningkat menjadi 93,61% dari sebelumnya 92,74%.

Baca: OJK Buka Suara Soal Wakaf Saham di Istiqlal (wia) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260810165854-19-758037/video-calon-tunggal-gubernur-bi-hingga-ihsg-anjlok-lagi-ke-6300-an”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/758037?comscore=off”,”time”:337,”title”:”Video: Calon Tunggal Gubernur BI hingga IHSG Anjlok Lagi ke 6.300-an”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/10/calon-tunggal-gubernur-bi-hingga-ihsg-anjlok-lagi-ke-level-6300-an-1786357244157_169.png”}]’); Next Article Sejumlah Tokoh Penting Ramaikan Jogja Financial Festival 2026

(Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 mencatat adanya sedikit penurunan pada tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah dibandingkan melalui capaian tahun lalu.

Berdasarkan hasil survei, indeks literasi keuangan syariah pada 2026 berada di level 43,07%, sementara indeks inklusi keuangan syariah tercatat sebesar 13,24%.

Tapi kan kalau berdasarkan pendapatan kan semakin tinggi pendapatannya, tingkat literasi sama inklusinya juga semakin tinggi ya,” ungkapnya.

Sebagai perbandingan, indeks literasi keuangan nasional pada 2026 tercatat sebesar 69,57%, naik dari 66,64% pada 2025.

Faktor penyebabnya adalah mungkin waktu itu kan levelnya masih nasional. yang mengakibatkan Angka tersebut turun tipis dari tahun 2025 yang masing-masing mencapai 43,42% dan 13,41%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, salah satu faktor yang kemungkinan memengaruhi penurunan tersebut adalah perubahan cakupan data.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Pada tahun ini, pengukuran telah mencakup data hingga tingkat nasional dan provinsi, sedangkan survei tahun sebelumnya baru mencakup tingkat nasional.

“Mungkin kita lihat coverage-nya,

Analisis mendalam tentang Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Nasional Turun, Ini Penyebabnya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *